Manchester United Takkan Setengah-setengah Hadapi Rasisme di Serbia
Yaumil Azis | 24 Oktober 2019 03:12
Bola.net - Malam di Sofia beberapa pekan lalu masih terngiang jelas di benak para pemain Timnas Inggris. Beberapa dari mereka, yang saat ini memperkuat Manchester United, berpotensi untuk merasakannya kembali saat tampil di markas Partizan.
Manchester United melawat ke markas klub asal Serbia itu untuk menjalani laga lanjutan Grup L Liga Europa. Pertandingan itu sendiri bakalan digelar pada Kamis (24/10/2019) malam hari nanti.
Pengalaman yang dialami Maguire bersama rekan setimnya, Marcus Rashford, itu sendiri terjadi saat Timnas Inggris mengalahkan Bulgaria 6-0 di babak kualifikasi Piala Eropa 2020. Saat itu, pertandingan nyaris dibatalkan karena tindakan rasis sejumlah oknum suporter.
Mereka melakukan salam Nazi dan sorakan yang menirukan suara monyet dalam beberapa bagian pertandingan. Dan diyakini itu akan terulang di Serbia, tempat yang dikenal punya permasalahan dengan rasisme.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Tak Ingin Terulang
Dalam laga kontra Bulgaria, wasit sempat menghentikan pertandingan sebanyak dua kali menyusul sikap rasis oknum fans setempat. Wasit mengikuti protokol yang sudah disiapkan oleh UEFA untuk menangkal rasisme dalam sepak bola.
Ada tiga tahapan dalam protokol tersebut, di mana yang terakhir akan menyebabkan pertandingan dihentikan. Bek Manchester United, Harry Maguire, menegaskan bahwa Manchester United tidak akan sungkan untuk mengikuti regulasi itu andai rasisme terjadi di markas Partizan.
"Kami akan mempercayai UEFA akan mengikuti protokolnya dengan tiga langkah. Tentu saja atmosfir di Sofia sangatlah menyakitkan, saya tidak ingin menjadi bagian dari itu lagi," ujar Maguire seperti yang dikutip dari Team Talk.
Menghindari Prasangka Buruk
Maguire sendiri enggan berprasangka buruk lebih dulu terhadap warga Serbia. Ia percaya bahwa bakalan ada orang-orang di luar sana yang bisa menjaga diri sehingga kejadian di luar harapan tidak akan terjadi.
"Kami percaya atmosfer pada malam nanti akan terasa menyenangkan, satu yang kami nantikan," lanjut mantan bek Leicester City tersebut.
"Jika sesuatu tak berjalan baik, maka kami akan mengikuti protokol tiga langkah dan yakin bakalan ada orang di dalam dan luar lapangan yang melakukan tugasnya untuk membuat semuanya menjadi lebih baik di masa depan," tandasnya.
Di sisi lain, Savo Milosevic selaku pelatih Partizan menggaransi bahwa rasisme takkan terjadi. "Kami akan mencoba untuk membuat mereka diam dengan menyajikan permainan yang bagus," ucapnya.
(Team Talk)
Baca Juga:
- Satu Alasan yang Buat Harry Maguire Mantap Gabung Manchester United
- Terang-terangan, Solskjaer Akui Mendambakan Striker Seperti Harry Kane
- Siapa Lebih Tajir Melintir, Pangeran Arab Peminat Manchester United atau Keluarga Glazer?
- Real Madrid Batal Rekrut Christian Eriksen?
- Harry Maguire Siap Rayu James Maddison Pindah ke MU
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inikah Calon Pengganti Manuel Ugarte di Manchester United?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 15:07
-
Gelandang Juventus Ini Masuk Daftar Belanja Manchester United?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 11:25
LATEST UPDATE
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Usai Mansfield Town, Arsenal Alihkan Fokus ke Bayer Leverkusen
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:37
-
Mikel Arteta akui Mansfield Buat Arsenal Menderita
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:27
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Hasil Borneo FC vs Persebaya: Pesut Etam Hajar Bajul Ijo 5-1
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 22:35











