Perkara Tweet Soal Real Madrid, Mo Salah Jadi Kena Kritik Eks Liverpool

Yaumil Azis | 5 Mei 2022 19:09
Mohamed Salah mencoba melewati Geronimo Rulli di laga Villarreal vs Liverpool, Liga Champions 2021/22 (c) AP Photo

Bola.net - Penyerang Liverpool, Mohamed Salah, menunjukkan reaksi setelah Real Madrid dipastikan melaju ke babak final usai mengalahkan Manchester City. Tindakannya tidak membuat terkesan eks the Reds, Dietmar Hamann.

Real Madrid dipastikan melaju ke babak final setelah memenangkan laga leg kedua kontra Manchester City di Santiago Bernabeu hari Kamis (5/5/2022). Duel antara kedua raksasa Eropa ini berakhir dengan agregat 6-5.

Mereka akan bertemu dengan Liverpool yang mencapai babak final lebih dulu setelah menyingkirkan perwakilan Spanyol lainnya, Villarreal. Mereka menang dengan agregat skor meyakinkan, 5-2.

Keduanya bakal dipertemukan dalam laga final yang digelar di Stade de France akhir bulan Mei. Ini membuka kenangan publik soal final Liga Champions yang mempertemukan dua klub ini pada tahun 2018 lalu.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Dendam yang Harus Dibalas

Pertandingan itu sendiri berlangsung dengan dramatis. Mo Salah tak bisa menyelesaikan pertandingan karena cedera. Lalu, dua blunder fatal dari Loris Karius membantu Real Madrid menang dengan skor 3-1.

Bagi Mo Salah, duel melawan Real Madrid belum selesai. Pemain asal Mesir tersebut sangat menantikan pertandingan final ini, dan menunjukkan reaksinya melalui media sosial Twitter ketika Real Madrid dipastikan lolos ke final.

"Ada dendam yang harus terbalas," tulis Mo Salah singkat setelah Real Madrid dipastikan menang dalam duel melawan Manchester City, disertai beberapa foto dirinya melakukan selebrasi bersama pemain Liverpool.

Sampai tulisan ini ditulis, unggahan Mo Salah di-retweet sebanyak lebih dari 45 ribu kali dan disukai oleh 359 ribu pengguna Twitter. Beragam reaksi pun bermunculan karena unggahan tersebut.

2 dari 2 halaman

Ditanggapi Negatif oleh Hamann

Reaksi negatif datang dari Hamann, yang membantu the Reds menjuarai Liga Champions pada tahun 2005 lalu. Ia tidak menduga Mo Salah akan berbicara dan sebenarnya berharap sang pemain menutup mulutnya hingga laga final digelar.

"Saya melihat Tweet itu dan harus mengatakan tidak menyukainya. Apa yang terjadi sangat disayangkan, saya tidak yakin [Sergio] Ramos berniat melukainya," ujarnya kepada Sky Sports.

Untuk memperjelas, Hamann menyinggung soal momen yang membuat Mo Salah cedera di pertandingan tahun 2018 lalu. Ramos mengempit tangan Mo Salah di tubuhnya, kemudian terjatuh dan membuat sang penyerang cedera di bahunya.

"Saya lebih suka ketika pemain tetap diam, mereka bisa berbicara setelah pertandingan," lanjut Hamann.

"Tapi saya paham dari mana datangnya. Dia berkata sebelum pertandingan bahwa dia lebih ingin menghadapi Madrid, dia mendapatkannya sekarang jadi mari berharap kepalanya tetap dingin," pungkas Hamann.

(Sky Sports)

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR