
Bola.net - Banyak orang menyebut Manchester City layak disebut sebagai salah satu kandidat kuat juara Liga Champions, tak lama setelah mereka mampu menghempaskan Viktoria Plzen dengan skor 3-0 di matchday pertama.
Anggapan tersebut semakin kuat ketika anak asuhan Manuel Pellegrini mampu tampil apik di Premier League dengan mengalahkan rival sekota mereka Manchester United. The Citizens mampu membenamkan lawannya itu dengan skor telak 4-1.
Namun saat pertandingan melawan Bayern Munich semalam, City tampaknya terlalu terbebani dengan label sebagai tim 'kandidat juara' atau mungkin mereka masih belum memiliki cukup pengalaman bermain di kompetisi Eropa.
Pelatih Manuel Pellegrini menyebut timnya bermain amat buruk dan itu memang terlihat amat nyata di atas lapangan. Bayern menang dengan skor 3-1, namun melihat permainan City, bukan tidak mungkin mereka seharusnya bisa kalah tujuh atau bahkan delapan gol lebih banyak!
Satu gol Alvaro Negredo di menit ke-79 tak cukup untuk mengangkat rapor City di laga ini. Sepanjang permainan, tim tuan rumah bahkan mengalami kesulitan untuk keluar dari separuh lapangan. Kita seperti diingatkan akan penampilan tim sebelumnya yang pernah diasuh oleh Pep, Barcelona.
Jadi, apakah City masih pantas disebut sebagai kandidat juara? Sama sekali tidak. Tim ini masih harus banyak berbenah dan berkembang. Gonta-ganti pelatih dan mendatangkan pemain bintang tak akan menjamin titel juara datang dengan sendirinya. [initial]
(bola/rer)
Anggapan tersebut semakin kuat ketika anak asuhan Manuel Pellegrini mampu tampil apik di Premier League dengan mengalahkan rival sekota mereka Manchester United. The Citizens mampu membenamkan lawannya itu dengan skor telak 4-1.
Namun saat pertandingan melawan Bayern Munich semalam, City tampaknya terlalu terbebani dengan label sebagai tim 'kandidat juara' atau mungkin mereka masih belum memiliki cukup pengalaman bermain di kompetisi Eropa.
Pelatih Manuel Pellegrini menyebut timnya bermain amat buruk dan itu memang terlihat amat nyata di atas lapangan. Bayern menang dengan skor 3-1, namun melihat permainan City, bukan tidak mungkin mereka seharusnya bisa kalah tujuh atau bahkan delapan gol lebih banyak!
Satu gol Alvaro Negredo di menit ke-79 tak cukup untuk mengangkat rapor City di laga ini. Sepanjang permainan, tim tuan rumah bahkan mengalami kesulitan untuk keluar dari separuh lapangan. Kita seperti diingatkan akan penampilan tim sebelumnya yang pernah diasuh oleh Pep, Barcelona.
Jadi, apakah City masih pantas disebut sebagai kandidat juara? Sama sekali tidak. Tim ini masih harus banyak berbenah dan berkembang. Gonta-ganti pelatih dan mendatangkan pemain bintang tak akan menjamin titel juara datang dengan sendirinya. [initial]
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 04:16Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 7 Juni 2026 07:00Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
