FOLLOW US:


Tentang Momen-Momen Lengah pada Kemenangan 5-1 Barcelona

22-10-2020 06:20

 | Richard Andreas

Tentang Momen-Momen Lengah pada Kemenangan 5-1 Barcelona
Skuad Barcelona merayakan gol Ansu Fati ke gawang Ferencvaros, Liga Champions 2020/21 © AP Photo

Bola.net - Ronald Koeman mengizinkan timnya merayakan kemenangan atas Ferencvaros di Liga Champions, Rabu (21/10/2020) kemarin. Biar begitu, dia tahu permainan Barcelona belum mencapai level terbaiknya.

Barca menang telak dengan skor 5-1, hasil yang sudah diduga. Jurang kualitas antara kedua tim terlalu lebar, Barca masih terlalu tangguh untuk Ferencvaros.

"Ketika Anda memenangi pertandingan, dapatkan 3 poin dan mencetak 5 gol, Anda boleh bergembira," buka Koeman kepada Sport.

Barca dominan pada pertandingan tersebut, tapi ada beberapa momen ketika mereka lengah dan membiarkan lawan menyerang balik. Inilah yang masih jadi kekhawatiran Koeman.

Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2

Momen-momen lengah

Bagi Koeman, timnya tampil baik hampir selama 90 menit, dengan intensitas tinggi dan fokus penuh. Namun, ada beberapa momen ketika pemain Barca kehilangan fokus, yang terbukti bisa dimanfaatkan lawan.

Kebiasaan buruk ini bisa jadi masalah jika Barca menghadapi tim yang lebih tangguh, mereka mungkin tidak hanya kebobolan satu gol, bisa lebih.

"Saya kira setelah jeda kami bermain sangat baik pada 25 menit pertama. Namun, yang tidak terlalu saya sukai, dan yang harus kami kembangkan serta hindari, adalah momen-momen dalam pertandingan ketika kami lengah," imbuh Koeman.

"Jika kami bisa memainkan pertandingan penuh dengan intensitas yang sama, dan dengan ritme tinggi dengan bola yang sama, kami adalah tim yang sangat bagus."

2 dari 2

Butuh menit

Kemenangan besar Barca kali ini tidak hanya karena performa apik sang megabintang, Lionel Messi. Justru pemain-pemain muda seperti Trincao, Pedri, dan Ousmane Dembele yang lebih mencuri perhatian.

"Mereka pemain-pemain yang butuh menit bermain untuk mencapai level terbaiknya," lanjut Koeman.

"Baik Pedri dan Ousmane mencetak gol dan sebagai pelatih mereka, saya ikut bergembira. Mereka mulai mencapai ritme dan intensitas yang diperlukan, itu bagus untuk semua," tutupnya.

Sumber: Sport