Kekalahan Spanyol dan Pembelaan untuk David de Gea
Asad Arifin | 14 Oktober 2020 08:54
Bola.net - David de Gea menjadi sasaran kritik usai Spanyol kalah dari Ukraina. Namun, pelatih Luis Enrique datang untuk pasang pada atas aksi penjaga gawang 29 tahun.
Spanyol menelan kekalahan 0-1 dari Ukraina pada matchday 4 UEFA Nations League A 2020/21 Grup 4, Rabu (14/10/2020) dini hari WIB. Pertandingan ini digelar di NSC Olimpiyskiy Stadium, Kiev, Ukraina.
Spanyol tampil bagus pada laga ini. La Roja mendapatkan banyak peluang. Hanya saja, sebuah serangan balik pada menit ke-76 mampu dituntaskan Victor Tsygankov menjadi gol.
Ukraina akhirnya menang dengan skor 1-0. Bagi Spanyol, ini adalah kekalahan pertama yang dialami sejak 2018 lalu. Ketika itu, Spanyol kalah dengan skor 3-2 dari Kroasia di ajang UEFA Nations League 2019.
David De Gea Blunder Lagi?
Publik sepak bola Spanyol segera menyorot penampilan David de Gea usai kekalahan atas Ukraina. Mereka menilai penjaga gawang asal klub Manchester United itu membuat blunder.
Pada proses gol Ukraina, David de Gea berada di luar area gawang saat Andry Yarmolenko melepas umpan terobosan pada Tsygankov. David de Gea pun kesulitan menepis sepakan terukur Tsygankov.
"Anda selalu bisa memalukan lebih banyak, tetapi menyalahkan David de Gea sudah menjadi kebiasaan buruk," kata Luis Enrique, dikutip dari Goal International.
"Jika David de Gea disalahkan atas permainan seperti ini, maka sudahi saja ini dan kita akan pergi," sambung mantan pelatih Barcelona itu pada sesi konferensi pers usai laga.
Selamat untuk Ukraina
Luis Enrique menilai ada beberapa alasan mengapa Spanyol bisa kalah. Salah satunya adalah kecerdikan Ukraina melihat momen dan melakukan transisi cepat yang berujung terciptanya gol.
"Jika Anda menyerang terus menerus, Anda tahu ada transisi. Jika sebuah tim bertahan dan ingin tetap pada skor 0-0, mereka tumbuh, dan dalam satu aksi mereka menangkap kami. Kami harus memberi selamat kepada mereka," kata Luis Enrique.
"Kami menciptakan peluang dengan Adama Traore melalui tumpang silangnya. Pada akhirnya, kami masuk ke mode panik. Saya kalah pada banyak laga seperti ini. Lawannya tumbuh dan kemudian dalam transisi," tutup Luis Enrique.
Sumber: Goal International
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ditekan Habis-habisan, PSG Bangga Bisa Singkirkan Liverpool
Liga Champions 15 April 2026, 11:08
-
Laga Alot di Anfield, tapi PSG Memang Layak Menang!
Liga Champions 15 April 2026, 09:33
-
Posisi Unggul Agregat, PSG Justru Kesal Jelang Duel Penentuan vs Liverpool
Liga Champions 13 April 2026, 15:45
-
Liverpool Andalkan Atmosfer Anfield, PSG Datang dengan Keyakinan Tinggi
Liga Champions 13 April 2026, 14:06
LATEST UPDATE
-
Ujian Sesungguhnya bagi Arsenal di Markas Atletico Madrid
Liga Champions 28 April 2026, 23:16
-
Link Live Streaming Liga Champions: PSG vs Bayern
Liga Champions 28 April 2026, 22:30
-
Hasil PSBS vs Malut United: Pesta 7 Gol Tim Tamu
Bola Indonesia 28 April 2026, 22:19
-
Nonton Live Streaming Liga Champions: PSG vs Bayern
Liga Champions 28 April 2026, 21:45
-
Motivasi Ekstra 2 Pilar Atletico Madrid di Semifinal Kontra Arsenal
Liga Champions 28 April 2026, 21:17
-
Julian Alvarez Diminati Arsenal, Diego Simeone Buka Suara Jelang Semifinal
Liga Champions 28 April 2026, 20:59
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Borneo FC 29 April 2026
Bola Indonesia 28 April 2026, 20:52
LATEST EDITORIAL
-
5 Rekor yang Masih Bisa Dipecahkan atau Disamai Bayern Munchen Musim Ini
Editorial 28 April 2026, 14:07
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46










