FOLLOW US:


Collymore Yakin Liverpool Bisa Kalahkan Tottenham

31-05-2019 21:27

 | Mohamed Salah

Collymore Yakin Liverpool Bisa Kalahkan Tottenham
Selebrasi Mohamed Salah © AP Photo

Bola.net - Stan Collymore meyakini Liverpool bisa kalahkan Tottenham di final Liga Champions 2019 karena punya lini serang yang lebih berbahaya.

Musim ini Liverpool tampil apik di Premier League. Mereka finis di peringkat kedua dan hanya kalah sekali dari 38 pertandingan.

Dalam semusim Liverpool mencetak 89 gol di liga saja. Raihan itu hanya kalah dari Manchester City yang mencetak 95 gol.

Hebatnya, ada dua pemain mereka yang menjadi top skor liga musim ini. Mereka adalah Mohamed Salah dan Sadio Mane. Keduanya sama-sama mengemas 22 gol.

Selain itu masih ada Roberto Firmino, yang mungkin bisa main lagi pasca cedera. Kemudian masih ada Divock Origi yang tampil apik ketika menggantikan Firmino yang cedera.

Lalu masih ada pemain dari second line yang juga bisa mempersembahkan assist maupun gol. Contohnya dari Georginio Wijnaldum dan Jordan Henderson.

1 dari 2

Favorit Juara


Spurs sendiri sebenarnya juga tak bisa diremehkan. Apalagi nanti mereka akan diperkuat lagi oleh Harry Kane yang sebelumnya pulih dari cederanya.

Namun demikian, Collymore menegaskan Liverpool tetap ia unggulkan untuk menang. Sebab lini serangnya lebih bagus dari Spurs.

“Fakta bahwa Liverpool memiliki lebih banyak senjata daripada Tottenham menjadikan klub lama saya itu untuk jadi favorit memenangkan final Liga Champions pada hari Sabtu,” kata Collymore kepada The Mirror.

“Tiga pemain depan Roberto Firmino, Mo Salah dan Sadio Mane, ditambah performa terbaik Gini Wijnaldum dan Jordan Henderson, akan memberi mereka keunggulan, betapapun kecilnya," cetusnya.

2 dari 2

Penghancuran Barcelona


Lebih lanjut, Collymore menunjukkan dahsyatnya lini serang Liverpool saat mereka menghajar Barcelona di semifinal lalu. Saat itu di leg kedua di Anfield, The Reds menang telak 4-0 berkat dua gol Origi dan Wijnaldum.

“Fakta bahwa Liverpool mengalahkan Barcelona dalam keadaan luar biasa seperti itu di semifinal juga akan berarti perasaan di ruang ganti mereka cukup sederhana," ujarnya.

"Mereka akan percaya bahwa mereka telah menghancurkan langit-langit kaca yang lebih kuat malam itu dari apa pun yang harus mereka hancurkan jika mereka ingin mengalahkan Spurs, dan itu akan memberi mereka kepercayaan besar," cetusnya.

“Itu bukan tidak menghormati tim Mauricio Pochettino, tetapi setelah membalikkan defisit 3-0 melawan tim yang mampu mendominasi lawan, bagi banyak orang, pemain terhebat sepanjang masa akan membuat mereka berpikir mereka dapat kembali dari skenario yang memungkinkan," tandasnya.