FOLLOW US:


Keren! Messi Ikut Rayakan Hari Down Syndrome Sedunia

22-03-2019 12:30

 | Lionel Messi

Keren! Messi Ikut Rayakan Hari Down Syndrome Sedunia
Lionel Messi © AFP

Bola.net - Kehebatan Lionel Messi tidak hanya dalam urusan mengolah si kulit bundar. Salah satu pemain terbaik di dunia ini juga turut berperan dalam gerakan kemanusiaan, Messi ingin menggunakan pengaruhnya untuk membantu masyarakat.

Baru-baru ini, megabintang Barcelona itu ikut menyuarakan Hari Down Syndrome Internasional. Dia membagikan foto sepasang kakinya dengan kaus kaki yang berbeda sebelah.

Messi mengenakan kaus kaki berwarna putih untuk kaki kirinya, dan mengenakan kaus kaki hitam dengan logo Spider-Man pada kaki kanannya. Kampanye yang unik!

Messi berpartisipasi dalam kampanye World Down Syndrome Day. (c) instagram.com/leomessi
Messi berpartisipasi dalam kampanye World Down Syndrome Day. (c) instagram.com/leomessi

La Pulga mengunggah foto tersebut pada akun resmi media sosial Instagramnya dalam rangka World Down Syndrome Day. Dan tentu aksi tesebut mengundang banyak komentar positif.

"Terima kasih @marcelotinelli untuk bergabung dengan panggilan #DíaInternacionalDelSindromeDeDown

Letakkan foto pada media sosial anda dan tunjuk 3 teman untuk melakukannya

Saya menominasikan @luissuarez9 dan @10aguerosergiokun serta cinta dalam hidup saya, @antoroccuzzo88."

1 dari 1

Apa itu Down Syndrome?

Kampanye World Down Syndrome Day ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat soal orang-orang yang menderita gangguan Down Syndrome.

Down Syndrome merupakan gangguan genetika umum yang memunculkan adanya perbedaan kemampuan belajar dan ciri-ciri fisik tertentu. Sayangnya, Down Syndrome tidak bisa disembuhkan, tapi dengan perhatian dan dukungan maksimal, anak-anak dengan gangguan Down Syndrome bisa tumbuh bahagia.

Anak-anak dengan gangguan Down Syndrome membutuhkan bimbingan khusus daripada anak-anak normal lainnya. Perkembangan mereka umumnya membutuhkan waktu lebih lama, dan setiap anak Down Syndrome mengalami perkembangan yang berbeda-beda.

Bagaimanapun, mereka tetap manusia, dan kita semua terikat dalam kemanusiaan.