Bodo/Glimt Kembali Memakan Korban

Bodo/Glimt Kembali Memakan Korban
Penyerang Bodo/Glimt, Sondre Brunstad Fet mencetak gol ke gawang Sporting Lisbon melalui eksekusi penalti (c) Fredrik Varfjell/NTB Scanpix via AP

Bola.net - Bodo/Glimt kembali memakan korban di Liga Champions 2025-2026 setelah menaklukkan Sporting Lisbon dengan skor 3-0. Kemenangan pada leg pertama babak 16 besar ini menempatkan wakil Norwegia tersebut dalam posisi sangat kuat jelang laga balasan.

Pertandingan berlangsung sengit sejak awal, tetapi efektivitas Bodo/Glimt menjadi pembeda utama. Tiga gol yang tercipta membuat mereka semakin dekat dengan tiket ke perempat final.

Sporting masih memiliki kesempatan pada leg kedua di Lisbon pekan depan. Namun, mereka membutuhkan respons cepat untuk membalikkan situasi yang kini berpihak kepada tim tamu.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

Penalti Fet Membuka Jalan

Penalti Fet Membuka Jalan

Selebrasi Sondre Brunstad Fet dalam laga Liga Champions antara Bodo/Glimt vs Inter Milan, Kamis (19/2/2026). (c) NTB Scanpix via AP Photo/Mats Torbergsen

Bodo/Glimt membuka keunggulan pada menit ke-32 melalui penalti Sondre Brunstad Fet. Gelandang kiri itu mengeksekusi dengan tenang setelah pelanggaran terjadi di kotak terlarang.

Gol tersebut mengubah ritme pertandingan dan meningkatkan kepercayaan diri tuan rumah. Sporting mencoba merespons, tetapi lini belakang Bodo/Glimt tetap solid.

Gol Tambahan Sebelum dan Sesudah Jeda

Gol Tambahan Sebelum dan Sesudah Jeda

Morten Hjulmand berduel dengan Sondre Auklend di laga Bodo/Glimt vs Sporting Lisbon, Kamis (12/3/2026) (c) Fredrik Varfjell/NTB Scanpix via AP

Keunggulan tuan rumah bertambah pada menit 45+1 melalui Ole Didrik Blomberg. Serangan cepat yang terbangun dari intersepsi Fet berujung gol kedua menjelang turun minum.

Setelah jeda, Bodo/Glimt tetap menjaga intensitas permainan. Gol ketiga akhirnya lahir pada menit ke-71 lewat Kasper Hogh yang menuntaskan peluang.

Kemenangan 3-0 ini menjadi yang terbesar bagi Bodo/Glimt di Liga Champions. Hasil tersebut juga tercatat sebagai kemenangan terbesar klub Norwegia pada fase gugur kompetisi tersebut.

Rekor Kemenangan Terus Bertambah

Rekor Kemenangan Terus Bertambah

Pemain Bodo/Glimt Hakon Evjen merayakan gol pada laga play-off Liga Champions antara Inter vs Bodo/Glimt di San Siro, Milan, Italia, Selasa, 24 Februari 2026 (c) AP Photo/Luca Bruno

Bodo/Glimt kini mencatat lima kemenangan beruntun di Liga Champions musim ini. Dalam rangkaian itu, mereka mengalahkan Manchester City, Atletico Madrid, Inter Milan dua kali, dan kini Sporting.

Catatan tersebut menjadikan Bodo/Glimt sebagai klub Norwegia pertama yang meraih lima kemenangan beruntun di Liga Champions. Performa ini mempertegas status mereka sebagai kejutan terbesar musim ini.

Tim asuhan Kjetil Knutsen juga mempertahankan rekor sempurna melawan klub Portugal di kompetisi UEFA. Sebelumnya mereka menaklukkan Porto 3-2 dan Braga 2-1 pada fase liga Liga Europa musim lalu.

Fet Jadi Pemain Terbaik

Fet Jadi Pemain Terbaik

Bola dan trofi Liga Champions (c) UEFA

Sondre Brunstad Fet terpilih sebagai Player of the Match berkat kontribusi besarnya. Selain mencetak gol pembuka, ia juga berperan dalam proses lahirnya gol kedua.

“Perasaan ini sangat menyenangkan, dan saya cukup puas dengan penampilan saya serta tim,” ujar Fet. Ia juga mengakui bahwa laga di Lisbon tidak akan mudah.

“Pertandingannya cukup terbuka dan kami sebenarnya bisa mengontrolnya lebih baik, tetapi kami tampil bagus melawan tim yang kuat. Jadi pertandingan di Lisbon akan sulit,” ucapnya.

Leg Kedua Diprediksi Berbeda

Leg Kedua Diprediksi Berbeda

Pemain Sporting, Hidemasa Morita (tengah), Matheus Reis dan Goncalo Inacio merayakan gol ke gawang PSG di Liga Champions, 21 Januari 2026. (c) AP Photo/Armando Franca

Pelatih Bodo/Glimt, Kjetil Knutsen, menilai leg kedua akan menghadirkan tantangan berbeda. Ia ingin timnya memanfaatkan waktu yang ada untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik.

“Itu pertandingan baru, pertandingan yang berbeda. Saya senang kami sudah menyelesaikan yang ini, dan kami perlu menggunakan beberapa hari untuk bersiap,” kata Knutsen.

Bek Sporting, Ivan Fresneda, mengakui lawannya tampil lebih baik pada laga pertama. Namun, ia tetap percaya timnya memiliki peluang pada pertemuan kedua.

“Saya pikir mereka pantas menang. Ini baru leg pertama, tetapi jelas akan sangat sulit pada leg kedua,” ujar Fresneda.

Sumber: UEFA.com