FOLLOW US:


Kritik Mourinho: Harry Kane 'Hilang' di Final Liga Champions

02-06-2019 20:45

 | Asad Arifin

Kritik Mourinho: Harry Kane 'Hilang' di Final Liga Champions
Virgil Van Dijk berduel dengan Harry Kane. © AP

Bola.net - Mantan manajer Manchester United, Jose Mourinho mengkritik performa Harry Kane pada final Liga Champions musim 2018/19. Menurutnya, bomber Tottenham tersebut seolah 'menghilang' sepanjang laga berjalan.

Harry Kane sempat diragukan bisa bermain di final Liga Champions saat Tottenham berjumpa Liverpool, Minggu (2/6/2019) dini hari WIB. Kane awalnya masih dalam kondisi cedera saat Spurs memastikan lolos ke final.

Namun, penyerang berusia 25 tahun tersebut mampu sembuh tepat waktu dan bermain di laga final. Kane bermain penuh selama 90 menit saat Spurs harus mengakui kemenangan Liverpool dengan skor 2-0 lewat gol Mohamed Salah dan Divock Origi.

"Faktanya adalah bahwa Tottenham punya 61 persen penguasaan bola tetapi tidak mampu melakukan tendangan tepat sasaran. Mereka membuat kesalahan umpan, permainan mereka tidak saling terhubung," ucap Mourinho pada beIN Sports.

Harry Kane memang tidak bermain apik di laga final. Bahkan, Squawka memberi nilai 4 untuk performa kapten Spurs tersebut. Nilai itu jadi yang paling rendah jika dibandingkan dengan para pemain Spurs lainnya.

Simak komentar lengkap dari Mourinho di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 1

Tidak Seperti Biasanya

Jose Mourinho menilai Harry Kane tidak tampil seperti apa yang bisa dia lakukan. Bomber andalan timnas Inggris tersebut tidak terlalu sering turun untuk menjemput bola. Harry Kane juga sangat jarak bergerak ke sisi sayap untuk membuka ruang.

Kondisi tersebut membuat pergerakan Harry Kane mampu dimatikan dengan mudah oleh para pemain belakang Liverpool. Virgil van Dijk dengan gemilang mampu membatasi ruang gerak Harry Kane.

"Harry Kane disembunyikan sepanjang laga. Dia biasanya turun ke tengah dan kembali. Terkadang dia juga datang dari sisi lapangan, biasanya dia adalah pemain yang menghubungkan tim," papar pria asal Portugal tersebut.

"Harry Kane menerima bola dari satu sisi sayap, dia kemudian masuk di antara garis, dia berbalik, bermain dengan bek sayap di sisi lain. Tapi, tidak ada dinamika yang terjadi di laga ini," tegas Mourinho.

Harry Kane mencetak 24 gol sepanjang musim 2018/19 ini. Jumlah tersebut adalah yang paling rendah dalam lima musim terakhir. Catatan gol Kane turun karena pada musim ini dia beberapa kali harus absen karena cedera.