Ivan Rakitic Bela Lamine Yamal: Biarkan Dia Menari dan Berkembang

Ivan Rakitic Bela Lamine Yamal: Biarkan Dia Menari dan Berkembang
Pemain Barcelona Lamine Yamal (kiri) berselebrasi setelah Ferran Torres (tengah) mencetak gol pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Barcelona vs Espanyol, 11 April 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Bola.net - Ivan Rakitic angkat bicara untuk membela Lamine Yamal yang tengah menjadi sorotan publik. Ia menilai pemain muda Barcelona itu harus tetap diberi ruang untuk berkembang dan mengekspresikan diri.

Yamal belakangan menjadi bahan perdebatan usai beberapa komentar dan reaksinya di lapangan. Meski begitu, ia tetap dianggap sebagai salah satu talenta paling menjanjikan milik Barcelona.

Situasi ini terjadi saat Barcelona bersiap menghadapi laga penting melawan Atletico Madrid di Liga Champions. Tekanan besar membuat perhatian terhadap Yamal semakin meningkat.

Rakitic pun menegaskan bahwa fokus seharusnya tertuju pada kemampuan sang pemain, bukan pada kontroversi di sekitarnya. Ia melihat potensi besar yang dimiliki Yamal untuk membantu tim.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

Rakitic Minta Yamal Tetap Menikmati Permainan

Rakitic Minta Yamal Tetap Menikmati Permainan

Ekspresi Lamine Yamal usai membobol gawang Villarreal, Sabtu (28/2/2026) (c) AP Photo/Joan Monfort

Rakitic menilai pertandingan besar menuntut kesiapan lebih dari setiap pemain. Ia menekankan pentingnya memperhatikan detail kecil dalam persiapan.

Meski tekanan tinggi tak terhindarkan, ia mengingatkan bahwa pemain tetap harus menikmati setiap momen. Menurutnya, kebahagiaan bermain menjadi bagian penting dari performa di lapangan.

“Kami tahu pertandingan mana yang spesial, dan Anda mempersiapkan setiap detail kecil dengan lebih hati-hati,” ujar Rakitic.

“Jangan pernah lupa untuk menikmati permainan dan merasa bahagia, karena ada banyak tekanan, tetapi jutaan orang ingin berada di posisi Anda. Untuk Lamine, yang perlu kita lakukan adalah membiarkannya menikmati, menari, melakukan halnya, tetapi saya juga ingin melihatnya mengambil tanggung jawab,” lanjut Rakitic.

Pertandingan Selanjutnya
La Liga La Liga | 23 April 2026
Barcelona Barcelona
02:30 WIB
Celta Vigo Celta Vigo

Yamal Dinilai Punya Mentalitas Besar

Yamal Dinilai Punya Mentalitas Besar

Bintang Barcelona, Lamine Yamal saat bermain melawan Levante, 22 Februari 2026. (c) AP Photo/Joan Monfort

Rakitic melihat Yamal sebagai pemain muda yang memiliki ambisi besar dalam kariernya. Ia menilai sang pemain sudah menuntut lebih dari dirinya sendiri meski usianya masih sangat muda.

Ia juga percaya bahwa pertandingan besar seperti ini bisa menjadi ajang perkembangan penting bagi Yamal. Barcelona pun dinilai sangat membutuhkan kontribusinya.

“Biasanya, Anda tidak perlu terlalu banyak memberi tahu pemain muda, tetapi Lamine telah mencapai titik di mana ia menuntut banyak dari dirinya sendiri dan ingin lebih, meskipun ia masih sangat muda,” kata Rakitic.

“Dan inilah pertandingan di mana ia bisa berkembang sangat pesat, dan Barca membutuhkannya lebih dari sebelumnya. Sejak debutnya, ia memiliki aliran permainan itu, mungkin itu kata yang tepat. Saya tidak terlalu modern, saya lebih klasik, tetapi itulah sepak bola saat ini. Hal-hal seperti itu bagian dari permainan, tetapi yang terpenting adalah apa yang terjadi di lapangan setelahnya, dan ia sudah menunjukkannya, kita tidak bisa meminta lebih,” sambung Rakitic.

Peran Pemimpin Dinilai Penting untuk Yamal

Peran Pemimpin Dinilai Penting untuk Yamal

Pemain Barcelona, Marcus Rashford (kiri), merayakan gol bersama Lamine Yamal (kanan) dan Pedri dalam pertandingan La Liga kontra Espanyol, Sabtu (11/4/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Joan Monfort

Selain memuji kemampuan Yamal, Rakitic juga menyoroti pentingnya peran pemimpin dalam tim. Ia menilai pemain muda seperti Yamal membutuhkan sosok panutan di ruang ganti.

Menurutnya, pengalaman dan kepemimpinan senior akan membantu perkembangan pemain muda. Hal ini juga bisa menjaga keseimbangan dalam menghadapi tekanan.

“Saya pikir kata sulit tidak sepenuhnya menggambarkan situasinya, tetapi saya pikir ia akan mendapat manfaat dari kapten seperti Puyol, Rakitic, atau Xavi,” ujar Rakitic.

“Namun itu tidak mudah, karena ketika segalanya tidak berjalan baik, kita akan menyalahkan usianya yang masih muda, dan itu berlaku baik untuk hal positif maupun negatif,” tutup Rakitic.

Sumber: Goal International

Klasemen Liga Champions 2025/2026