
Bola.net - Pelatih CSKA Moscow Leonid Slutski mengakui ketangguhan AS Roma usai timnya kalah telak pada matchday 1 Grup E Liga Champions 2014/15, Kamis (18/9). Di Olimpico, CSKA dicabik-cabik Pasukan Serigala 1-5.
"Roma sangat kuat. Laga ini menunjukkan dengan jelas kalau kami belum berada di level yang sama," kata Slutski seperti dilansir situs resmi UEFA.
Di babak pertama, CSKA sudah tertinggal 0-4 melalui gol Juan Manuel Iturbe, Maicon dan brace Gervinho. Setelah jeda, CSKA semakin menderita dengan own goal Sergei Ignashevitch. Tembakan Ahmed Musa pada menit 82 pun sekadar gol hiburan bagi sang wakil Rusia.
"Andai mendapatkan satu gol saja ketika skor masih 0-2, mungkin kami bisa memberikan sedikit perlawanan yang berarti," pungkasnya.
CSKA bukannya tanpa perlawanan sama sekali. Statistik mencatat bahwa mereka menghasilkan shots yang lebih banyak dibandingkan tuan rumah (18-14) meski kalah ball possession (33%-67%).
Bedanya, penyelesaian akhir Roma jauh lebih mematikan. Dari delapan shots on target, Roma mendapatkan empat gol plus satu gol hadiah dari lawan. Sementara itu, dari lima shots on target CSKA, hanya satu yang lepas dari penjagaan Morgan de Sanctis di bawah mistar Roma.
Berikutnya, 30 September mendatang, CSKA akan menjamu Bayern Munich, yang baru saja mengalahkan Manchester City 1-0. Di hari yang sama, Roma bertandang ke Etihad Stadium. [initial]
(uefa/gia)
"Roma sangat kuat. Laga ini menunjukkan dengan jelas kalau kami belum berada di level yang sama," kata Slutski seperti dilansir situs resmi UEFA.
Di babak pertama, CSKA sudah tertinggal 0-4 melalui gol Juan Manuel Iturbe, Maicon dan brace Gervinho. Setelah jeda, CSKA semakin menderita dengan own goal Sergei Ignashevitch. Tembakan Ahmed Musa pada menit 82 pun sekadar gol hiburan bagi sang wakil Rusia.
"Andai mendapatkan satu gol saja ketika skor masih 0-2, mungkin kami bisa memberikan sedikit perlawanan yang berarti," pungkasnya.
CSKA bukannya tanpa perlawanan sama sekali. Statistik mencatat bahwa mereka menghasilkan shots yang lebih banyak dibandingkan tuan rumah (18-14) meski kalah ball possession (33%-67%).
Bedanya, penyelesaian akhir Roma jauh lebih mematikan. Dari delapan shots on target, Roma mendapatkan empat gol plus satu gol hadiah dari lawan. Sementara itu, dari lima shots on target CSKA, hanya satu yang lepas dari penjagaan Morgan de Sanctis di bawah mistar Roma.
Berikutnya, 30 September mendatang, CSKA akan menjamu Bayern Munich, yang baru saja mengalahkan Manchester City 1-0. Di hari yang sama, Roma bertandang ke Etihad Stadium. [initial]
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
MOST VIEWED
Tim Terbaik Liga Champions 2025/2026: PSG Dominasi dengan 5 Pemain, Arsenal Sumbang 3
Penilaian Pedas: Arsenal Belum Masuk Level PSG, Bayern Munchen, dan Barcelona
Main 120 Menit di Final Liga Champions, William Saliba Kini Terancam Absen di Piala Dunia
Bukan Trofi Liga Champions, Marquinhos Sebut Pelukan untuk Gabriel sebagai Momen Terbaiknya
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)
