Statistik Inter Milan vs Arsenal yang Harus Kamu Tahu: Rekor 7 'Keajaiban' dan Misi Gol ke-400

Statistik Inter Milan vs Arsenal yang Harus Kamu Tahu: Rekor 7 'Keajaiban' dan Misi Gol ke-400
Pemain Arsenal merayakan gol Gabriel Martinelli pada laga melawan Portsmouth di Piala FA (c) AP Photo/Kin Cheung

Bola.net - Fakta menarik Inter vs Arsenal menjadi sorotan utama jelang duel panas di Giuseppe Meazza. Laga matchday ke-7 Liga Champions ini akan digelar Rabu, 21 Januari 2026.

Arsenal datang ke Italia dengan status monster yang menakutkan. Pasukan Mikel Arteta menyapu bersih enam laga awal dengan kemenangan.

Sebaliknya, tuan rumah Inter Milan sedang berada dalam periode kritis. Nerazzurri baru saja menelan dua kekalahan beruntun yang merusak posisi mereka di klasemen.

Laga ini bukan sekadar perebutan poin, melainkan pertaruhan rekor bersejarah. Berikut adalah data dan fakta penting yang wajib Bolaneters ketahui sebelum kick-off Inter Milan vs Arsenal.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

1 dari 5 halaman

Memburu Rekor Tujuh Keajaiban

Memburu Rekor Tujuh Keajaiban

Mikel Arteta memberikan arahan kepada skuad Arsenal saat pertandingan menghadapi Wolverhampton (c) AP Photo/Richard Pelham

Arsenal berada di ambang sejarah baru kompetisi Eropa. Kemenangan di San Siro akan menjadi pencapaian yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya.

The Gunners saat ini memegang rekor sempurna 18 poin dari enam laga. Namun, angka tujuh menjadi tantangan terakhir yang belum tertaklukan.

Menurut catatan statistik UEFA, Arsenal belum pernah memenangkan tujuh pertandingan Eropa secara beruntun.

Jika mampu menundukkan Inter, Martin Odegaard dkk akan memecahkan kutukan tersebut. Sekaligus mengukuhkan diri sebagai kandidat juara terkuat.

2 dari 5 halaman

Benteng San Siro yang Mulai Retak

Benteng San Siro yang Mulai Retak

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu memberikan instruksi di laga melawan Napoli, 12 Januari 2026 pada lanjutan Serie A. (c) AP Photo/Luca Bruno

Inter Milan kehilangan magisnya di kandang sendiri musim ini. Kekalahan 0-1 dari Liverpool bulan lalu menjadi pukulan telak.

Hasil minor tersebut memutus rekor impresif La Beneamata. Sebelumnya, mereka tak terkalahkan dalam 18 laga kandang Liga Champions.

Kini, pasukan Cristian Chivu terancam mencatat sejarah kelam. Inter tidak pernah kalah tiga kali beruntun dalam satu edisi kompetisi ini.

Mereka harus bangkit atau rekor buruk itu akan tercipta di depan pendukung sendiri. Tekanan besar kini berada di pundak Lautaro Martinez.

3 dari 5 halaman

Martinelli dan Gol Ke-400

Martinelli dan Gol Ke-400

Selebrasi gol Gabriel Martinelli pada laga Portsmouth vs Arsenal di Ronde 3 Piala FA musim 2025/2026 (c) AP Photo/Kin Cheung

Lini serang Arsenal sedang dalam performa on fire. Gabriel Martinelli menjelma menjadi predator paling mematikan di Eropa saat ini.

Pemain sayap asal Brasil ini mencatatkan rekor individu spesial. Ia selalu mencetak gol dalam lima penampilan terakhirnya di Liga Champions.

Selain itu, Arsenal juga memburu milestone gol. Satu gol di San Siro akan menjadi gol ke-400 Arsenal di sejarah Piala Eropa/Liga Champions.

Efektivitas serangan mereka juga mengerikan. Arsenal hanya kebobolan tiga gol dalam 10 laga fase liga terakhir sejak kekalahan dari Inter musim lalu.

4 dari 5 halaman

Reuni Mkhitaryan dan Memori 2003

Reuni Mkhitaryan dan Memori 2003

Pemain Inter Milan, Henrikh Mkhitaryan (kanan), berebut bola dengan pemain Lecce, Danilo Veiga, dalam pertandingan Serie A, Kamis (15/1/2026). (c) AP Photo/Luca Bruno

Laga ini akan menjadi panggung emosional bagi Henrikh Mkhitaryan. Gelandang Inter ini pernah menjadi bagian dari skuad Meriam London.

Mkhitaryan punya kenangan manis di San Siro saat masih berseragam Arsenal. Ia mencetak gol saat Arsenal menang 2-0 atas AC Milan pada 2018 silam.

Namun, sejarah pertemuan kedua tim yang paling diingat terjadi pada 2003. Kala itu, Thierry Henry mencetak brace dalam kemenangan telak 5-1 Arsenal di Milan.

Apakah sejarah manis itu akan terulang, atau Inter yang akan kembali menjadi mimpi buruk seperti musim lalu?

5 dari 5 halaman

Data dan Fakta Kunci

Berikut adalah ringkasan statistik menarik jelang pertemuan kedua tim:

  • Inter Milan telah menelan kekalahan dalam dua laga terakhir Liga Champions mereka.
  • Kekalahan dari Liverpool mengakhiri 18 laga kandang tak terkalahkan Inter di Liga Champions (M15 S3).
  • Henrikh Mkhitaryan mencetak 9 gol dalam 59 penampilan untuk Arsenal (2018-2019).
  • Arsenal adalah satu-satunya tim yang memenangkan enam laga awal fase liga musim ini.
  • The Gunners mencatatkan 12 clean sheet dalam 17 laga terakhir fase grup/liga.
  • Inter memenangkan 6 dari 8 laga terakhir mereka melawan klub Inggris di San Siro.
  • Gabriel Martinelli menjadi pemain Arsenal pertama yang mencetak gol dalam 5 laga UCL beruntun.