Cerita Chris Smalling di Old Trafford: Datang Lantang, Pulang Terguncang
Asad Arifin | 30 April 2021 12:47
Bola.net - Chris Smalling kembali ke Old Trafford pada Jumat (30/4/2021) dini hari WIB. Bukan sebagai pemain Manchester United, dia datang membela AS Roma untuk melawan bekas klubnya.
Chris Smalling menjadi bagian dari skuad United untuk waktu yang lama. Hampir satu dekade dia menjadi Old Trafford sebagai rumah kedua. Smalling membela United selama sembilan tahun.
Saat mendapat kesempatan datang ke Old Trafford sebagai lawan, Smalling pun antusias. Dia bersuara cukup lantang dan yakin bisa membuat repot United bersama klub barunya yakni Roma.
Datang Lantang

Smalling punya harapan besar saat tahun Roma berjumpa United di semifinal Liga Europa. Pada duel leg pertama yang digelar di Old Trafford, Smalling sangat siap dan bersuara lantang bahwa Roma adalah tim hebat.
"Saya berada di Roma selama hampir dua tahun, saya pikir, saya tahu pentingnya membawa pulang trofi karena sudah terlalu lama kami tidak juara. Saya merasa bugar dan sangat fokus," kata pemain 31 tahun.
Bahkan, Smalling ingin laga bisa digelar dengan stadion yang penuh agar lebih termovitasi.
sayang sekali laga tidak akan full house, begitu juga dengan keluarga saya menonton dua klub yang jadi bagian dari karir saya. Tapi, itu tidak menghilangkan sisi emosionalnya," ucap Smalling.
Sangat Antusias
Laga Jumat (30/4/2021) dini hari WIB jadi duel pertama Smalling melawan Manchester United sejak dia pindah ke Roma. Smalling tentu punya motivasi membuktikan diri pada Solskjaer yang telah mendepaknya dari skuad.
"Saya sudah tidak sabar masuk ke lapangan dan bertanding. Saya tahu bahwa ada banyak tekanan jelang pertandingan ini,"
"Selain tekanan ada juga banyak antusiasme karena kami sudah mencapai semi final. Saya ingin segera mengenakan sepatu saya dan membantu tim ini untuk lolos ke babak berikutnya," ujarnya.
Pulang Terguncang
Awalnya, segalanya berjalan apik untuk AS Roma pada babak pertama. Roma memimpin 2-1 saat jeda. Namun, babak kedua ibarat mimpi buruk bagi Roma. Lima gol bersarang di gawang Antonio Mirante. Roma pun kalah dengan skor 6-2.
Smalling yang datang dengan suara lantang harus pulang dari Old Trafford dengan kondisi yang terguncang.
"Kekalahan ini sangat-sangat sulit diterima," ucap Smalling pada BT Sport.
"Kami tidak bisa memanfaatkan babak pertama kami, saya pikir kami menciptakan beberapa peluang dan memasuki jeda dengan keunggulan. Babak kedua hanya menyisakan kekecewaan yang sesungguhnya," tegas Smalling.
Pertahanan yang Ceroboh
Roma memang bermain teramat buruk pada babak kedua, termasuk Smalling. Lini pertahanan dengan muda ditembus pemain United. Smalling beberapa kali membuat kesalahan, termasuk ketika kalah duel dengan Paul Pogba yang berujung gol.
"Kami kebobolan gol-gol yang ceroboh dan itu benar-benar merusak kerja keras yang kami lakukan di babak pertama," kata Smalling.
"Musim ini, kami mengalami banyak cedera dan itu bukan alasan untuk memberikan begitu banyak gol, tapi ini bukan persiapan yang ideal," tegas Smalling.
Tentang Leg Kedua
AS Roma punya misi sulit pada leg kedua jika ingin lolos ke babak semifinal. Sebab, Roma harus meraih kemenangan dengan skor 4-0 pada duel yang digelar di Stadion Olimpico tengah pekan depan.
Apakah itu adalah misi yang mustahil?
Roma pernah menyisihkan Barcelona di perempat final Liga Champions musim 2017/2018 lalu. Roma kalah dengan skor 4-1 pada leg pertama. Lalu, pada leg kedua di Stadion Olimpico, Roma mampu meraih kemenangan dengan skor 3-0 dan lolos ke semifinal.
Sumber: BT Sport
Baca Ini Juga:
- Sisi Kapten Harry Maguire Keluar, Berteriak Kepada Wasit Saat Menunjuk Titik Putih
- Catatan Manchester United vs AS Roma: 6 Gol yang Menyamai Rekor 57 Tahun Lalu
- Tentang Trio Bruno Fernandes, Paul Pogba, dan Edinson Cavani yang Bantai AS Roma
- Bos Arsenal Tidak Suka Gabriel Martinelli, Benarkah?
- Bruno Fernandes: Target Saya Cetak Lebih dari 32 Gol dan Gelar Juara
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
-
Arsenal Tikung Manchester United untuk Bek Tangguh Inter Milan Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:41
-
AS Roma Pastikan Batal Rekrut Joshua Zirkzee dari MU
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:30
-
Pemain Timnas Portugal Ini Jadi Pembelian Pertama Michael Carrick di MU?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:17
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






