FOLLOW US:


Beri Semangat, Menpora Sempatkan Waktu Jenguk Ahmad Fariz

29-11-2018 07:04
Beri Semangat, Menpora Sempatkan Waktu Jenguk Ahmad Fariz
© Merdeka

Bola.net - Cobaan hidup bisa datang kapan saja, di mana saja, dan terjadi pada siapa saja. Termasuk pada mereka yang pernah berjasa mengharumkan nama saja, yaitu Winarni.

Buat pecinta olahraga Indonesia di awal 2000'an pasti nggak akan lupa dengan wanita ini. Dia adalah pahlawan olahraga karena berhasil merebut medali perunggu di Olimpiade 2000 dari cabang olahraga angkat berat.

Ujian yang didapatkannya adalah ketika sang buah hati, Ahmad Fariz Taufik mengalami gangguan kesehatan, didiagnosa dengan Atresia Esofagus di mana saluran pencernaan untuk makan mengalami penyempitan.

Mendengar kabar ini, meski dihimpit dengan jadwal yang sangat padat, Menpora Imam Nahrawi menyempatkan diri untuk datang mengunjungi Fariz di RSCM, Jakarta, 8 November 2018 lalu. Imam memuji tim dokter yang cepat dan tanggap dalam melakukan penanganan terhadap Fariz.

"Alhamdulillah, terima kasih kepada seluruh tim dokter yang telah menanganinya dengan baik sekali. Ini operasi kedua, masih ada operasi ketiga untuk menyambung antara usus dan tenggorokan," terang Imam Nahrawi.

Menpora juga berjanji kepada Winarni untuk membantu lebih banyak demi meringankan beban keluarganya.

"Mbak Winarni sebagai seorang ibu, saya memahami beban psikologisnya. Tinggal doa dari kita semua dan support moral dan material yang kita berikan bersama-sama. Ada (bantuan yang diberikan)," ungkap Menpora.

Mendapatkan support yang begitu besar dari seorang Menpora, Winarni mengaku terkejut. Dirinya memahami bahwa sebagai sosok Menteri Pemuda dan Olahraga, kesibukan Imam Nahrawi seakan tak pernah berhenti. Apalagi Indonesia sedang getol mendorong para olahragawan untuk makin berprestasi di kancah internasional.

"Ini surprise banget, syukur alhamdulillah. Terima kasih banget pak Imam Nahrawi udah ngunjungin anak kami, mudah-mudahan jadi semangat untuk Fariz," tukas Winarni.

Winarni menjelaskan kondisi anaknya, Fariz, yang kini sudah lebih baik dan stabil. Hanya saja masiha da bekas operasi yaitu pembengkakan di area leher.

"Kalau kemarin kan usus besarnya ditarik ke leher, sementara untuk biar kering dulu yang lain nanti minggu usus besar ini disambung ke kerongkongan. Tadinya dokter bilang satu sampai dua minggu tapi alhamdulillah lebih cepat," jelasnya.

Winarni juga sedikit berkisah tentang bagaimana dirinya menularkan semangat kepada sang anak agar berani menghadapi penyakit dan meraih kembali kesembuhan.

"Kuat, semangat. Namanya ibu ya untuk ke anak jadi kalo kita kasih semangatnya seperti itu ayo loh cepet sembuh. Udah lama sekali soalnya, jauh dari kakaknya juga. Apalagi udah masuk empat bulan," kenangnya.