Masa Depan Julian Alvarez Bisa Ditentukan Liga Champions: Atletico atau Pindah?

Masa Depan Julian Alvarez Bisa Ditentukan Liga Champions: Atletico atau Pindah?
Pemain Atletico Madrid, Julian Alvarez, merayakan gol ketiga timnya dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Tottenham Hotspur, Rabu (11/3/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Jose Breton

Bola.net - Julian Alvarez menjalani perjalanan unik sejak bergabung dengan Atletico Madrid pada musim panas 2024. Striker asal Argentina itu menjadi pusat proyek Diego Simeone setelah meninggalkan Manchester City.

Keputusan tersebut tidak datang dengan mudah, karena Alvarez menjadi incaran banyak klub besar Eropa. Namun, pendekatan intens dari Simeone dan rekan setimnya membuat sang pemain akhirnya memilih Atletico.

Kini, masa depan Alvarez kembali menjadi sorotan. Performa di Liga Champions disebut-sebut bisa menjadi faktor utama dalam menentukan langkah selanjutnya.

Dengan spekulasi transfer yang terus berkembang, setiap penampilan Alvarez di kompetisi elite Eropa menjadi semakin penting. Atletico pun berada di titik krusial dalam menjaga aset berharganya.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

Perjalanan Karier dan Awal Ketertarikan Atletico

Perjalanan Karier dan Awal Ketertarikan Atletico

Momen selebrasi Julian Alvarez dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Atletico vs Tottenham di Estadio Metropolitano, 11 Maret 2026 (c) AP Photo/Jose Breton

Alvarez tumbuh di Calchin, sebuah kota kecil di Argentina dengan populasi sekitar 3.000 orang. Sejak kecil, ia sudah dikenal dengan julukan "La Aranita" karena kelincahannya di lapangan.

Bakatnya mulai terlihat saat bergabung dengan River Plate pada usia muda. Ia langsung mencuri perhatian setelah mencetak enam gol dalam satu pertandingan Copa Libertadores melawan Alianza Lima.

Performa impresif itu membuka jalan menuju Eropa. Pada Januari 2022, Alvarez bergabung dengan Manchester City dan langsung meraih kesuksesan, termasuk menjuarai Liga Champions di musim debutnya.

Ketertarikan Atletico Madrid muncul pada 2024, dengan Simeone secara aktif membujuknya. Serangkaian panggilan dari pemain seperti Rodrigo De Paul dan Antoine Griezmann menjadi bagian dari pendekatan intens tersebut.

Pertandingan Selanjutnya
La Liga La Liga | 23 April 2026
Barcelona Barcelona
02:30 WIB
Celta Vigo Celta Vigo

Alasan Memilih Atletico Madrid

Alasan Memilih Atletico Madrid

Penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez saat tampil di Liga Champions melawan Eintracht Frankfurt, 30 September 2025 lalu. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Diego Simeone menawarkan proyek yang menempatkan Alvarez sebagai pusat permainan. Hal ini menjadi daya tarik utama dibandingkan tawaran klub lain seperti Paris Saint-Germain (PSG).

Alvarez mengaku ingin merasa dibutuhkan dalam sebuah tim. Simeone meyakinkannya bahwa ia akan memiliki ruang untuk berkembang menjadi versi terbaiknya.

Faktor budaya juga berperan penting dalam keputusan tersebut. Kehadiran pemain Argentina lain serta lingkungan berbahasa Spanyol membuatnya merasa lebih nyaman dibandingkan di Inggris atau Prancis.

Pada akhirnya, Atletico resmi merekrut Alvarez dengan nilai 95 juta euro. Ia menandatangani kontrak berdurasi enam tahun sebagai bagian dari proyek jangka panjang klub.

Statistik Alvarez: Konsisten tapi Belum Maksimal

Statistik Alvarez: Konsisten tapi Belum Maksimal

Julian Alvarez mengeksekusi penalti dalam laga Liga Champions antara Club Brugge vs Atletico Madrid, Kamis (19/2/2026). (c) AP Photo/Omar Havana

Dalam dua musim bersama Atletico, Alvarez mencatatkan 102 penampilan dan mencetak 47 gol. Angka ini menunjukkan kontribusi signifikan, meski belum sepenuhnya konsisten.

Di La Liga musim ini, performanya relatif menurun. Ia hanya mencetak delapan gol dari 29 pertandingan, dengan satu gol saja sepanjang tahun 2026.

Sempat mengalami paceklik gol selama 14 pertandingan liga, Alvarez baru kembali mencetak gol pada akhir Februari. Situasi ini menimbulkan pertanyaan tentang efektivitasnya di kompetisi domestik.

Namun, performanya di Liga Champions justru sangat berbeda. Ia berhasil mencetak sembilan gol dalam 12 pertandingan, menjadikannya salah satu pemain paling berbahaya di kompetisi tersebut.

Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan

Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan

Julian Alvarez merayakan gol pembuka timnya dalam laga leg pertama perempat final Liga Champions antara Barcelona vs Atletico Madrid di Camp Nou, April 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Penampilan Alvarez di Liga Champions semakin memperkuat reputasinya. Dalam laga melawan Barcelona, ia tampil luar biasa dengan menciptakan assist dan mencetak gol dari tendangan bebas.

Penampilan tersebut membuat klub besar seperti Barcelona mulai menunjukkan ketertarikan. Mereka melihat Alvarez sebagai pengganti potensial untuk lini serang di masa depan.

Meski memiliki klausul rilis sebesar 500 juta euro, Atletico diperkirakan hanya akan mempertimbangkan tawaran di atas 100 juta euro. Nilai ini menjadi tantangan bagi klub peminat.

Keputusan akhir kemungkinan besar bergantung pada perjalanan Atletico di Liga Champions. Jika sukses melaju jauh, Alvarez bisa bertahan, namun kegagalan bisa membuka peluang untuk hengkang.

Sumber: BBC

Klasemen Liga Champions 2025/2026