
Bola.net - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus melakukan gebrakan dalam upaya mereka memperbaiki tata kelola sepakbola di Indonesia. Kali ini, sebagai salah satu ikhtiarnya, mereka meluncurkan laman laporsepakbola.com.
Pada laman tersebut, Kemenpora menjelaskan bahwa sistem ini merupakan sarana bagi warga negara Indonesia, baik pemain, pelatih, suporter, wasit, dan masyarakat luas, untuk memberikan pengaduan dugaan adanya penyimpangan yang telah maupun yang akan terjadi.
Kemenpora menyebut bahwa banyak orang yang memiliki data tapi tak mendapat kesempatan terlibat dalam perbaikan tata kelola. Selain itu, tak ada tempat bagi orang-orang ini melakukan pengaduan terhadap terjadinya tindakan lancung tersebut.
Tampilan laman utama laporsepakbola.com
"Situs laporsepakbola.com dibangun sebagai saluran bagi Anda untuk melakukan pengaduan terhadap berbagai kasus, mulai dari kasus kekerasan di atas lapangan, pengaturan skor, hingga kasus suap dan korupsi," tulis mereka.
Ada beberapa kasus, menurut Kemenpora, yang bisa dilaporkan melalui situs ini. Kasus-kasus tersebut antara lain: kasus-kasus dalam pertandingan, dugaan Pengaturan Skor, penunggakan gaji, kinerja wasit, dan lain-lain.
Lebih lanjut, kasus-kasus pengaduan akan ditindaklanjuti oleh tim yang akan berjejaring dengan LPSK, Kepolisian, dan juga para penegak hukum. Situs laporsepakbola.com juga akan memberikan rekapitulasi data secara periodik, baik melalui situs maupun laporan tertulis yang akan diberikan kepada pemangku kepentingan dalam sepak bola.
"Jika menemukan kejanggalan atau kesalahan tata kelola di sepak bola Indonesia, segera laporkan melalui situs ini atau melalui SMS 081214900800, twitter @laporsepakbola maupun alamat surel aduan@laporsepakbola.com." (den/dzi)
Pada laman tersebut, Kemenpora menjelaskan bahwa sistem ini merupakan sarana bagi warga negara Indonesia, baik pemain, pelatih, suporter, wasit, dan masyarakat luas, untuk memberikan pengaduan dugaan adanya penyimpangan yang telah maupun yang akan terjadi.
Kemenpora menyebut bahwa banyak orang yang memiliki data tapi tak mendapat kesempatan terlibat dalam perbaikan tata kelola. Selain itu, tak ada tempat bagi orang-orang ini melakukan pengaduan terhadap terjadinya tindakan lancung tersebut.
Tampilan laman utama laporsepakbola.com"Situs laporsepakbola.com dibangun sebagai saluran bagi Anda untuk melakukan pengaduan terhadap berbagai kasus, mulai dari kasus kekerasan di atas lapangan, pengaturan skor, hingga kasus suap dan korupsi," tulis mereka.
Ada beberapa kasus, menurut Kemenpora, yang bisa dilaporkan melalui situs ini. Kasus-kasus tersebut antara lain: kasus-kasus dalam pertandingan, dugaan Pengaturan Skor, penunggakan gaji, kinerja wasit, dan lain-lain.
Lebih lanjut, kasus-kasus pengaduan akan ditindaklanjuti oleh tim yang akan berjejaring dengan LPSK, Kepolisian, dan juga para penegak hukum. Situs laporsepakbola.com juga akan memberikan rekapitulasi data secara periodik, baik melalui situs maupun laporan tertulis yang akan diberikan kepada pemangku kepentingan dalam sepak bola.
"Jika menemukan kejanggalan atau kesalahan tata kelola di sepak bola Indonesia, segera laporkan melalui situs ini atau melalui SMS 081214900800, twitter @laporsepakbola maupun alamat surel aduan@laporsepakbola.com." (den/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Olahraga Lain-Lain 17 April 2026 15:36Reformasi Kemenpora: Erick Thohir Pangkas 191 Regulasi
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 15:47Prediksi Venezuela vs Turki 7 Juni 2026
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 15:27Prediksi Inggris vs Selandia Baru 7 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
bolatainment 29 Mei 2026 16:53Battle of WAGs Final Liga Champions 2025/2026: PSG vs Arsenal
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 15:00Belanja Rokok Bisa Mengurangi Gizi Anak
-
Liputan6 5 Juni 2026 14:27IHSG Merosot 3,3% pada Awal Sesi Kedua
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1505536/original/011475000_1486967390-Pembukaan-Saham3.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7807382/original/058296600_1780624124-diseminasi.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7770457/original/077150900_1780581684-Debt_collector_keroyok_anggota_Brimob.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3337077/original/061981400_1609327524-20201230-IHSG-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7824588/original/098674800_1780643713-1001330902.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7824444/original/055507100_1780643609-IMG_1975.jpeg)
