
Bola.net - Para pemain ini akhirnya bisa bersinar di lapangan hijau dan menjadi pemain legendaris setelah mereka berganti posisi di atas lapangan hijau.
Dalam era sepak bola modern, transformasi posisi pemain sepak bola lumrah terjadi. Berbagai faktor, seperti bertambahnya usia sang pemain dan kebutuhan taktik sebuah tim yang diterapkan oleh sang pelatih, bisa menjadi alasan hal tersebut dilakukan.
Pemain harus bisa beradaptasi dengan kondisi timnya, termasuk keinginan sang pelatih. Berpindah posisi biasanya dikarenakan sang pelatih melihat suatu kelebihan dalam diri pemainnya. Tak jarang, pemain yang dipercaya menjajal posisi anyar, justru tampil lebih superior di posisi barunya.
Mungkin pada awalnya, pemain tersebut merasa kesulitan memerankan tugas baru itu. Bahkan, ada pula yang merasa tak nyaman saat dimainkan di posisi yang bukan aslinya. Ujungnya, pemain tersebut memilih hengkang.
Namun, tentu pula ada pemain yang terbilang berhasil menjalankan tugas baru yang dipercayakan sang pelatih. Contohnya adalah Gareth Bale dan Andrea Pirlo.
Bale awalnya sempat dimainkan sebagai bek kiri. Sementara itu Pirlo sempat dijadikan sebagai playmaker.
Siapa saja para pemain yang punya nasib serupa dengan Bale dan Pirlo? Seperti dilansir Give Me Sport, ini nama-nama pemain tersebut.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Sergio Ramos
Pada musim keduanya di Real Madrid, Sergio Ramos berganti posisi dari bek tengah menjadi bek kanan.
Kecepatan serta kemampuannya dalam membaca permainan, menjadikan Ramos salah seorang pemain tangguh di posisi bek kanan. Ia juga menempati posisi sama di Timnas Spanyol.
Namun, saat Jose Mourinho membesut Real Madrid, pada musim 2011-2012, Ramos kembali menempati pos lamanya sebagai bek tengah. Itu jadi posisi terbaiknya. Sisanya, seperti diketahui, Ramos merupakan satu di antara bek tengah terbaik dalam sejarah.
Thierry Henry
Pelatih asal Italia, Carlo Ancelotti, pernah mengaku ia menyesal tak bisa "membaca" kemampuan Thierry Henry. Ia memainkan Henry sebagai pemain sayap.
Adalah pelatih Arsenal kala itu, Arsene Wenger, yang bisa melihat kemampuan pemain asal Prancis itu. Wenger lantas memasang Henry di posisi penyerang tengah.
Pada awalnya, Henry sempat protes, minta dikembalikan ke posisi aslinya karena merasa tak yakin mampu bermain di posisi itu.
Namun, setelah tujuh pertandingan tanpa mencetak satu gol pun di Premier League, Henry akhirnya menemukan posisi sejatinya, dan sisanya adalah sejarah.
Gareth Bale
Ketika Tottenham Hotspur memboyong Gareth Bale dari Southampton pada 2007, ia sudah dikenal sebagai bek kiri andal
Pada 2010, Bale mendapat kesempatan bermain di sayap kiri dan dengan cepat ia memperlihatkan, bahwa itu adalah posisi terbaiknya.
Di posisi barunya itu, Bale mampu mengacak-acak pertahanan Inter Milan pada Oktober 2010 dan tiga tahun kemudian ia gabung Real Madrid dengan nilai mencapai 85 juta pounds.
Gianluca Zambrotta
Gianluca Zambrotta merupakan satu di antara pemain sayap paling menjanjikan saat gabung Juventus pada 1999. Namun, cedera yang dialami di Piala Dunia 2002, memaksanya melewatkan awal musim 2002-2003. Malang baginya, Mauro Cameronesi, yang menggantikan posisinya di Juventus, tampil apik.
Setelah sembuh, Zambrotta lantas dicoba di posisi anyar, jadi bek sayap. Peran baru ini dijalaninya dengan baik.
Pemain asal Italia ini bisa bermain di dua sektor bek, bek kanan maupun kiri, dengan sama baiknya, dan menikmati karier mulus bersama Juventus, Barcelona, AC Milan, dan bahkan memenangi Piala Dunia 2006.
Antonio Valencia
Antonio Valencia sempat mengalami masa sulit di Manchester United karena harus bersaing dengan Angel Di Maria dan Memphis Depay. Namun, kedatangan Louis van Gaal pada 2015, menyelamatkan kariernya bersama Setan Merah.
Van Gaal menempatkan pemain asal Ekuador ini sebagai bek kanan. Valencia pun bertahan di Old Trafford hingga 2019, dan bahkan pada 2017, pelatih sekelas Jose Mourinho melabelinya sebagai bek kanan terbaik di dunia.
Bastian Schweinsteiger
Sebelum menjelma sebagai gelandang tengah kelas dunia, Schweinsteiger pada awalnya adalah pemain sayap di Bayern Munchen.
Louis van Gaal, yang tiba di Die Bayern pada 2009, menjadi sosok yang bertanggung jawab atas perubahan posisi Schweinsteiger.
"Ia tak cocok bermain di posisi sayap kiri," kata van Gaal begitu dirinya membesut Bayern Munchen.
"Ketika saya tiba di klub baru, saya bicara dengan setiap pemain tentang posisinya, kepribadiannya, tim, dan bagaimana dia bekerja bersama rekan satu timnya."
Saya bilang ke Bastian: Saya pikir kamu harus bermain di tengah," lanjut pelatih asal Belanda itu.
Kejelian van Gaal berbuah manis bagi karier sang pemain. Schweinsteiger memberikan kontribusi terbaik di level klub dan timnas di posisi anyarnya itu.
Javier Mascherano
Kasus berbeda terjadi pada Javier Mascherano. Keberadaannya di lini tengah Barcelona yang kala itu dihuni pemain-pemain sekelas Andres Iniesta, Xavi, dan Sergio Busquets, menyulitkannya mendapat tempat.
Jadi, ketika tiba di Camp Nou dari Liverpool pada 2010, ia "lahir baru" dengan berperan sebagai bek tengah.
Itu jadi pilihan yang terbukti sukses besar. Mascherano tampil dalam 334 pertandingan dan meraih berbagai gelar bersama El Barca.
Vincent Kompany
Vincent Kompany dikenal sebagai bek tengah andal semasa di Manchester City. Namun, itu bukan posisi awalnya. Saat gabung the Citizen, ia merupakan gelandang bertahan.
Pelatih Roberto Mancini melihat kemampuan pemain asal Belgia itu dan menempatkannya di posisi bek tengah.
"Posisi favorit saya itu di tengah, tapi saya bisa bermain saya bagusnya di sentral pertahanan," kata Kompany pada 2009.
Andrea Pirlo
Carlo Ancelotti boleh gagal memetakan kemampuan Thierry Henry, namun tidak dengan Andrea Pirlo. Pelatih kawakan asal Italia itu melihat Andrea Pirlo bakal bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya sebagai deep-lying playmaker.
Di Brescia, Pirlo bermain di posisi playmaker. Ia sempat diberi peran lebih dalam oleh pelatih Brescia kala itu, Carlo Mazzone, namun Ancelotti yang memolesnya sedikian rupa saat memboyong Pirlo ke AC Milan pada 2001.
"Ia mengubah karier saya, menempatkan saya di depan pertahanan (dua bek tengah)," kata Pirlo pada 2015.
Sumber Asli: Give Me Sport
Disadur dari: Bola.com/Penulis Alfi Yuda/Editor Aning Jati
Published: 5 Mei 2020
Baca Juga:
- Dari Pogba Hingga Pirlo, Ini Starting XI Pemain Gratisan Terbaik Juventus
- 15 Gol Terindah di Liga Champions Versi France Football, Eks Persib unggul dari Messi
- Kala Nama Klub-klub Rival Sekota di Eropa Digabungkan, Garing Atau Kocak Nih?
- Barcelona Wajib Pertahankan Marc-Andre ter Stegen, Ini Alasannya
- Termasuk Henry, Ini 7 Bomber Terbaik Arsenal dalam 2 Dekade Terakhir
- Intip Yuk, Aktivitas Seru Paulo Dybala Selama Isolasi Mandiri Akibat Virus Corona
- 100 Manajer Terbaik Sepanjang Masa: Ferguson Nomor Satu, Klopp?
- Unik, 5 Pelatih Ini Bisa Sukses Meski Tak Punya Latar Belakang Sebagai Pemain
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 30 Oktober 2026 06:55Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
-
Liga Spanyol 30 Oktober 2026 06:29Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
-
Liga Champions 27 Oktober 2026 06:03PSG Pertahankan Gelar Men's Club of the Year di Ballon d'Or 2026
-
Liga Inggris 22 Oktober 2026 22:12Michael Carrick Dipastikan Masih Pimpin MU Lawan Bournemouth
-
Liga Champions 22 Oktober 2026 19:43Staf Media MU Melarang Bruno Fernandes Bicara Bahasa Italia, Ada Masalah Apa?
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 30 Oktober 2026 22:58Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 22:57Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
-
Piala Dunia 30 Oktober 2026 22:20Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 22:07Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
BERITA LAINNYA
-
champions 30 Oktober 2026 06:55Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
-
champions 27 Oktober 2026 15:49Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
-
champions 27 Oktober 2026 15:34Kacang Tidak Lupa Kulit! Ada Tottenham di Pidato Kemenangan Ballon d'Or Harry Kane!
-
champions 27 Oktober 2026 13:02Thomas Tuchel Kirim Pesan untuk Harry Kane usai Raih Ballon d'Or 2026
-
champions 27 Oktober 2026 12:59Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Ingin Jadi Inspirasi bagi Generasi Berikutnya
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
-
Liputan6 30 Oktober 2026 19:47KPK Geledah Bea Cukai Semarang, Sita Dokumen dan Uang
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)
