
Bola.net - Musim ini menjadi panggung pahit bagi wakil Italia di Liga Champions. Satu per satu, mereka tersandung saat publik berharap Serie A kembali menunjukkan taringnya di Eropa.
Kegagalan demi kegagalan itu bukan sekadar hasil buruk biasa. Ada pola yang mulai mengkhawatirkan dan memunculkan pertanyaan tentang daya saing klub-klub Italia.
Ironisnya, tim-tim yang tampil melempem justru berstatus unggulan di kompetisi domestik. Dari juara bertahan hingga pemuncak klasemen, semuanya tak mampu berbicara banyak.
Apakah ini hanya anomali satu musim atau pertanda kualitas Serie A memang sedang menurun. Fakta-fakta di bawah ini memberi gambaran yang sulit diabaikan.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Napoli Tersingkir Cepat, Status Juara Tak Berarti di Eropa

Juara Scudetto musim lalu, Napoli, datang ke Liga Champions dengan ekspektasi tinggi. Namun perjalanan mereka justru terhenti lebih cepat dari yang diprediksi banyak pihak.
Napoli gagal melewati fase penyisihan grup setelah tampil inkonsisten sepanjang fase tersebut. Lini pertahanan yang rapuh dan efektivitas serangan yang menurun menjadi masalah utama.
Kegagalan ini terasa kontras mengingat dominasi mereka di Serie A musim lalu. Status juara domestik ternyata tak cukup untuk menjamin ketangguhan di level Eropa.
Tersingkirnya Napoli di fase awal mempertegas bahwa jarak antara kompetisi domestik dan Liga Champions masih terasa lebar. Hal ini memunculkan pertanyaan serius terkait berbagai aspek khususnya di atas lapangan.
Inter Milan Didominasi Bodo/Glimt, Tanda Bahaya yang Nyata

Situasi tak kalah memprihatinkan dialami Inter Milan. Pemuncak klasemen sementara Serie A itu justru terlihat kewalahan saat menghadapi Bodo/Glimt.
Dalam dua leg, Inter gagal menunjukkan nama besarnya. Di leg pertama di Norwegia mereka dibekuk 3-1 dan di leg kedua di Italia mereka dijegal dengan skor 1-2.
Dominasi Bodo/Glimt atas Inter menjadi sorotan besar karena perbedaan reputasi dan pengalaman Eropa kedua tim. Secara historis dan finansial, Inter jelas lebih unggul.
Fakta bahwa pemimpin klasemen Serie A bisa didikte oleh klub Norwegia memperlihatkan adanya celah kualitas. Ini bukan sekadar kekalahan, melainkan gambaran betapa kerasnya persaingan Eropa bagi wakil Italia musim ini.
Atalanta dan Juventus Terpuruk di Playoff

Dua wakil lain, Atalanta dan Juventus, juga tak mampu menjaga reputasi Serie A. Keduanya kalah di leg pertama playoff dengan selisih dua gol atau lebih.
Juventus dibekuk Galatasaray dengan skor 2-5 sementara Atalanta dikalahkan Borussia Dortmund 0-2. Hasil tersebut membuat posisi mereka berada di ambang eliminasi.
Atalanta yang dikenal agresif justru tumpul di lini depan dan rapuh saat transisi bertahan. Sementara Juventus kembali menunjukkan inkonsistensi yang menjadi masalah mereka dalam beberapa musim terakhir.
Kekalahan dengan margin besar di fase krusial memperlihatkan bahwa wakil Italia belum cukup kompetitif. Situasi ini semakin mempertegas kesenjangan performa antara Serie A dan level tertinggi Eropa musim ini.
15 Tahun Tanpa Trofi, Rekam Jejak yang Sulit Dibantah

Catatan paling mencolok adalah fakta bahwa klub Italia belum lagi menjuarai Liga Champions sejak musim 2009-10. Saat itu, Inter Milan menjadi yang terakhir mengangkat trofi.
Sudah lebih dari satu dekade berlalu tanpa wakil Serie A berdiri di puncak Eropa. Inter memang sempat mencapai final (2022/23 & 2024/25), plus Juventus (2014/15 & 2016/17), tetapi selalu gagal menyelesaikan misi.
Dalam periode yang sama, klub-klub dari Inggris dan Spanyol jauh lebih konsisten meraih gelar. Dominasi mereka memperlihatkan stabilitas finansial dan kedalaman skuad yang sulit disaingi.
Rangkaian kegagalan musim ini seakan memperpanjang tren negatif tersebut. Pertanyaannya kini bukan hanya soal hasil, tetapi apakah Serie A benar-benar sedang kehilangan daya saingnya di panggung terbesar Eropa.
Klasemen Liga Champions
Baca Juga:
- Napoli dan Inter Sudah, Juventus dan Atalanta Menyusul Out dari Liga Champions?
- Pembelaan Gianluca Prestianni: Vinicius Junior Lebih Dulu Meledek Saya 'Kerdil'
- Atletico Madrid ke 16 Besar UCL: Hattrick Sorloth, Ketangguhan Mental, dan Dampak Pergantian Pemain
- Juventus vs Galatasaray: Hanya Kenan Yildiz yang Bisa Diandalkan
- Nick Woltemade si Pemain Unik: Rajin Cetak Gol, Lalu Paceklik, dan Sekarang Jadi Gelandang
- Dulu Dibuang Milan, Sekarang Jadi Jagoan UCL: Kisah Jens Petter Hauge
- Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 25-26 Februari 2026
- Jelang Juventus vs Galatasaray, Di Gregorio Dapat Ancaman Serius Dari Juventini
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 26 Agustus 2026 18:44AC Milan Bisa Meledak Bersama Ruben Amorim: Bukan Pelatih Biasa!
-
Liga Inggris 26 Agustus 2026 15:00Manchester United Siapkan Tawaran Rp1,03 Triliun untuk Eduardo Camavinga
-
Liga Inggris 26 Agustus 2026 14:00Chelsea Sudah Siapkan Pengganti Enzo Fernandez, Nilainya Capai 90 Juta Pounds
-
Liga Inggris 26 Agustus 2026 13:01Carlos Baleba Resmi Gabung Manchester United, Wayne Rooney Yakin Dampaknya Besar
-
Liga Italia 26 Agustus 2026 12:19AC Milan: Struktur 3-4-2-1 Jadi Fondasi, Pressing Tinggi Jadi Senjata
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 26 Agustus 2026 23:34Link Siaran Streaming Real Madrid vs Sociedad - 27 Agustus 2026
BERITA LAINNYA
-
champions 13 Agustus 2026 08:16Desire Doue Bidik Semua Trofi usai Bawa PSG Juara Piala Super Eropa
-
champions 13 Agustus 2026 06:35PSG Jadi Tim Ketiga yang Mampu Pertahankan Gelar Piala Super Eropa
-
champions 13 Agustus 2026 04:58Selamat! PSG Juara Piala Super Eropa 2026
SOROT
-
Liputan6 26 Agustus 2026 23:20Rem Blong, Truk Terjun ke Jurang Palabuhanratu
-
Liputan6 26 Agustus 2026 23:19Baru 3 Bulan Menikah, Istri Dibunuh Suami
-
Liputan6 26 Agustus 2026 22:46Alasan Staf Khusus Raja Juli Antoni Mangkir Pemeriksaan KPK
-
Liputan6 26 Agustus 2026 22:16Ditahan KPK, Gatot Heroe Diduga Terima Suap Rp 3,25 Miliar
-
Liputan6 26 Agustus 2026 21:41Rumah di Pluit Kebakaran
-
Liputan6 26 Agustus 2026 20:24Rabu Malam, Massa Mulai Padati DPR dan Bikin Posko
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333450/original/034824200_1787761245-437597.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333413/original/057415000_1787754659-1001040623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333446/original/054582200_1787759207-1000435163.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333443/original/074340000_1787757372-IMG-20260826-WA0230.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5256535/original/073242500_1750241429-kebakaran5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333387/original/081299000_1787750999-85650.jpg)
