
Bola.net - Keajaiban nyata terjadi di Stadion San Siro saat laga penentu Inter vs Bodo/Glimt berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan tim tamu. Hasil ini memastikan langkah wakil Norwegia tersebut melaju ke babak 16 besar Liga Champions untuk pertama kalinya sepanjang sejarah klub.
Kemenangan tipis di Milan melengkapi dominasi tim asuhan Kjetil Knutsen yang unggul agregat telak 5-2 atas sang raksasa Italia. Meskipun bermain di bawah tekanan suporter tuan rumah, tim berjuluk Den Gule Horde itu tampil sangat efektif dalam memanfaatkan peluang.
Laga Inter vs Bodo/Glimt ini membuktikan bahwa determinasi kolektif mampu meruntuhkan dominasi finansial klub besar Eropa. Inter Milan harus rela mengubur impian mereka di kompetisi kasta tertinggi Benua Biru musim ini setelah gagal membalikkan keadaan.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Perlawanan Sengit di San Siro

Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi di mana Inter berusaha keras mengejar ketertinggalan agregat sejak menit awal. Akan tetapi, pertahanan rapat Bodo/Glimt membuat lini serang Nerazzurri frustrasi hingga babak pertama berakhir tanpa gol.
Pelatih Kjetil Knutsen mengakui bahwa anak asuhnya sempat merasa gugup menghadapi atmosfer stadion yang begitu megah. "Saya pikir jelas bahwa kami tampak sedikit takut dan cemas di babak pertama," ungkap Knutsen dalam wawancara pascapertandingan.
Momentum Kebangkitan Babak Kedua

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-58 lewat aksi cemerlang Jens Petter Hauge yang membawa tim tamu memimpin satu gol. Publik San Siro semakin terdiam ketika Hakon Evjen menggandakan keunggulan pada menit ke-72.
Knutsen memuji mentalitas para pemainnya yang tetap tenang meski berada dalam tekanan hebat dari pemain bintang Inter. "Gol yang kami cetak untuk menjadikannya 2-0 benar-benar fantastis," tambah pelatih yang telah membawa transformasi besar bagi klub tersebut.
Sejarah Baru Sepak Bola Norwegia

Inter sempat mendapatkan napas buatan lewat gol balasan Alessandro Bastoni pada menit ke-76 untuk memperkecil kedudukan. Namun, skor tetap bertahan hingga peluit panjang dan memastikan Bodo/Glimt melangkah ke fase gugur dengan kepala tegak.
Keberhasilan ini dianggap sebagai pencapaian tertinggi dalam sejarah klub maupun sepak bola Norwegia secara umum di kancah modern. Sebaliknya, ini merupakan malam yang kelam bagi Inter Milan.
"Ini adalah malam yang luar biasa bagi klub, para penggemar, dan sepak bola Norwegia," tutup Knutsen dengan penuh emosional.
Sumber: UEFA.com
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Andai Saja Inter Milan Mampu Memecah Kebuntuan Lebih Awal
- Kandasnya Perlawanan Inter Milan
- Akanji Jadi Titik Lemah, Hauge Tunjukkan Kelasnya
- Man of the Match Leverkusen vs Olympiakos: Alejandro Grimaldo
- Man of the Match Inter vs Bodo/Glimt: Jens Petter Hauge
- Hasil Leverkusen vs Olympiakos: Die Werkself Siap Jumpa Arsenal atau Bayern
- Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
- Prediksi Juventus vs Galatasaray 26 Februari 2026
- Prediksi PSG vs Monaco 26 Februari 2026
- Prediksi Real Madrid vs Benfica 26 Februari 2026
- Prediksi Atalanta vs Dortmund 26 Februari 2026
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 25 Agustus 2026 09:59Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
-
Liga Italia 23 Agustus 2026 19:00Peringatan Inter Milan untuk Barcelona: Lautaro Martinez Tidak Dijual, Titik!
-
Liga Italia 23 Agustus 2026 01:32Man of the Match Inter vs Monza: Pio Esposito
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 26 Agustus 2026 15:00Manchester United Siapkan Tawaran Rp1,03 Triliun untuk Eduardo Camavinga
-
Liga Inggris 26 Agustus 2026 14:00Chelsea Sudah Siapkan Pengganti Enzo Fernandez, Nilainya Capai 90 Juta Pounds
-
Liga Spanyol 26 Agustus 2026 13:17Tak Ada Darurat Lini Depan di Barcelona
-
Liga Inggris 26 Agustus 2026 13:01Carlos Baleba Resmi Gabung Manchester United, Wayne Rooney Yakin Dampaknya Besar
-
Liga Spanyol 26 Agustus 2026 12:40Barcelona Masih Butuh Bek Tengah Kidal? Ini 3 Kandidat Potensialnya
-
Liga Italia 26 Agustus 2026 12:19AC Milan: Struktur 3-4-2-1 Jadi Fondasi, Pressing Tinggi Jadi Senjata
BERITA LAINNYA
-
champions 13 Agustus 2026 08:16Desire Doue Bidik Semua Trofi usai Bawa PSG Juara Piala Super Eropa
-
champions 13 Agustus 2026 06:35PSG Jadi Tim Ketiga yang Mampu Pertahankan Gelar Piala Super Eropa
-
champions 13 Agustus 2026 04:58Selamat! PSG Juara Piala Super Eropa 2026
SOROT
-
Liputan6 26 Agustus 2026 14:35Prabowo Ungkap Alasan Baru Hadir di NTT
-
Liputan6 26 Agustus 2026 14:09Kasus Kematian Dokter Icha, 3 Anggota DPRD TTU Jadi Tersangka
-
Liputan6 26 Agustus 2026 13:53Budi Arie Buka Suara Usai Viral Ucapan Pemilu Dipercepat Sebelum 2029
-
Liputan6 26 Agustus 2026 13:36Demo 27 Agustus di DPR, AMPB Bakal Bawa 2 Tuntutan Ini
-
Liputan6 26 Agustus 2026 13:35Prabowo Terima Laporan Gempa NTT, Ribuan Guncangan sampai Korban
-
Liputan6 26 Agustus 2026 13:21Banjir Bandang Terjang Parigi Moutong, Jalur Trans Sulawesi Lumpuh
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333056/original/073280700_1787729643-Screenshot_20260826_131354_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333055/original/030187300_1787729635-352711.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333015/original/042033900_1787727789-Screenshot_2026-08-26_135150.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332989/original/096418000_1787726563-1000847197.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327405/original/051904200_1787108386-ntt7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332971/original/077742400_1787725683-1057356.jpg)
