
Bola.net - Chelsea mendapati sejumlah masalah hampir di sepanjang musim panas kemarin. Namun itu bukan halangan bagi sang pelatih, Frank Lampard, untuk memandang masa depan di ajang Liga Champions dengan optimis.
Permasalahan Chelsea pertama adalah kepergian Eden Hazard. Pemain yang tampil konsisten dalam beberapa tahun terakhir akhirnya memilih angkat kaki dari Stamford Bridge guna bergabung dengan Real Madrid.
Sialnya, klub berjuluk the Blues tersebut tak bisa mencari pengganti Hazard. Pasalnya, beberapa bulan lalu, FIFA menjatuhkan hukuman larangan transfer akibat aktivitas terlarang yang dilakukan Chelsea dalam merekrut pemain muda.
Situasi semakin sulit setelah dalang keberhasilan Chelsea menjuarai Liga Europa, Maurizio Sarri, memutuskan kembali ke Italia. Sehingga Lampard pun mau tak mau harus menghadapi beban berat dengan materi pemain pas-pasan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Keyakinan Frank Lampard
Pada hari Kamis (29/8/2019) malam, drawing fase grup Liga Champions akan dilaksanakan. Pada momen itulah the Blues akan mengetahui lawan-lawannya di fase grup nanti.
Dengan kekuatan yang didominasi pemain muda seperti Mason Mount dan Tammy Abraham, Lampard harus berjuang keras untuk memenuhi harapan fans. Setidaknya, Chelsea bisa bertahan lama di ajang bergengsi Eropa tersebut.
Namun tak sedikitpun keraguan terpancar dari perkataan Lampard saat bertemu awak media belum lama ini. Malah sebaliknya, pria berumur 41 tahun tersebut menganggap kesulitan itu sebagai tantangan yang harus dilangkahi.
"Ini adalah tantangan besar bagi kami sebagai tim," tutur Lampard dikutip dari Goal International. "Kami tahu itu dengan kesulitan larangan dan di mana kami sekarang. Namun itu tak bisa menjauhkan kami dari tantangan besar yaitu mencoba bermain baik [di Liga Champions]," lanjutnya.
Berkaca dari Musim Sebelumnya
Lampard pun cukup yakin bahwa Chelsea, sebagai perwakilan dari tim Inggris, bakalan menorehkan hasil apik di Liga Champions musim ini. Ia berkaca pada musim sebelumnya, dimana klub-klub Inggris sukses merajai laga final Liga Champions dan Liga Europa sekaligus.
"Saya pikir klub Premier League sangatlah kuat, dan itu terlihat jelas saat anda memiliki dua tim [seperti Man City dan Liverpool]. Manchester City sudah sangat jelas merupakan sebuah tim besar di dunia sepak bola," tambahnya.
"Saya pikir tim Inggris sedang kuat pada saat ini dan saya harap itu terus berlanjut, karena saya pikir bagus bagi kami yang berada di Inggris serta Premier League," tandasnya.
Sementara itu, perjalanan Chelsea di Premier League sendiri tidak berjalan mulus. Namun perlahan, hasil yang mereka dapatkan mengalami peningkatan. Dimulai dari kekalahan atas Manchester United hingga kemenangan dari Norwich City akhir pekan lalu.
(Goal International)
Baca Juga:
- Sudah Lengkap, Begini Susunan Pot Drawing Liga Champions 2019/20
- Siapa Lawan Manchester United? Ini Hasil Undian Putaran Ketiga EFL Carabao Cup 2019-20
- Melchiot: Trofi Chelsea Musim Ini adalah Pengembangan Bakat Muda
- Setelah Tinggalkan Milan, Bakayoko Kini Ingin Balik ke San Siro
- Potensi Mason Mount Luar Biasa, Chelsea Punya Pemain Top Baru?
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 4 Juni 2026 11:27Lini Tengah Impian Chelsea dengan Paket Transfer Rp4 Triliun
-
Liga Inggris 3 Juni 2026 23:27Chelsea Tutup Pintu Keluar untuk 4 Pemain 'Tak Tersentuh' Ini
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 5 Juni 2026 03:12Prediksi Timnas Indonesia vs Oman 5 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:46Alasan Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:11Indonesia Kecam Rencana Perluasan Pendudukan Gaza oleh Israel
-
Liputan6 4 Juni 2026 21:33KPK: Anak Buah Silmy Karim Beli Rumah Pakai Emas Hasil Pemerasan
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:59Prabowo Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN 8 Juni
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:45IHSG Sempat Anjlok 5%, BEI Pastikan Tak Ubah Aturan Trading Halt
MOST VIEWED
Tim Terbaik Liga Champions 2025/2026: PSG Dominasi dengan 5 Pemain, Arsenal Sumbang 3
Penilaian Pedas: Arsenal Belum Masuk Level PSG, Bayern Munchen, dan Barcelona
Main 120 Menit di Final Liga Champions, William Saliba Kini Terancam Absen di Piala Dunia
Bukan Trofi Liga Champions, Marquinhos Sebut Pelukan untuk Gabriel sebagai Momen Terbaiknya
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546355/original/068481300_1775289352-MBG_Nanik.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7774042/original/093874100_1780585863-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_21.34.14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734496/original/082984800_1780540375-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550396/original/088397900_1775689022-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_05.41.12.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3267160/original/026445700_1602658743-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4411433/original/029651100_1682935761-IMG20230501112847.jpg)
