Mantan Pelatih Timnas Indonesia dan 2 Trofi Juara Liga Europa Milik Tottenham
Asad Arifin | 21 Mei 2025 10:57
Bola.net - Tottenham ternyata pernah menjuarai Liga Europa, bahkan dua kali! Final Liga Europa musim 2024/2025 akan jadi final keempat bagi Tottenham dan ada cerita tentang eks pelatih Timnas Indonesia di sana.
Tottenham akan berjumpa Manchester United di final Liga Europa musim 2024/2025. Laga Tottenham vs MU akan dimainkan di Stadion San Mame pada Kamis (21/5) mulai pukul 02.00 dini hari WIB, live di SCTV dan Vidio.
Tottenham memang cukup lama tidak meraih trofi juara. Berbagai upaya dilakukan untuk meraih gelar. Jose Mourinho dan Antonio Conte didatangkan untuk menunjukkan daya magis mereka. Namun, dua pelatih top itu gagal menyudahi dahaga gelar klub berjuluk The Lily White tersebut.
Harry Kane, yang pernah jadi ikon klub, harus berganti jersey untuk meraih trofi mayor. Harry Kane menyudahi kutukan tanpa trofi juara setelah memenangkan Bundesliga bersama Bayern Munchen pada musim 2024/2025.
Tottenham dan Trofi Liga Europa

Meskipun belakangan dikenal sebagai klub yang sulit meraih trofi, Tottenham punya sejarah panjang dan era gemilang. Pada musim 1960/61, Tottenham memenangkan gelar First Division yang kini dikenal dengan nama Premier League.
Bukan hanya pada level domestik, Tottenham juga punya gelar pada level Eropa. Klub yang berasal dari London Utara itu jadi juara UEFA Winners Cup (1962/63) dan UEFA Cup (1971–72 dan 1983–84).
Nah, UEFA Cup adalah nama lama dari Liga Europa atau UEFA Europa League. Jadi, Tottenham punya dua gelar Liga Europa adalah fakta. Hanya saja, ketika mereka juara, turnamen ini masih memakai nama dan format lama.
Tottenham, Final Liga Europa, dan Eks Pelatih Timnas Indonesia

Sepanjang sejarah, termasuk pada format dan nama lama, Tottenham tercatat tiga kali masuk final. Selain dua momen juara di atas, Tottenham juga pernah masuk final pada edisi 1973/74 yang lalu. Saat itu, mereka berjumpa Feyenoord di final.
Laga final dimainkan dengan sistem dua leg. Tottenham bermain imbang 2-2 pada leg pertama di White Hart Lane. Sedangkan, pada leg kedua, Tottenham kalah 0-2. Salah satu gol yang masuk ke gawang Tottenham pada leg kedua dicetak Wim Rijsbergen, eks pelatih Timnas Indonesia.
Pada final edisi 1972, Tottenham menang 3-2 secara agregat atas Wolverhampton. Sedangkan, pada edisi 1984, Tottenham menjadi juara lewat babak adu penalti setelah bermain imbang 2-2 secara agregat melawan Anderlecht.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Marcus Rashford dan MU, Cinta Lama yang Bersemi Kembali!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 14:40
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













