FOLLOW US:


Egy Maulana Vikri dan Pemain Asia dengan Julukan Lionel Messi

27-08-2020 11:48

 | Aga Deta

Egy Maulana Vikri dan Pemain Asia dengan Julukan Lionel Messi
Egy Maulana © Bola.com/M Iqbal Ichsan

Bola.net - Lionel Messi ingin meninggalkan Barcelona dalam waktu dekat ini. Kabar tersebut sontak membuat geger sepak bola dunia.

Lionel Messi bergabung dengan Barcelona pada 2001. Tiga tahun berselang, pemain asal Argentina itu mencatatkan debutnya bersama tim senior di usia ke-17 tahun.

Selama 16 tahun berseragam Barcelona, Lionel Messi telah meraih beragam gelar. Mulai dari sepuluh trofi La Liga hingga empat gelar Liga Champions.

Bersama Barcelona pula, Lionel Messi memenangkan enam trofi Ballon d'Or atau penghargaan untuk pemain terbaik di dunia.

Kehebatan Lionel Messi membuat dirinya kerap menjadi patokan bagi pemain berkualitas lainnya. Tidak jarang pemain yang memiliki permainan mirip dengan sang bintang, akan mendapatkan julukan "The new Messi" dan "Messi dari negara lain".

Berikut lima pemain yang sempat mendapatkan julukan Lionel Messi-nya di negara asalnya:

1 dari 5

Egy Maulana Vikri

Sejumlah pemain sempat dilabeli julukan sebagai Lionel Messi-nya Indonesia. Mulai dari Andik Vermansah hingga Egy Maulana Vikri.

Namun, Egy menjadi pemain Indonesia yang permainannya paling mirip dengan Messi. Keduanya sama-sama berkaki kidal dan berteknik tinggi.

Keduanya juga berposisi sama. Egy dan Messi sama-sama bermain di posisi winger kanan.

Namun, secara prestasi, keduanya bak langit dan bumi. Egy, yang masih berusia 20 tahun, masih susah menembus skuad utama Lechia Gdansk.

2 dari 5

Takefusa Kubo

Tidak berlebihan untuk melabeli Takefusa Kubo sebagai Lionel Messi-nya asal Jepang. Pasalnya, permainan gelandang berusia 19 tahun itu mirip dengan sang megabintang.

Kubo sempat menimba ilmu di akademi sepak bola Barcelona, La Masia, selama empat tahun pada 2011-2014. Namun, hukuman FIFA dari Barcelona pada 2015 membuatnya kembali ke Jepang.

Pada 2019, Kubo dibeli Real Madrid dari FC Tokyo. Dia dipinjamkan ke Real Mallorca pada musim lalu dan Villarreal mulai musim ini.

Kubo juga telah menjadi andalan Timnas Jepang sejak kelompk usia U-15. Di usianya yang baru menginjak 19 tahun, ia telah membukukan tujuh penampilan untuk timnas senior.

3 dari 5

Chanathip Songkrasin

Pemain Asia lain yang dijuluki sebagai Lionel Messi dari negaranya adalah Chanathip Songkrasin. Gelandang berusia 26 tahun itu berasal dari Thailand.

Saat ini, Chanathip bermain untuk Consodale Sapporo di Liga Jepang sejak 2017. Dia dianggap mirip dengan Messi karena punya banyak kesamaan dalam bermain.

Mulai dari tubuh mungilnya, 158 cm, hingga ciri khas bermain. Keduanya sama-sama hobi berlama-lama bermain dengan bola.

Chanathip adalah satu dari sedikit pemain Asia Tenggara yang sukses mengadu nasib di luar ASEAN. Dia sebelumnya telah berprestasi di dalam negeri dengan deretan gelar, seperti 2 trofi Thai League 1, 2 gelar pemain terbaik Thai League 1, dan 2 gelar pemain terbaik AFF.

4 dari 5

Omar Abdulrahman

Omar Abdulrahman disematkan julukan The Arabian Messi. Sebab, karakteristik gelandang berusia 28 tahun itu dinilai mirip.

Omar adalah pemain berkebangsaan Uni Emirat Arab (UEA) yang pernah terpilih sebagai pemain terbaik Asia pada 2016. Di tahun yang sama, dia juga didapuk sebagai pemain terbaik Liga Champions Asia.

Omar merupakan gelandang serang dengan kreativitas tinggi. Dia telah merengkuh berbagai gelar bergengsi sepanjang kariernya, baik di level klub maupun individu.

5 dari 5

Lee Seung-woo

Serupa seperti Kubo, Lee Seung-woo juga alumnus La Masia. Saat Barcelona mendatangkannya pada 2011, ia dijuluki sebagai Lionel Messi-nya Korea Selatan.

Sayang, ekspektasi publik terhadap penampilan Seung-Woo terlalu besar. Dia tidak bisa memikul tekanan tersebut sehingga gagal menjadi pemain kelas dunia.

Seung-Woo hanya mampu sekali mencatatkan penampilan bersama Barcelona B. Dia pindah ke Hellas Verona pada 2017 dan membukukan 37 laga hingga 2019.

Pada musim lalu, pemain Timnas Korea Selatan ini hengkang ke klub Belgia, Sint-Truiden.

Ingin lihat jadwal pertandingan, hasil pertandingan dan highlights pertandingan Liga Champions, silakan klik di sini.

Jika kalian juga ingin melihat jadwal pertandingan, hasil pertandingan dan cuplikan pertandingan Liga Europa, silakan klik di sini.

Disadur dari Bola.com (Muhammad Adiyaksa/Wiwig Prayugi)

Published: 27 Agustus 2020