FOLLOW US:


5 Pemain Ini Pernah Digembar-gemborkan akan Sukses, Bagaimana Nasibnya Saat Ini?

03-06-2020 14:17

 | Yaumil Azis

5 Pemain Ini Pernah Digembar-gemborkan akan Sukses, Bagaimana Nasibnya Saat Ini?
Nicklas Bendtner © Instagram

Bola.net - Publik kerap gampang terkesima saat melihat pemain menunjukkan sedikit aksi di atas lapangan. Dan terkadang, mereka terlalu cepat menggembar-gemborkan seorang pemain akan jadi besar di masa depan.

Ekspektasi yang berlebihan bisa menjadi beban tersendiri bagi seorang pemain. Sehingga bukannya tampil gemilang, mereka justru menjadi masalah untuk klub karena tidak memberikan kontribusi yang diharapkan.

Berikut adalah beberapa pemain yang pernah digembar-gemborkan akan menuai kesuksesan namun justru terpuruk dengan cepat. Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 5

Denilson

Denilson bisa dikenal oleh publik karena kemampuannya yang spektakuler saat menguasai bola. Namun dalam waktu sekejap, pria asal Brasil itu berubah dari pemain termahal dunia ke rekrutan terburuk.

Pada tahun 1998, Denilson membuat publik gempa setelah Real Betis menebusnya dari Sao Paolo dengan mahar 21,5 juta pounds. Namun sepertinya, angka tersebut menjadi beban tersendiri untuknya.

Bek-bek Spanyol tak butuh waktu lama untuk membaca gaya bermainnya. Alhasil, ia tidak memberikan bekas di sejarah La Liga. Denilson memutuskan pensiun pada tahun 2010 tanpa mencatatkan penampilan di klub terakhirnya, Kavala.

2 dari 5

Nicklas Bendtner

Menembus skuat inti Arsenal bukanlah perkara mudah. Jika berhasil, itu bisa menjadi pencapaian yang luar biasa. Tapi sepertinya, kualitasnya termakan oleh ego dan kepercayaan diri yang berlebihan.

Pada suatu waktu, Bendtner pernah mengutarakan kalimat yang menggambarkan egonya. "Jika anda bertanya apakah saya adalah salah satu striker terbaik di dunia, maka saya akan menjawab 'ya' karena saya percaya."

Sekarang, pria berkebangsaan Denmark tersebut sedang memperkuat Copenhagen. Ia sudah diberi kesempatan bermain sebanyak delapan kali di semua kompetisi, namun baru mencatatkan satu gol saja.

3 dari 5

David Bentley

Banyak yang membandingkan Bentley dengan legenda Manchester United, David Beckham, saat meledak untuk pertama kalinya. Namun perbandingan itu hanya bertahan sebentar saja.

Namanya mulai terdengar saat memperkuat Blackburn Rovers. Selama dua musim, ia berhasil mencatatkan total 133 penampilan dan mengantongi 21 gol. Torehan inilah yang membuatnya direkrut oleh Tottenham pada tahun 2008.

Sayang, performanya tidak sesuai dengan harapan. Kehadiran Jamie Redknapp di kursi kepelatihan membuat kesempatan bermainnya kian menipis. Ia memutuskan untuk gantung sepatu saat masih berusia 29 tahun.

4 dari 5

Gaizka Mendieta

Gaizka Mendieta menjadi perbincangan penikmat sepak bola kala sedang bersinar bersama Valencia sebelum memasuki tahun 2000-an. Di klub itulah, ia berhasil mencatatkan 59 gol dari 303 penampilan dalam semua ajang.

Karena performanya, Lazio sampai rela menghabiskan uang sebesar 48 juta euro. Ia diproyeksikan sebagai pengganti Pavel Nedved dan Juan Sebastian Veron. Namun pada akhirnya, ia gagal memenuhi harapan itu.

Setelah sempat menjalani masa pinjaman selama satu musim di Barcelona, Mendieta memilih pindah ke Middlesbrough. Rentetan cedera membuat jumlah penampilannya terbatas, dan Mendieta pun memutuskan pensiun pada tahun 2007.

5 dari 5

Freddy Adu

Semua orang meyakini Freddy Adu bisa menjadi pemain fenomenal di masa depan. Mungkin, publik yang terlalu berharap banyak terhadap pria berkebangsaan Amerika Serikat tersebut.

Namun wajar saja kalau publik memiliki harapan yang tinggi terhadap dirinya. Pasalnya, Adu bermain di kompetisi terbaik di Amerika Serikat, Major League Soccer, saat masih berusia 14 tahun!

Adu kemudian 'merantau' ke Eropa untuk membuktikan kualitasnya. Sayangnya, ia justru menemui serangkaian kegagalan. Pada tahun 2018, ia dilepas oleh Las Vegas dan sekarang tidak diketahui keberadaannya.

(Bleacher Report)