
Bola.net - Presiden FIFA, Gianni Infantino berkata bahwa dia siap mempertimbangkan reformasi sepak bola di tengah krisis seperti ini. Ada kemungkinan memangkas skuad dan memainkan lebih sedikit pertandingan.
Mayoritas sepak bola di seluruh dunia dihentikan sementara akibat pandemi virus corona. Penghentian seperti ini jelas berbuntut panjang,ada sejumlah konsekuensi yang harus dihadapi setiap klub ketika sepak bola kembali dilanjutkan nanti.
Bahkan, masih belum ada kepastian apakah musim ini bisa dilanjutkan. Bisa jadi musim dimainkan sampai akhir tahun nanti, tergantung pada bagaimana kondisi pandemi di dunia dan khususnya di Eropa.
Infantino memahami ancaman ini dan mengakui bahwa timnya mungkin harus mempertimbangkan beberapa opsi. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Evaluasi
Dampak pandemi virus corona terhadap dunia sepak bola tidak bisa diremehkan. Bakal butuh usaha besar untuk mengembalikan kondisi seperti semula, itu pun jika klub memiliki kekuatan finansial.
Sebab itu, bagi Infantino, mungkin pandemi ini adalah kesempatan bagi sepak bola untuk mundur beberapa langkah dan menimbang opsi reformasi. Sepak bola mungkin bisa diubah total.
"Mungkin kita bisa mereformasi dunia sepak bola dengan mengambil satu langkah mundur. Jelas ada kebutuhan untuk mengevaluasi dampak global [pandemi]," ujar Infantino kepada Sky Sports.
"Mari bersama-sama menyelamatkan sepak bola dari krisis yang berisiko tidak bisa dikembalikan seperti semula."
Lebih Sedikit, Lebih Kompetitif
Tentu perlu diskusi panjang untuk mengubah sepak bola, Infantino tahu itu. Namun, dia pun meyakini perubahan itu tidak mustahil. Mungkin mereka bisa merampingkan jumlah pemain dalam skuad, tapi juga mengurangi jumlah pertandingan dalam semusim.
Pass the message: Five steps to kicking out #coronavirus:
— World Health Organization (WHO) (@WHO) March 23, 2020
WHO and @FIFAcom launched joint campaign to equip football ⚽ community to tackle #COVID19 👉 https://t.co/SQ5DZgdU3Upic.twitter.com/ojGBcq9U4k
"Mungkin dengan skuad yang lebih sedikit, tapi lebih seimbang. Pertandingan yang lebih sedikit tapi lebih kompetitif untuk menjaga kebugaran para pemain," sambung Infantino.
"Ini bukan fiksi ilmiah, mari mendiskusikannya," tandasnya.
Meski menyinggung gagasan jumlah pertandingan yang lebih sedikit, Infantino memberikan dukungannya pada sejumlah gagasan yang mungkin memundurkan kalender sepak bola.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
- Seluruh Elemen Tim Persipura Dites Corona
- Mourinho 'Terjang' Virus Corona Demi Mengantar Kebutuhan Warga Berusia Lanjut
- Setelah Arteta, Giliran Hudson-Odoi yang Dinyatakan Pulih dari Covid-19
- Corona Makin Ganas, Kini Eks Pelatih AC Milan Juga Positif Terinfeksi
- Dampak Corona, Final Liga Champions dan Liga Europa Resmi Ditunda
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 20:28RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
MOST VIEWED
Tim Terbaik Liga Champions 2025/2026: PSG Dominasi dengan 5 Pemain, Arsenal Sumbang 3
Penilaian Pedas: Arsenal Belum Masuk Level PSG, Bayern Munchen, dan Barcelona
Main 120 Menit di Final Liga Champions, William Saliba Kini Terancam Absen di Piala Dunia
Bukan Trofi Liga Champions, Marquinhos Sebut Pelukan untuk Gabriel sebagai Momen Terbaiknya
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7858391/original/037437500_1780682716-def4b704-7d56-4bfc-b6ae-001232c7bb58.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
