
Bola.net - UEFA bergerak cepat. Mungkin terlalu cepat untuk ukuran prosedur standar.
Badan sepak bola Eropa itu secara resmi menangguhkan Gianluca Prestianni, winger Benfica, menjelang leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Real Madrid. Sebuah keputusan yang jarang terjadi.
Biasanya, sanksi baru dijatuhkan setelah investigasi tuntas. Tapi kali ini berbeda. UEFA bertindak sekarang, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB, memastikan Prestianni tak akan merasakan kerasnya atmosfer Santiago Bernabeu.
Pemain muda Benfica itu diduga melakukan pelecehan rasial terhadap Vinicius Junior pada leg pertama di Lisbon, pekan lalu. Insiden terjadi setelah Vinicius mencetak gol kemenangan.
Menurut bintang Real Madrid itu dan rekan setimnya Kylian Mbappe, Prestianni menyebut Vinicius dengan sebutan "monyet". Tuduhan serius yang langsung memicu protokol anti-rasisme.
Namun Prestianni membantah. Ia mengklaim tidak pernah mengucapkan kata rasis, melainkan menggunakan umpatan homofobik. Sebuah perbedaan yang signifikan, tapi sama-sama masuk dalam kategori diskriminasi.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Keputusan Tak Biasa di Tengah Investigasi
Dalam langkah yang tidak lazim, UEFA memutuskan untuk menangguhkan Prestianni secara provisioris. Keputusan ini diambil atas permintaan Inspektur Etik dan Disiplin yang memimpin investigasi.
UEFA menerbitkan pernyataan resmi yang dimuat Marca, menjelaskan dasar keputusan tersebut.
"Setelah penunjukan Inspektur Etik dan Disiplin UEFA untuk menyelidiki tuduhan perilaku diskriminatif selama pertandingan kualifikasi Liga Champions UEFA 2025/2026 antara SL Benfica dan Real Madrid CF pada 17 Februari 2026, dan atas permintaan Inspektur dengan laporan provisoris, Badan Pengawas, Komite Etik dan Disiplin UEFA hari ini memutuskan untuk menangguhkan sementara Gianluca Prestianni dari pertandingan kompetisi klub UEFA berikutnya," demikian bunyi pernyataan resmi UEFA.
Keputusan ini diambil tanpa mengurangi putusan apa pun yang mungkin diambil kemudian oleh badan disiplin UEFA setelah investigasi selesai. Dengan kata lain, ini baru awal.
Menghindari Situasi Canggung
Langkah UEFA ini cerdik secara protokol. Dengan menangguhkan Prestianni sekarang, mereka menghindari skenario yang tidak nyaman.
Bayangkan jika Prestianni bermain di Bernabeu dan menjadi penentu kemenangan Benfica. Apa pun hasil investigasi nanti, citra UEFA bisa tercoreng. Publik akan melihatnya sebagai pembiaran.
Keputusan berdasarkan laporan provisoris ini juga bisa menjadi sinyal awal bahwa investigasi mengarah pada kesimpulan tertentu. Meski UEFA belum merilis detail temuan sementara.
Yang jelas, Prestianni dipastikan absen di laga hidup mati melawan Real Madrid. Benfica harus mencari cara untuk mengatasi kehilangan pemain kuncinya di tengah kontroversi yang belum usai.
Investigasi UEFA masih berlangsung. Jika terbukti bersalah, Prestianni akan menghadapi larangan bermain minimal 10 pertandingan. Sebuah hukuman berat yang akan mengubah arah kariernya.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 10 Juli 2026 17:53Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
-
Bola Indonesia 10 Juli 2026 17:37Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
-
Bola Indonesia 10 Juli 2026 16:58Hadapi Musim yang Padat, Persib Kelola Fisik dan Mental
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 10 Juli 2026 17:49Polisi Tegal yang Aniaya Wanita Dipecat
-
Liputan6 10 Juli 2026 17:35Anak Gagal SPMB, 600 Orang Tua Serbu Disdikbud Bandar Lampung
-
Liputan6 10 Juli 2026 17:32Kasus Suap Pejabat Bea Cukai, Bos Blueray Cargo Divonis 2 Tahun
-
Liputan6 10 Juli 2026 17:31Proyek Normalisasi Ciliwung, Pramono Siapkan Posko Anticalo Tanah
-
Liputan6 10 Juli 2026 17:24Pramono Tawarkan Rusun untuk Warga Terdampak Pembebasan Lahan Ciliwung
-
Liputan6 10 Juli 2026 17:13Wamendagri Dorong Pemerintah Kota Jadi Pelopor Inovasi Pangan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291392/original/069354000_1783529802-IMG-20260708-WA0194.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293237/original/074501000_1783679742-1001447166.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293236/original/065437000_1783679541-Sidang-putusan-kasus-suap-Bea-dan-Cukai-100726-MRH-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292995/original/074466300_1783667998-IMG_2044.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293217/original/029597700_1783678406-IMG-20260710-WA0090.jpg)
