Video: Drawing Liga Champions Direkayasa?
Editor Bolanet | 22 Maret 2013 06:15
- Drawing perempat final Liga Champions musim ini menghasilkan pertandingan-pertandingan yang 'nyaman'. Maksudnya, hampir selalu ada tim yang difavoritkan dalam setiap pasangan.
Setidaknya tiga tim besar terhindar dari bentrokan di babak delapan besar ini (Bayern Munich, Barcelona FC dan Real Madrid). Menurut statistik, tiga tim itu plus Borussia Dortmund harusnya bisa lolos ke semifinal.
Semua klub yang terlibat tak mempermasalahkan hasil undian ini. Mereka semua rata-rata bisa menerima hasil tersebut dengan baik dan malah memuji kekuatan calon lawannya.
Namun hal itu nampaknya tak berlaku di Turki. Sebuah stasiun televisi Turki menuduh UEFA telah merekayasa drawing itu. Komentator Turki Ahmet Cakar (mantan wasit) meyakini bahwa UEFA telah menggunakan bola khusus sebagai pembungkus nama klub.
Bola-bola itu didesain khusus untuk bergetar dengan frekuensi yang berbeda. Jadi ada bola yang bergetar lebih lama dari bola lainnya jika terjadi gerakan. Agar teknik ini berfungsi, maka bola itu harus selalu bergerak dan tak boleh benar-benar berhenti. Karenanya, pengundi akan selalu menggerakkan bola dengan berbagai cara.
Benar atau tidaknya teori itu belum bisa diketahui. UEFA juga belum merespon tuduhan ini. Berikut adalah videonya.
(101/hsw)
Setidaknya tiga tim besar terhindar dari bentrokan di babak delapan besar ini (Bayern Munich, Barcelona FC dan Real Madrid). Menurut statistik, tiga tim itu plus Borussia Dortmund harusnya bisa lolos ke semifinal.
Semua klub yang terlibat tak mempermasalahkan hasil undian ini. Mereka semua rata-rata bisa menerima hasil tersebut dengan baik dan malah memuji kekuatan calon lawannya.
Namun hal itu nampaknya tak berlaku di Turki. Sebuah stasiun televisi Turki menuduh UEFA telah merekayasa drawing itu. Komentator Turki Ahmet Cakar (mantan wasit) meyakini bahwa UEFA telah menggunakan bola khusus sebagai pembungkus nama klub.
Bola-bola itu didesain khusus untuk bergetar dengan frekuensi yang berbeda. Jadi ada bola yang bergetar lebih lama dari bola lainnya jika terjadi gerakan. Agar teknik ini berfungsi, maka bola itu harus selalu bergerak dan tak boleh benar-benar berhenti. Karenanya, pengundi akan selalu menggerakkan bola dengan berbagai cara.
Benar atau tidaknya teori itu belum bisa diketahui. UEFA juga belum merespon tuduhan ini. Berikut adalah videonya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid Minta Tolong Toni Kroos untuk Rayu Jurgen Klopp?
Liga Spanyol 30 April 2026, 18:18
-
Prediksi Bayern vs Heidenheim 2 Mei 2026
Bundesliga 30 April 2026, 16:47
-
Jose Mourinho Ingin Kembali ke Real Madrid, tapi Ada Kendala Besar
Liga Spanyol 30 April 2026, 16:36
LATEST UPDATE
-
Gak Masuk Akal! Luis Diaz Sebagus Itu Kok Dilepas Liverpool
Liga Inggris 1 Mei 2026, 22:29
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persis 2 Mei 2026
Bola Indonesia 1 Mei 2026, 21:12
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs PSBS 2 Mei 2026
Bola Indonesia 1 Mei 2026, 20:27
-
Kata Pochettino, Kejatuhan Tottenham Sungguh 'Menyedihkan'
Liga Inggris 1 Mei 2026, 19:45
-
AC Milan Siap Jual Fofana, Dua Klub Inggris Sudah Antre
Liga Italia 1 Mei 2026, 18:48
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Dilepas Arsenal demi Menangi Perburuan Julian Alvarez
Editorial 30 April 2026, 15:52
-
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 29 April 2026, 15:20










