European Super League Akhirnya Dapat Sponsor, Jadi Digelar Nih?

Yaumil Azis | 20 April 2021 10:01
European Super League. (c) bola

Bola.net - Wacana European Super League nampaknya akan terealisasi. Apalagi 12 klub yang dipastikan akan terlibat telah mendapatkan sokongan dana dari firma sekuritas dan perbankan investasi asal Amerika Serikat, JP Morgan Chase.

Pada Minggu (18/4/2021) malam, publik dikejutkan dengan kabar soal wacana European Super League. 12 klub raksasa Eropa telah menyatakan keikutsertaannya dalam kompetisi tersebut secara berbarengan lewat situs resminya.

Kompetisi itu sendiri menuai kontroversi karena dianggap hanya akan menguntungkan klub-klub besar yang terlibat. UEFA dan FIFA pun sudah melantangkan ancaman hukuman berat kepada setiap pihak yang terlibat, mulai dari tim hingga pemain.

Mereka menggandeng federasi induk sepak bola dari berbagai penjuru negara Eropa untuk tidak memberikan ruang kepada tiap klub-klub European Super League untuk ambil bagian dalam ajang domestik. Meski ESL sendiri tetap ingin berpartisipasi di dalamnya.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

JP Morgan Siap Mendanai ESL

Di tengah rundungan kritik, para pendiri European Super League tetap pada pendiriannya untuk menggelar kompetisi tersebut. Untung buat mereka, JP Morgan Chase telah menyatakan akan mendukung kebutuhan finansial kompetisi.

Akan tetapi, mereka belum menjelaskan berapa besaran dana yang akan diberikan kepada European Super League. Namun pastinya, uang yang dihibahkan berjumlah sangat besar.

"Saya bisa mengkonfirmasi bahwa kami mendanai kesepakatan itu, namun tidak bisa memberikan komentar lebih lanjut pada saat ini," ungkap juru bicara JP Morgan kepada Reuters.

2 dari 2 halaman

ESL Butuh Dana Besar

Untuk awalannya sendiri, European Super League membutuhkan dana sebesar 3,5 miliar euro. Dana tersebut akan dibagikan kepada 15 klub pendiri sesuai dengan presentase yang disepakati hanya dengan mengatakan 'iya' kepada ajakan penyelenggara kompetisi.

"Kompetisi akan dibangun di atas pondasi keuangan berkelanjutan dengan semua pendiri menandatangani kerangka pengeluaran," demikian pernyataan European Super League.

"Sebagai imbalan atas komitmen mereka, klub pendiri akan menerima sejumlah 3,5 miliar euro semata-mata mendukung rencana investasi infrastruktur mereka dan untuk mengimbangi dampak pandemi COVID," tutup pernyataan tersebut.

Sampai sekarang, belum diketahui secara pasti kapan kompetisi tersebut akan berjalan. 12 klub pendiri saat ini disibukkan oleh misi mencari tiga tim lagi untuk masuk ke dalam 'keluarganya'. Bayern Munchen, Borussia Dortmund, dan PSG telah menolak ajakan mereka.

(Reuters)

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR