
Bola.net - Declan Rice menjadi bintang kemenangan Arsenal atas Real Madrid dengan dua gol tendangan bebas spektakulernya. Namun, gelandang Inggris itu justru lebih memuji kontribusi rekan setimnya, Bukayo Saka, dalam kemenangan 3-0 tersebut, Rabu (09/4/2025) dini hari WIB.
Rice mengaku sangat senang bisa kembali bermain bersama Saka yang baru pulih dari cedera. Duet mereka menjadi salah satu kunci keberhasilan Arsenal mengalahkan raksasa Spanyol itu di Emirates Stadium pada leg pertama perempat final Liga Champions.
Meski unggul tiga gol, Rice mengingatkan bahwa pertandingan di markas Real Madrid akan menjadi tantangan berbeda. Simak reaksi lengkap Rice berikut analisis pertandingan yang membuat fans Arsenal berdecak kagum.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Rice Puji Peran Penting Saka
Rice menyebut kepulangan Saka dari cedera sebagai angin segar bagi Arsenal. Ia mengapresiasi kerja keras Saka selama tiga bulan menjalani pemulihan.
Gelandang Inggris itu juga memuji mentalitas Saka yang selalu lapar akan pertandingan. Menurut Rice, semangat Saka sangat dibutuhkan Arsenal di sisa musim ini.
"Luar biasa bisa bermain bersamanya lagi," kata Rice kepada Prime Video.
"Respon fans saat dia kembali melawan Fulham sangat luar biasa. Dia bekerja keras selama tiga bulan pemulihan."
Mentalitas Juara Saka
Rice mengungkap betapa Saka sangat sedih ketika harus absen karena cedera. Pemain muda itu dinilai memiliki hasrat besar untuk selalu tampil membela Arsenal.
Di usianya yang masih muda, Saka sudah menunjukkan kedewasaan sebagai pemain penting tim. Rice yakin Saka akan menjadi penentu di sisa musim ini.
"Kamu bisa lihat betapa sedihnya dia saat cedera," jelas Rice.
"Dia sudah bermain banyak pertandingan di usia muda. Rasa laparnya untuk bermain sangat terasa."
Keputusan Berani Rice Saat Free Kick
Rice mengaku melawan saran staf pelatih saat memilih menembak langsung free kick. Padahal awalnya tim berencana untuk mengumpan silang bola ke kotak penalti.
Keputusan berisiko itu berbuah manis dengan dua gol spektakuler. Rice mengungkap bahwa ia hanya mengikuti instingnya saat itu.
"Saya memilih untuk menembak alih-alih umpan silang. Saya hanya mengikuti perasaan saya dan yakin bisa mencetak gol," ungkap Rice.
Peringatan Arteta untuk Tim
Rice mengungkap bahwa Arteta langsung mengingatkan tim untuk tetap fokus. Kemenangan 3-0 tidak boleh membuat Arsenal lengah di leg kedua nanti.
Pelatih asal Spanyol itu menyebut kualitas individu pemain Madrid tetap berbahaya. Rice dan kawan-kawan diminta untuk tampil sama agresifnya di Bernabeu.
"Manajer bilang meski unggul 3-0, kualitas individu mereka menakutkan," kata Rice.
"Bernabeu adalah Bernabeu, hal-hal spesial sering terjadi di sana untuk mereka."
Target Arsenal di Leg Kedua
Rice menegaskan Arsenal tidak akan sekadar bertahan di Bernabeu. Timnya akan tetap bermain ofensif untuk memastikan tiket semifinal.
Gelandang berusia 25 tahun itu ingin menciptakan sejarah dengan membawa Arsenal lolos. Kemenangan atas Madrid menjadi bukti perkembangan pesat The Gunners.
"Kami siap ke sana dan memberikan segalanya," tegas Rice.
"Kami punya keunggulan 3-0 tapi tidak akan cuma bertahan. Rencana permainan kami tetap sama, menyerang!" tutupnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 12:08Jalan Buntu MU untuk Dapatkan Mateus Fernandes
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 11:45Newcastle Ogah Jual Lewis Hall ke MU, Tapi....
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 12:08Jalan Buntu MU untuk Dapatkan Mateus Fernandes
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 11:45Newcastle Ogah Jual Lewis Hall ke MU, Tapi....
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 12:01Kondisi Terkini Rumah Silmy Karim yang Disegel KPK
-
Liputan6 5 Juni 2026 11:10Draf RUU Polri: Usia Pensiun Kapolri Diusulkan Jadi 63 Tahun
-
Liputan6 5 Juni 2026 10:54
Yusril: Jangan Ada yang Hambat KPK di Kasus Silmy Karim
MOST VIEWED
Tim Terbaik Liga Champions 2025/2026: PSG Dominasi dengan 5 Pemain, Arsenal Sumbang 3
Penilaian Pedas: Arsenal Belum Masuk Level PSG, Bayern Munchen, dan Barcelona
Main 120 Menit di Final Liga Champions, William Saliba Kini Terancam Absen di Piala Dunia
Bukan Trofi Liga Champions, Marquinhos Sebut Pelukan untuk Gabriel sebagai Momen Terbaiknya
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7817499/original/052719500_1780635701-1001338332.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/7815724/original/084650300_1780633514-20260604-prabowo-keras-ultimatum-mitra-sppg-nakal-minta-cepat-cepat-tobat-biar-selamat-f34179.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7807298/original/099302700_1780623900-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7172419/original/018823900_1779964521-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5385582/original/051824400_1760936690-Jenderal_Listyo_Sigit_Prabowo.jpeg)
