Final Lagi, Jose Mourinho Bakal Masuk Buku Sejarah AS Roma?
Serafin Unus Pasi | 19 Mei 2023 17:29
Bola.net - Jose Mourinho berhasil membawa AS Roma kembali ke ajang final kompetisi eropa. Kali ini, Mourinho baru saja membawa Il Lupi ke final Liga Europa 2022/2023 usai mengalahkan Bayer Leverkusen pada babak semifinal.
AS Roma bermain imbang saat menghadapi Bayer Leverkusen di BayArena pada hari Jum’at, 19 Mei 2023, jam 02:00 WIB. Pertandingan bisa dibilang sangat didominasi oleh sang tuan rumah. Roma bahkan tidak punya peluang untuk mengancam gawang Leverkusen
Meski begitu, Roma berhasil membuat skor kacamata hingga peluit akhir dibunyikan, sehingga mereka unggul agregat 1-0 dan berhak melaju ke babak final. Mereka akan menghadapi sang raja Liga Europa, yaitu Sevilla yang berhasil menang saat menghadapi Juventus dengan agregat 3-2.
Jose Mourinho tercatat sudah membawa Giallorossi tampil di final kompetisi eropa selama dua musim berturut-turut. Apalagi, Mourinho berhasil membawa klub asal Italia tersebut menjadi juara pada ajang Europa Conference League musim kemarin.
Bukan tidak mungkin bagi Mourinho masuk ke dalam sejarah pelatih legendaris AS Roma karena capaian nya yang sangat mentereng saat melatih Roma. Meski begitu Mourinho sempat berkomentar untuk menanggapi pernyataan tersebut.
Apa saja komentar yang dilontarkan Mourinho? Simak informasi lengkapnya dibawah ini.
Tidak Masalah
Dilansir dari situs resmi AS Roma, Mourinho menjelaskan bahwa dia tidak masalah jika harus masuk ke dalam bagian dari sejarah AS Roma. Meski begitu, pelatih asal Portugal tersebut tidak begitu terobsesi dan hanya mempunyai niat baik untuk membantu para pemain agar bisa lebih berkembang agar dan mencapai suatu yang besar.
Terlebih, hal tersebut dia lakukan untuk membuat para penggemar AS Roma senang karena sudah mendukung Mourinho sejak hari pertama dia melatih Giallorossi. Dia mengatakan akan selalu memberikan yang terbaik di setiap laganya, apalagi saat final nanti.
“Mungkin ya, saya tidak tahu. Saya tidak khawatir menjadi bagian dari sejarah Roma, tetapi hanya membantu para pemain mencapai hal-hal besar dan berkembang, serta membantu para penggemar, yang telah memberi saya begitu banyak sejak hari pertama."
“Kami selalu memberikan yang terbaik untuk mencoba membuat para pendukung senang. Mencapai final tentu saja merupakan sumber dari begitu banyak kegembiraan,” kata Jose Mourinho.
Sevilla Tim Yang Kuat
Setelah berhasil lolos ke babak final, AS Roma sudah ditunggu oleh sang raja Liga Europa, Sevilla. Mereka berhasil melaju ke babak final usai mengalahkan Juventus pada babak semifinal dengan agregat 3-2. Kedua tim akan bertanding pada bulan Juni nanti di Budapest.
Mourinho dimintai pendapat mengenai calon lawan mereka di final nanti. Menurutnya, Sevilla adalah tim yang sangat fantastis. Apalagi, mereka memiliki segudang pengalaman yang besar ketika berlaga di fase final. Meski sulit, mereka akan memikirkan Sevilla nanti.
Mourinho akan fokus terhadap sisa laga di Serie A pekan depan. Hasil ini tentu bisa menjadi cara lain bagi AS Roma untuk bisa mengamankan tiket Liga Champions musim depan jika gagal menjadi juara pada Liga Europa 2022/2023.
“Memiliki tiga tim Italia di final Eropa sangat fantastis untuk sepak bola Italia. Dalam kasus kami, Juve dan Sevilla adalah tim yang fantastis. Saya baru saja fokus untuk mencapai final.”
“Sevilla adalah tim yang sangat kuat dengan pengalaman besar di final ini. Ini pasti akan sangat sulit, tetapi kami ada di sana dan kami akan memikirkannya nanti. Selanjutnya kami menghadapi Salernitana dan Fiorentina,” tutup Mourinho.
Sumber : asroma.com
Penulis : Irasz Fabian Ilyasa (Penulis merupakan peserta Magang Merdeka 2023)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jejak Jose Mourinho di Balik Sosok Alvaro Arbeloa Sang Pelatih Real Madrid
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 22:48
-
Persaingan Ketat Lima Tim Teratas Liga Italia Serie A 2025-2026
Liga Italia 13 Januari 2026, 17:47
-
Prediksi Roma vs Torino 14 Januari 2026
Liga Italia 13 Januari 2026, 03:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






