
Bola.net - Wasit asal Swedia, Jonas Eriksson menjadi buah bibir usai keputusannya yang banyak dipertanyakan oleh para pengamat saat memimpin laga Manchester City kontra Barcelona di Etihad Stadium semalam (18/02). Insiden yang memicu perdebatan adalah professional foul yang dilakukan oleh bek City, Martin Demichelis terhadap striker Barca, Lionel Messi.
Banyak yang sepakat bahwa keputusan kartu merah untuk Demichelis sudah tepat, mengingat ia merupakan orang terakhir yang berada di lini pertahanan. namun keputusan untuk menjatuhkan hukuman penalti lah yang mengundang pertanyaan, mengingat dari tayangan ulang terlihat tackle yang dilepaskan bek asal Argentina tersebut terjadi sedikit di luar kotak penalti.

Kubu Barca sendiri juga dirugikan karena adanya klaim penalti yang tidak diberikan saat bek City, Gael Clichy melakukan handsball di kotak penalti dan juga dianulirnya gol Gerard Pique yang semestinya sah.
Memang faktor sudut pandang dan juga tekanan tinggi untuk mengambil keputusan dalam waktu cepat bisa mempengaruhi keputusan yang diambil sang wasit. Namun dalam sejarah kepemimpinannya di pentas Eropa, ini bukan pertama kalinya Eriksson membuat keputusan kontroversial di laga penting.
Keputusan kontroversial apa sajakah yang pernah dibuat oleh Eriksson? Simak dalam rangkuman singkat Bolanet berikut.
Banyak yang sepakat bahwa keputusan kartu merah untuk Demichelis sudah tepat, mengingat ia merupakan orang terakhir yang berada di lini pertahanan. namun keputusan untuk menjatuhkan hukuman penalti lah yang mengundang pertanyaan, mengingat dari tayangan ulang terlihat tackle yang dilepaskan bek asal Argentina tersebut terjadi sedikit di luar kotak penalti.

Kubu Barca sendiri juga dirugikan karena adanya klaim penalti yang tidak diberikan saat bek City, Gael Clichy melakukan handsball di kotak penalti dan juga dianulirnya gol Gerard Pique yang semestinya sah.
Memang faktor sudut pandang dan juga tekanan tinggi untuk mengambil keputusan dalam waktu cepat bisa mempengaruhi keputusan yang diambil sang wasit. Namun dalam sejarah kepemimpinannya di pentas Eropa, ini bukan pertama kalinya Eriksson membuat keputusan kontroversial di laga penting.
Keputusan kontroversial apa sajakah yang pernah dibuat oleh Eriksson? Simak dalam rangkuman singkat Bolanet berikut.
(bola/mri)
Rangers vs Sevilla, 10 November 2009

Dibiarkannya insiden tersebut terbukti sangat krusial, karena saat itu kedudukan masih 0-0. Konko yang lolos dari hukuman bahkan mencetak gol pertama dalam kemenangan 4-1 yang diraih oleh Los Palanganas atas tim asal Skotlandia tersebut.
Wolfsburg vs Rubin Kazan, 19 Maret 2010

Pertahanan Rubin mulai goyah saat Navas diganjar kartu kuning kedua di menit ke 109 akibat menarik kaus Edin Dzeko. Namun yang lebih dipermasalahkan oleh Rubin adalah kartu kuning pertama Navas yang dianggap terlalu mudah diberikan oleh Eriksson di menit ke 25. Tanpa sang bek andalan, Wolfsburg mampu memastikan kemenangan melalui kaki Christian Gentner, hanya satu menit jelang waktu tambahan usai.
Benfica vs Liverpool, 2 April 2010

Yang membuat Benitez makin berang adalah Luisao hanya diganjar dengan kartu kuning atas pelanggarannya. Selain itu, keunggulan Liverpool 1-0 juga sirna setelah Eriksson memberikan dua hukuman penalti dalam tempo 20 menit yang semuanya berhasil dieksekusi dengan baik oleh Oscar Cardozo.
AC Milan vs Barcelona, 29 Maret 2012

Laga leg pertama perempat final itu sendiri berakhir tanpa gol, Barca akhirnya lolos ke semifinal setelah berhasil mengalahkan Rossoneri 3-1 di Camp Nou.
Bayern vs Chelsea, 31 Agustus 2013

Manajer The Blues, Jose Mourinho mempertanyakan keputusan Eriksson untuk mengganjar gelandag Ramires dengan kartu merah di menit ke 85, yang disebutnya membunuh peluang Chelsea untuk menang.
Italia vs Ceko, 10 September 2013

Keputusan penalti tersebut diprotes oleh para pemain Ceko yang melihat bahwa benturan antara Theodor Gebre Selasie dan Balotelli sangat ringan dan tidak disengaja. Namun wasit tetap pada keputusan awal dan penalti tersebut menjadi gol penentu kemenangan Gli Azzurri.
Arsenal vs Dortmund, 23 Oktober 2013

Insiden tersebut terjadi di menit ke 64, dan 18 menit berselang Lewandowski yang selamat dari hukuman kartu merah mampu mencetak gol penentu kemenangan Dortmund 2-1 atas The Gunners di Emirates Stadium. Manajer Arsene Wenger secara terbuka mengkritik keputusan Eriksson yang hanya memberikan kartu kuning untuk Lewandowski.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 6 Maret 2026 21:36 -
Liga Inggris 6 Maret 2026 21:21
LATEST UPDATE
-
Liga Eropa Lain 7 Maret 2026 04:50 -
Liga Italia 7 Maret 2026 04:47 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 04:44 -
Liga Italia 7 Maret 2026 04:39 -
Liga Italia 7 Maret 2026 04:29 -
Bundesliga 7 Maret 2026 04:27
BERITA LAINNYA
-
bolatainment 7 Maret 2026 00:17 -
bolatainment 25 Februari 2026 00:28 -
bolatainment 12 Februari 2026 17:24 -
bolatainment 11 Februari 2026 16:53 -
bolatainment 10 Februari 2026 12:44 -
bolatainment 5 Februari 2026 18:38
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)
