FOLLOW US:


Duh, Kekalahan Milan dari Liverpool di Final UCL 2005 Masih Hantui Shevchenko

04-05-2021 17:37

 | Dimas Ardi Prasetya

Duh, Kekalahan Milan dari Liverpool di Final UCL 2005 Masih Hantui Shevchenko
Andriy Shevchenko © AFP

Bola.net - Legenda AC Milan Andriy Shevchenko mengaku dirinya masih tak bisa melupakan kekalahan Rossoneri dari Liverpool di final Liga Champions 2005 silam.

Milan dan Liverpool bersua di laga final Liga Champions di Istanbul. Rossoneri saat itu berada dalam posisi diunggulkan karena materi pemain mereka yang lebih mewah.

Milan ternyata mampu melibat Liverpool dengan mudah di babak pertama. Saat itu mereka sudah bisa unggul 3-0 via gol Paolo Maldini dan Brace Hernan Crespo.

Akan tetapi keajaiban terjadi di babak kedua. Liverpool mampu membalas tiga gol sekaligus melalui Steven Gerrard, Vladimir Smicer, dan Xabi Alonso, dalam tempo enam menit saja.

1 dari 2

Istanbul 2005 Hantui Shevchenko

Laga akhirnya dilanjutkan ke babak adu penalti. Di sini, AC Milan dipaksa bertekuk lutut dari Liverpool dengan skor 2-3.

Andriy Shevchenko mengakui kegagalan itu sangat menghantuinya sampai berbulan-bulan. Ia pun kerap mendapatkan mimpi buruk akibat kekalahan tersebut.

“Lukanya masih berdarah. Itu menggangguku ketika mereka mengatakan bahwa kami terbawa oleh euforia,” katanya kepada radio Marca.

“Maldini berkata pada paruh waktu untuk berhati-hati. Bulan-bulan pertama setelah final saya terbangun sambil berteriak di tengah malam memikirkannya," ungkap Sheva.

2 dari 2

Masih Terkenang Sampai Sekarang

Kini 16 tahun sudah berlalu. Dan ternyata Andriy Shevchenko masih terkenang kekalahan AC Milan dari Liverpool itu.

Ia bahkan sampai berandai-andai. Shevchenko mengatakan jika saja saat itu ia adalah pelatih AC Milan, ia akan mengubah sesuatu di tengah pertandingan.

“Sekarang saya seorang pelatih, saya memikirkan menit-menit di mana kami mencetak tiga gol. Ini bukan kritik terhadap Ancelotti, tapi saya akan menghentikan permainan, mengubah sesuatu," akunya.

AC Milan kemudian bisa melakukan revans pada Liverpool di final Liga Champions tahun 2007. Sayangnya saat itu Andriy Shevchenko sudah pindah ke Chelsea.

(Marca)