
Bola.net - Respon ikonik yang dilakukan oleh penggawa Barcelona, Dani Alves untuk menghadapi intimidasi rasial di sepakbola telah menginspirasi seluruh dunia untuk melakukan hal serupa. Saat bertanding di kandang Villarreal, pemain asal Brasil ini dengan jenaka memakan pisang yang dilemparkan oleh penonton tak bertanggung jawab ke arah lapangan.
Aksi memakan pisang tersebut lantas diikuti oleh banyak pesepakbola dan juga tokoh penting lainnya di dunia. Tindakan itu dinyatakan sebagai simbol anti rasialisme dan populer dengan tagar #somostodosmacacos dan #weareallmonkeys di dunia maya.
Ayah Dani, Domingos Alves bahkan berencana melakukan aksi lebih jauh lagi sebagai simbol perlawanan terhadap isu rasial. Domingos berencana membuka perkebunan pisang, terinspirasi dari tindakan gerakan makan pisang yang diawali oleh anaknya.
"Saat ini saya sedang berencana membuka perkebunan pisang. Rasialisme adalah sampah. Siapapun yang melempar pisang ke lapangan, saya yakin tak tahu apa dampak dari tindakannya dan hanya ingin pamer saja," tegas Domingos seperti dilansir Globoesporte.
Domingos Alves, ayah Dani
"Saya belum berbicara dengan Dani sejak laga tersebut. Saya harap ia tak perlu lagi memakan pisang yang dilempar ke lapangan. Sungguh tak bisa dipahami apa yang ingin diraih oleh orang yang memanggil dirinya monyet hitam. Hal tersebut hanya menghancurkan perasaan orang lain."
Senada dengan sang suami, Lucia yang merupakan ibu Dani juga mengaku bangga melihat sikap yang ditunjukkan oleh sang putra.
"Saya selalu mengatakan kepadanya sejak kecil untuk bisa menerima segala hal, termasuk kritikan. Saat ia terlihat memakan pisang, saya pikir ia tak melupakan apa yang pernah saya ajarkan," kata Lucia.
"Tindakan Dani merupakan tamparan keras bagi mereka yang intoleran."[initial]
(ge/mri)
Aksi memakan pisang tersebut lantas diikuti oleh banyak pesepakbola dan juga tokoh penting lainnya di dunia. Tindakan itu dinyatakan sebagai simbol anti rasialisme dan populer dengan tagar #somostodosmacacos dan #weareallmonkeys di dunia maya.
Ayah Dani, Domingos Alves bahkan berencana melakukan aksi lebih jauh lagi sebagai simbol perlawanan terhadap isu rasial. Domingos berencana membuka perkebunan pisang, terinspirasi dari tindakan gerakan makan pisang yang diawali oleh anaknya.
"Saat ini saya sedang berencana membuka perkebunan pisang. Rasialisme adalah sampah. Siapapun yang melempar pisang ke lapangan, saya yakin tak tahu apa dampak dari tindakannya dan hanya ingin pamer saja," tegas Domingos seperti dilansir Globoesporte.
Domingos Alves, ayah Dani"Saya belum berbicara dengan Dani sejak laga tersebut. Saya harap ia tak perlu lagi memakan pisang yang dilempar ke lapangan. Sungguh tak bisa dipahami apa yang ingin diraih oleh orang yang memanggil dirinya monyet hitam. Hal tersebut hanya menghancurkan perasaan orang lain."
Senada dengan sang suami, Lucia yang merupakan ibu Dani juga mengaku bangga melihat sikap yang ditunjukkan oleh sang putra.
"Saya selalu mengatakan kepadanya sejak kecil untuk bisa menerima segala hal, termasuk kritikan. Saat ia terlihat memakan pisang, saya pikir ia tak melupakan apa yang pernah saya ajarkan," kata Lucia.
"Tindakan Dani merupakan tamparan keras bagi mereka yang intoleran."[initial]
Baca Juga
- Ayah Giggs: Ryan Tukang Selingkuh Yang Tak Bisa Dipercaya
- Putus Asa Hindari Degradasi, Hamburg Gunakan Terapi Hipnotis
- Bantai Bayern, Penggawa Madrid Berbagi Keceriaan di Sosmed
- Nazar Potong Jenggot Ala Ashley Cole Demi Piala Dunia
- Flashback: Gol Bersejarah Tito Vilanova ke Gawang Barcelona
- Buat Dua Blunder, Defender Betis Ngotot Minta Diganti dan Menangis
- Pesan Duka Luis Suarez Atas Meninggalnya 'Suarez Muda'
- Berduka Atas Kepergian Tito, Pep Tak Rayakan Gol Bayern
- Mantan Pacar Balotelli Kirim Dukungan Frontal Untuk Alves
- Keane Menyesal Pernah Pilih Sebelas Pemain Terbaik MU
- Alves Ingin Minta Foto Suporter Pelempar Pisang
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
bolatainment 29 Mei 2026 16:53Battle of WAGs Final Liga Champions 2025/2026: PSG vs Arsenal
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 13:00Prabowo Ungkap Tujuan Bangun Sekolah Rakyat
-
Liputan6 7 Juni 2026 12:55Momen Prabowo Makan Siang Bersama Siswa Sekolah Rakyat Bali
-
Liputan6 7 Juni 2026 11:25
Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama di Tabanan Bali
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7974396/original/058528600_1780811156-Prabowo_Makan_SIang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7974337/original/065800100_1780811112-Prabowo_Makan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7970363/original/076578100_1780806991-eleanor.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
