5 Pelajaran dari Duel Sporting CP vs Arsenal: Kebangkitan The Gunners Usai Sederet Hasil Buruk

5 Pelajaran dari Duel Sporting CP vs Arsenal: Kebangkitan The Gunners Usai Sederet Hasil Buruk
Selebrasi Kai Havertz dalam laga Sporting CP vs Arsenal di perempat final Liga Champions 2025/2026, Rabu (8/4/2026). (c) AP Photo/Armando Franca

Bola.net - Arsenal sukses mencuri kemenangan krusial saat bertandang ke markas Sporting Lisbon dalam laga leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026, Rabu (8/4/2026) dini hari WIB.

Gol yang dicetak Kai Havertz di penghujung pertandingan memastikan The Gunners pulang dengan keunggulan tipis, sekaligus membuka peluang besar menuju semifinal.

Hasil ini terasa sangat penting bagi tim asuhan Mikel Arteta yang sebelumnya tengah berada dalam tren negatif usai menelan dua kekalahan beruntun. Meski performa belum sepenuhnya meyakinkan, Arsenal tetap mampu menemukan cara untuk menang.

Berikut lima poin penting dari laga di Stadion Jose Alvalade selengkapnya.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

1. David Raya Jadi Penyelamat di Bawah Mistar

1. David Raya Jadi Penyelamat di Bawah Mistar

David Raya usai laga Sporting CP vs Arsenal di perempat final Liga Champions 2025/2026, Rabu (8/4/2026). (c) AP Photo/Armando Franca

Penampilan gemilang David Raya menjadi fondasi utama kemenangan Arsenal. Sejak awal pertandingan, Sporting tampil agresif dan langsung menekan.

Kiper asal Spanyol itu melakukan penyelamatan krusial saat menggagalkan peluang emas Maximiliano Araújo dalam situasi satu lawan satu. Tembakan keras Araújo berhasil ditepis tipis hingga membentur mistar gawang.

Raya juga kembali menunjukkan refleks luar biasa dengan menepis sundulan Geny Catamo di penghujung laga. Performa ini menjadikannya salah satu sosok paling berpengaruh di lapangan.

2. Comeback Gyokeres Tak Sesuai Harapan

2. Comeback Gyokeres Tak Sesuai Harapan

Viktor Gyokeres dalam laga Sporting CP vs Arsenal di perempat final Liga Champions 2025/2026, Rabu (8/4/2026). (c) AP Photo/Armando Franca

Nama Viktor Gyökeres tetap dielu-elukan publik Lisbon berkat catatan gol impresifnya bersama Sporting. Namun, kembalinya sang striker ke laga besar ini tidak berjalan mulus.

Gyokeres kesulitan memberikan dampak signifikan sepanjang pertandingan. Minimnya kontribusi di lini depan membuatnya nyaris tak terlihat, bahkan terlibat dalam situasi yang berujung pada dianulirnya gol Arsenal.

3. Kontroversi Anulir Gol Arsenal

3. Kontroversi Anulir Gol Arsenal

Duel Sporting CP vs Arsenal di perempat final Liga Champions 2025/2026, Rabu (8/4/2026). (c) AP Photo/Armando Franca

Arsenal sempat mengira telah membuka keunggulan melalui sepakan melengkung indah Martin Zubimendi di babak kedua.

Namun, gol tersebut dianulir wasit setelah menilai adanya posisi offside dalam proses serangan. Keputusan itu memicu frustrasi pemain Arsenal, meski secara aturan dinilai tepat.

4. Arsenal Bangkit di Tengah Tekanan

4. Arsenal Bangkit di Tengah Tekanan

Aksi Martin Odegaard dalam laga Sporting CP vs Arsenal di perempat final Liga Champions 2025/2026, Rabu (8/4/2026). (c) AP Photo/Armando Franca

Dalam beberapa pekan terakhir, Arsenal mengalami periode sulit setelah gagal di ajang domestik. Tekanan terhadap Arteta pun meningkat.

Namun kemenangan ini bisa menjadi titik balik. Meski tampil kurang mengalir dan kerap buntu, Arsenal menunjukkan mentalitas kuat untuk tetap bersaing hingga akhir laga.

5. Havertz Jadi Pahlawan di Menit Akhir

5. Havertz Jadi Pahlawan di Menit Akhir

Selebrasi Kai Havertz dalam laga Sporting CP vs Arsenal di perempat final Liga Champions 2025/2026, Rabu (8/4/2026). (c) AP Photo/Armando Franca

Saat laga tampak akan berakhir tanpa gol, Gabriel Martinelli mengirimkan umpan matang ke dalam kotak penalti.

Kai Havertz dengan tenang mengontrol bola sebelum melepaskan penyelesaian klinis yang tak mampu dihentikan kiper lawan. Gol tersebut menjadi penentu kemenangan sekaligus gol keempatnya musim ini.

Meski kemenangan ini bisa dibilang tidak sepenuhnya mencerminkan dominasi permainan, hasil akhir tetap menjadi hal yang paling penting bagi Arsenal.

Sumber: Mirror