
Bola.net - Menurut studi yang dilakukan oleh The International Football Observatory (CIES), Liverpool adalah klub yang paling sedikit melakukan pelanggaran di Eropa.
CIES melakukan studi tersebut di 35 liga yang ada di Eropa. Total studi itu melibatkan sekitar 700 tim.
Studi itu menghitung jumlah pelanggaran yang dilakukan oleh klub-klub tersebut. Studi ini tidak hanya menunjukkan jumlah rata-rata pelanggaran yang dilakukan per pertandingan, tetapi juga menghitung persentase pelanggaran dari masing-masing tim sehubungan dengan rata-rata pelanggaran di setiap liga.
Hasilnya, Liverpool menjadi tim yang melakukan rata-rata pelanggaran paling sedikit di tiap laga yang dilakoninya. Studi itu menyebut pasukan Jurgen Klopp rata-rata cuma melakukan pelanggaran sebanyak 8.1 kali per pertandingan pada musim ini.
Namun hasil ini juga dipengaruhi oleh sikap lunak wasit di pentas Premier League: Sang pengadil lapangan tercatat cuma meniup peluit tanda pelanggaran sebanyak 20,4 kali per pertandingan dibandingkan dengan rata-rata 27,2 di 35 kompetisi yang telah disurvei.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
10 Besar
Delapan tim Premier League berada di posisi 20 besar. Selain Liverpool, ada Newcastle, Bournemouth, Leicester, Chelsea, Norwich, Tottenham dan Manchester City.
Klub Denmark Silkeborg berada di urutan kedua di bawah Liverpool. Sementara itu klub asal Jerman, Hamburg di tempat ketiga.
Liga Super Denmark menampilkan jumlah pelanggaran terendah kedua per pertandingan (21). Sementara itu kompetisi Eredivisie Belanda ketiga dengan rataan 21,6 pelanggaran per laga.
Berikut 10 besar daftar klub yang melakukan pelanggaran paling sedikit di Eropa.
(c) cies
Selengkapnya, klik di sini
Tabel Fair Play Premier League di situs FA menunjukkan bahwa Liverpool telah mengantongi 23 kartu kuning dan satu kartu merah dalam 22 pertandingan liga mereka hingga saat ini. Hanya Leicester City yang memiliki poin disiplin lebih sedikit daripada The Reds.
Kans Juara
Liverpool saat ini berada di puncak klasemen Premier Legue. Mereka mengoleksi 64 poin dari 22 pertandingan.
Liverpool unggul 16 poin dari Manchester City yang ada di peringkat kedua. The Reds kini punya kans besar untuk jadi juara liga untuk pertama kalinya dalam 30 tahun.
Syaratnya, Liverpool harus bisa mengoleksi 30 poin lagi. Dengan kata lain, The Reds harus menang dalam 10 pertandingan ke depan.
(cies)
Baca Juga:
- Liverpool Diklaim Terlihat Hebat Karena Tim Premier League Lainnya Bobrok
- Firmino Akui Alisson Adalah Kiper yang Memang Dibutuhkan Liverpool
- Sudah Kalah, MU Dapat Hukuman dari FA Pasca Laga Lawan Liverpool
- Satu Tangan Liverpool Diklaim Sudah Pegang Trofi Juara EPL
- Firmino Ungkap Klaim Mengejutkan dari Sadio Mane
- Kagumi Liverpool, Kylian Mbappe: Mereka Seperti Mesin!
- Banyak hal Terjadi Sejak Liverpool Terakhir Kali Kalah di Anfield
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 04:16Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 00:40Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 11:25
Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama di Tabanan Bali
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
