Real Madrid Hampir Putus Asa Ketika Manchester City Mencetak Gol

Yaumil Azis | 5 Mei 2022 18:02
Skuat Real Madrid saat berhadapan dengan Manchester City, Kamis (5/5/2022) (c) AP Photo

Bola.net - Real Madrid sempat berada di ujung tanduk ketika bertemu Manchester City dalam laga leg kedua babak semifinal Liga Champions hari Kamis (5/5/2022). Namun pada akhirnya, Los Merengues keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1.

Klub besutan Carlo Ancelotti itu menghadapi Manchester City di Santiago Bernabeu dengan modal yang buruk. Pada leg pertama di Etihad Stadium pekan lalu, mereka kalah dengan skor tipis 3-4.

Situasinya semakin memburuk setelah pemain Manchester City, Riyad Mahrez, mencetak gol pada menit ke-72. Itu membuat selisih agregat skor bertambah jadi dua gol dan menghadapkan Real Madrid pada jurang ketersingkiran.

Kejutan hadir ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir. Dua gol dari Rodrygo membuat pertandingan harus berlanjut ke extra time. Lalu, eksekusi penalti Karim Benzema membuat Madrid menang dengan skor 3-1.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Seperti Kalah

Mengejar selisih dua gol dalam agregat skor melawan klub sekuat Manchester City tentu bukan perkara mudah, tetapi Real Madrid berhasil melakukannya. Sekali lagi, mereka berhasil terhindar dari maut.

Ya, ini bukan kali pertama Real Madrid melakukan ini. Dalam dua fase sebelumnya, mereka bertemu klub papan atas Eropa seperti PSG dan Chelsea. Dua fase itu bisa dilewati meski Los Merengues sempat tertinggal.

Dan dalam setiap momen ketertinggalan, selalu terbesit pemikiran bahwa Real Madrid bakal tersingkir. Bukan cuma dari publik, tapi juga pemainnya sendiri. Sang gelandang, Federico Valverde, mengakui ketakutan itu sempat hadir.

"Ketika City mencetak gol, semuanya terasa datar dan seperti kalah. Ketika gol datang, kami merasa bakal memenangkannya," ujar Valverde dikutip situs resmi klub.

2 dari 2 halaman

Tidak Lebih Berat dari Chelsea, Tapi...

Bagi Valverde sendiri, pertandingan melawan Manchester City tidak seberat waktu menghadapi Chelsea. Pertandingan ini bisa dilalui karena Real Madrid tiba dengan semangat juang yang tinggi.

"Kami telah menghadapi beberapa lawan yang sangat baik. Pertandingan terberat buat saya adalah saat menghadapi Chelsea, mereka sangat mengandalkan fisik. Hari ini juga berat tapi kami sedang bersemangat."

"Kami memiliki kesempatan untuk mengejar dan meraih sesuatu yang spesial, [final] ini akan menjadi yang pertama buat saya. Saya merasa senang buat tim dan juga keluarga," pungkasnya.

Dengan kemenangan ini, Real Madrid berhak melaju ke babak final dan menghadapi Liverpool yang lolos usai memaksa Villarreal bertekuk lutut. Laga final sendiri digelar pada tanggal 29 Mei 2022 di Stade de France.

(Real Madrid CF)

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR