
Bola.net - Pelatih Borussia Dortmund, Jurgen Klopp kehilangan kata-kata untuk menggambarkan kemenangan dramatis timnya atas Malaga yang membawa Die Borussen ke semifinal Liga Champions.
Dortmund di ambang tersingkir kala tim tamu unggul 2-1 di Signal Iduna Park dengan laga tersisa delapan menit. Namun di masa injury time, mereka mencetak dua gol dramatis untuk bangkit menang 3-2 dan memastikan diri ke babak empat besar. Euforia yang menjangkiti tuan rumah pun menyerang Klopp.
"Saya tak bisa menjelaskannya. Namun saya jadi saksinya. Semua orang nyaris mengalami serangan jantung! Seperti inilah seharusnya sepakbola, inilah aspek positif sepakbola. Tentu saja, di sisi lain saya merasa menyesal untuk Malaga - mereka sudah memberikan segalanya," tutur pelatih 45 tahun itu pada Sky Sport.
Klopp mengakui timnya memang tampil buruk nyaris sepanjang pertandingan, namun ia menyebut mental juara pemainnya sudah menjadi kunci kemenangan. "Untuk kali pertama tahun ini kami menunjukkan mental baja. Anda harus mengakui jika kami layak lolos," pungkasnya. [initial]
Dortmund di ambang tersingkir kala tim tamu unggul 2-1 di Signal Iduna Park dengan laga tersisa delapan menit. Namun di masa injury time, mereka mencetak dua gol dramatis untuk bangkit menang 3-2 dan memastikan diri ke babak empat besar. Euforia yang menjangkiti tuan rumah pun menyerang Klopp.
"Saya tak bisa menjelaskannya. Namun saya jadi saksinya. Semua orang nyaris mengalami serangan jantung! Seperti inilah seharusnya sepakbola, inilah aspek positif sepakbola. Tentu saja, di sisi lain saya merasa menyesal untuk Malaga - mereka sudah memberikan segalanya," tutur pelatih 45 tahun itu pada Sky Sport.
Klopp mengakui timnya memang tampil buruk nyaris sepanjang pertandingan, namun ia menyebut mental juara pemainnya sudah menjadi kunci kemenangan. "Untuk kali pertama tahun ini kami menunjukkan mental baja. Anda harus mengakui jika kami layak lolos," pungkasnya. [initial]
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 30 Desember 2025 23:43Tanpa Galacticos, Penuh Trofi: Mengapa 2025 Jadi Tahun Paling Bersejarah PSG
-
Liga Spanyol 30 Desember 2025 15:36Rapor Paruh Musim Barcelona: Siapa Bersinar, Siapa Tenggelam?
-
Liga Eropa Lain 29 Desember 2025 00:59Globe Soccer Awards 2025: Dembele Sabet Penghargaan Pemain Terbaik
-
Liga Italia 27 Desember 2025 01:25Juventus Masih Bisa Apa Musim Ini? Target Realistis di Tengah Perubahan
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 11 Januari 2026 05:47 -
Liga Inggris 11 Januari 2026 05:28 -
Bola Dunia Lainnya 11 Januari 2026 04:33 -
Liga Italia 11 Januari 2026 02:45 -
Liga Spanyol 11 Januari 2026 02:00 -
Liga Inggris 11 Januari 2026 01:49
HIGHLIGHT
- 3 Pemain yang Bisa Cabut dari Arsenal pada Bursa T...
- 6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jend...
- 6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
- 4 Pelatih yang Bisa Diboyong Chelsea jika Enzo Mar...
- 10 Pemain dengan Gaji Termahal di Piala Afrika 202...
- 4 Opsi Transfer Darurat Manchester United Usai Bru...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469153/original/002103800_1768069171-Juara_D_Academy_7_Tasya.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4565133/original/042559100_1693974529-Screenshot_20230906_103932_WhatsApp.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469147/original/050846600_1768066223-Rakernas_PDIP__2_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469146/original/021352500_1768065797-Kampung_mati_akibat_banjir_bandang_di_Tapanuli_Selatan.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469145/original/035029800_1768065250-Gempa_Bali.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469123/original/055074300_1768062401-Gempa_guncang_Talaud_Sulut.png)
