5 'Matador' Terbaik Dalam Sejarah Bundesliga, Ada Idola Kamu?

Serafin Unus Pasi | 3 Februari 2020 22:26
Javi Martinez (c) AFP

Bola.net - Sebagai salah satu liga bergengsi di dunia, Bundesliga menjadi salah satu destinasi karir favorit bagi para pesepakbola top Eropa. Hal itu juga berlaku bagi para pesepakbola asal negeri Matador, Spanyol.

Pemain-pemain Spanyol memiliki sejarah yang romantis dengan Bundesliga. Sejak bertahun-tahun yang lalu, banyak pemain-pemain kenamaan Spanyol memutuskan untuk mengadu nasib dan menjadi legenda di tahan Jerman.

Romantisme itu masih terjalin hingga hari ini. Bisa kita lihat ada salah satu pemain asal Spanyol yang berusia lanjut seperti Javi Martinez hingga pemain muda sensasional Mateu Morey yang kini berkarir di Bundesliga.

Lantas siapa sajakah pemain-pemain Spanyol terbaik di sepanjang sejarah Bundesliga? Simak daftar lengkapnya di bawah ini.

1 dari 5 halaman

Dani Carvajal

Bersama dengan Bayer Leverkusen, Daniel Carvajal Ramos menunjukkan penampilan yang solid. Ia dengan cepat menjadi pilihan utama untuk skuat Leverkusen, dan pada pertandingan debutnya, ia sukses mencantumkan namanya dalam susunan Team of The Week Bundesliga.

Selama di BayArena, Dani berhasil mencatatkan 32 penampilan dengan torehan 1 gol dan 8 assist.

2 dari 5 halaman

Paco Alcacer

Dengan tinggi yang hanya 175 sentimeter, Francisco "Paco" Alcacer Garcia memang tidak terlalu
ideal untuk ukuran striker, terutama dibandingkan dengan pendahulunya di Der BVB; Michy Batshuayi, Pierre-Emerick Aubameyang dan Robert Lewandowski yang ketiganya melewati angka 180 cm.

Dengan demikian, ia bukanlah tipe target man konservatif yang menunggu bola di daerah pertahanan lawan. Paco adalah striker pekerja keras yang aktif mencari celah untuk menerima bola dan rutin menjadi jembatan penghubung aliran bola dari tengah ke depan.

Sekarang berseragam Villarreal, pemain kelahiran Torrent, Spanyol 26 tahun lalu tersebut telah mencatatkan 23 gol dari 37 penampilan selama dua tahunnya bersama Die Borussen.

3 dari 5 halaman

Thiago

Thiago Alcantara do Nascimento atau biasa dikenal dengan Thiago adalah pemain sepak bola berkewarganegaraan Spanyol yang saat ini bermain untuk Bayern. Sebagai gelandang yang bermodalkan visi bermain yang positif, kontrol bola dingin dan kemampuan passing tajam serta akurat menjadikannya sebagai salah satu playmaker terbaik Spanyol yang masih merumput di Bundesliga.

Selama delapan musim berlatih di Allianz Arena, Thiago telah tampil sebanyak 96 kali dengan mencatatkan 12 gol dan hingga hinrunde kemarin ia telah mencetak 2 gol dari 16 kali penampilan.

4 dari 5 halaman

Xabi Alonso

Seniman. Ya, kata itulah yang pertama muncul di kepala saat mendengar nama Xabi Alonso. Dengan bola sebagai kuas dan rumput hijau sebagai kanvas-nya ia melukis garis lengkung sempurna dengan kakinya ketika lepaskan umpan lambung akurat yang disetujui paling berkelas di dunia.

Ya, Xabi Alonso Olano atau lebih dikenal sebagai Xabi Alonso adalah pemain sepak bola asal Spanyol yang pernah bermain untuk klub raksasa Jerman Bayern Munchen, dan saat ini menjabat sebagai pelatih klub divisi Segunda B Spanyol, Real Sociedad B.

Meski tidak muda untuk ukuran gelandang saat bermain untuk Die Bayern, Alonso masih membuktikan dirinya sebagai salah satu playmaker terbaik di dunia ketika ia menciptakan rekor baru di Jerman. Xabi mencatatkan 204 sentuhan, terbanyak dalam catatan Bundesliga, ketika ia membantu M³nchen menaklukkan Cologne beberapa musim yang lalu.

5 dari 5 halaman

Ra?l

Raul Gonzalez Blanco, biasa dipanggil Raul, adalah pemain sepak bola asal Spanyol yang pada periode 2010 hingga 2014 bermain untuk Schalke 04, dan saat ini bermain di Amerika Serikat untuk klub New York Cosmos.

Raul menandatangani kontrak dua tahun dengan Die Konigsblauenpada 28 Juli 2010. El Ferrari sempat menikmati masa-masa yang indah bersama The Royal Blues. Raul tidak pernah memenangkan piala domestik bersama Real Madrid, tetapi di musim perdananya bersama Schalke, ia akhirnya memenangkan piala domestik untuk yang pertama kali dalam sejarah karier profesionalnya, dan itu dia raih dengan sebuah klub baru, jauh dari kampung halaman.

Tepat setelah dua tahun membela klub yang bermarkas di VELTINS-Arena tersebut, Raul mengumumkan bahwa ia akan pergi. Karena dianggap berjasa bagi klub, nomor 7 yang dikenakan Raul telah dipensiunkan oleh Schalke. Itu menjadi sebuah penghargaan bagi pemain yang dianggap melegenda. Selepasnya dari Jerman, Raul tapaki karier di Qatar bersama klub Al Sadd selama 2 tahun sebelum memulai petualangannya di Amerika Serikat bersama New York Cosmos hingga saat ini.

(Bundesliga)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR