
Bola.net - Real Madrid kini sedang bersiap menghadapi misi sulit bertajuk 'Operasi Munchen'. Mereka harus mengejar ketertinggalan saat bertandang ke markas Bayern Munchen demi merebut tiket semifinal Liga Champions, Kamis (16/4/2026) dini hari WIB.
Kekalahan 1-2 pada leg pertama perempat final Liga Champions pekan lalu di Santiago Bernabeu menjadi tekanan tersendiri. Madrid tidak punya banyak pilihan selain tampil menyerang untuk menjaga peluang lolos.
Namun, perhatian justru mengarah ke lini belakang tim asuhan Alvaro Arbeloa. Pertahanan mereka terlihat tidak stabil dan kerap memberi celah bagi lawan sepanjang musim ini.
Data yang ada juga tidak mendukung. Performa defensif Madrid sedang menurun dan Arbeloa mencatat angka kebobolan yang cukup tinggi dibanding pelatih sebelumnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Rekor Defensif Terburuk Alvaro Arbeloa

Dalam 20 laga awalnya, tim besutan Arbeloa sudah kebobolan 24 gol. Catatan ini menjadi yang terburuk untuk Madrid sejak awal 2000-an.
Masalah itu kembali terlihat saat menghadapi Girona. Lini belakang gagal mengantisipasi pergerakan lawan dan mudah ditembus.
Secara keseluruhan, Madrid baru mencatat lima kali nirbobol. Angka ini jelas belum cukup jika ingin bersaing di level tertinggi.
Kekalahan dari Albacete di Copa del Rey serta hasil buruk saat melawan Benfica memperlihatkan pola yang sama. Pertahanan masih sering kehilangan fokus di momen penting.
Dilema Real Madrid
Laga di Munchen memaksa Madrid bermain lebih terbuka. Mereka butuh gol cepat untuk menyamakan agregat dan menjaga ritme permainan.
Namun, pendekatan ini berisiko. Bayern Munchen dikenal efektif dalam memanfaatkan serangan balik cepat.
Di sektor penjaga gawang, perbedaan kondisi cukup terasa. Manuel Neuer tampil percaya diri setelah performa solid di leg pertama.
Sebaliknya, Madrid belum bisa menurunkan Thibaut Courtois. Absennya kiper utama membuat beban lini belakang semakin berat.
Pertandingan ini akan menjadi ujian bagi Arbeloa, baik dari sisi taktik maupun mental tim. Gol pertama diperkirakan akan sangat menentukan arah pertandingan hingga akhir.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 15 April 2026 15:29Bekuk Liverpool, PSG Pede Bisa Back to Back Juara Liga Champions
-
Liga Champions 15 April 2026 15:16Liverpool Sudah Main Oke, Tapi PSG Emang Kebangetan Jagonya!
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 15 April 2026 16:00 -
Liga Inggris 15 April 2026 15:55 -
Liga Inggris 15 April 2026 15:55 -
Liga Champions 15 April 2026 15:44 -
Liga Inggris 15 April 2026 15:43 -
Liga Eropa UEFA 15 April 2026 15:35
HIGHLIGHT
- 5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Di...
- 5 Alternatif Marcus Rashford untuk Barcelona, dari...
- Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Menge...
- 5 Suksesor Mohamed Salah di Liverpool: Yan Diomand...
- 6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Pan...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5555737/original/086474700_1776213812-9.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1071836/original/021479300_1448938529-penjara.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5556340/original/049416400_1776241587-WhatsApp_Image_2026-04-15_at_15.12.35.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5556385/original/078369000_1776243165-komentar-atletico-c3b993.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5556287/original/079764800_1776238652-edddbbe9-d0f1-409e-894d-ca83e06202a6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5556258/original/031837400_1776237520-WhatsApp-Image-2026-04-15-at-08.06.22.jpeg)
