Wasit Jadi Biang Masalah! Arteta Ngamuk Usai Penalti Arsenal Dibatalkan Saat Lawan Atletico Madrid

Wasit Jadi Biang Masalah! Arteta Ngamuk Usai Penalti Arsenal Dibatalkan Saat Lawan Atletico Madrid
Eberechi Eze dijegal David Hancko di laga Atletico Madrid vs Arsenal di Liga Champions, Kamis (30/04/2026). (c) AP Photo/Jose Breton

Bola.net - Laga panas tersaji saat Atletico Madrid menghadapi Arsenal pada leg pertama semifinal Liga Champions 2025/2026 di Riyadh Air Metropolitano, Kamis (30/4/2026) dini hari WIB. Duel berjalan ketat dengan intensitas tinggi sejak menit awal.

Kedua tim tampil agresif dan saling menekan tanpa henti, membuat pertandingan berlangsung terbuka. Arsenal sempat unggul lebih dulu sebelum tuan rumah membalas di babak kedua.

Gol pembuka datang menjelang turun minum lewat Viktor Gyokeres dari titik penalti. Namun Atletico Madrid mampu menyamakan skor melalui Julian Alvarez, juga lewat eksekusi penalti.

Skor 1-1 bertahan hingga akhir laga, membuat peluang kedua tim tetap terbuka menuju leg kedua di Emirates Stadium. Namun, hasil ini menyisakan kontroversi besar yang memicu kemarahan Mikel Arteta.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

Penalti Dianulir, Emosi Arteta Meledak

Penalti Dianulir, Emosi Arteta Meledak

Mikel Arteta saat mendampingi Arsenal di markas Atletico Madrid di Liga Champions, Kamis (30/4/2026). (c) AP Photo/Manu Fernandez

Pertandingan berlangsung sengit dengan duel fisik dan pressing tinggi dari kedua kubu. Arsenal sempat mendapatkan momentum penting ketika Viktor Gyokeres dijatuhkan David Hancko di kotak penalti.

Wasit langsung menunjuk titik putih dan Gyokeres sukses menuntaskan tugasnya pada menit ke-44. Gol tersebut membawa Arsenal unggul sebelum jeda turun minum.

Di babak kedua, Atletico mendapat penalti setelah bola sepakan Marcos Llorente mengenai tangan Ben White. Julian Alvarez pun berhasil menyamakan skor menjadi 1-1 pada menit ke-56.

Kontroversi muncul pada menit ke-78 saat Eberechi Eze dijatuhkan Hancko di kotak penalti dan wasit kembali menunjuk titik putih. Namun setelah melihat VAR, keputusan itu dibatalkan, membuat Arteta tak bisa menahan amarahnya.

"Yang membuat saya sangat marah adalah bagaimana penalti terhadap Ebs (Eze) bisa dibatalkan dengan cara seperti itu padahal tidak ada kesalahan yang jelas dan nyata. Ini mengubah jalannya pertandingan. Dan di level ini, maaf, tapi ini tidak boleh terjadi,” ketusnya seperti dilansir ESPN.

Pertandingan Selanjutnya
Premier League Premier League | 2 Mei 2026
Arsenal Arsenal
23:30 WIB
Fulham Fulham
La Liga La Liga | 2 Mei 2026
Valencia Valencia
21:15 WIB
Atletico Madrid Atletico Madrid

Arteta: Wasit Justru Langgar Aturannya Sendiri

Arteta: Wasit Justru Langgar Aturannya Sendiri

Momen wasit memberikan penalti pada Arsenal di laga lawan Atletico Madrid di Liga Champions, Kamis (30/4/2026). (c) AP Photo/Jose Breton

Keputusan pembatalan penalti tersebut menjadi sorotan utama selepas laga. Arteta menilai keputusan itu tidak hanya merugikan timnya, tetapi juga bertentangan dengan aturan yang berlaku.

Wasit Danny Makkelie awalnya sudah yakin dengan keputusannya sebelum akhirnya dipanggil oleh VAR yang dipimpin Dennis Higler. Setelah meninjau ulang insiden berkali-kali, ia justru mengubah keputusannya.

Menurut Arteta, proses tersebut tidak seharusnya terjadi karena tidak ada kesalahan yang jelas dan nyata. Ia menilai keputusan itu menjadi titik balik yang mengubah arah pertandingan.

Kekecewaan Arteta semakin memuncak karena momen tersebut datang di fase krusial kompetisi. "Itu melanggar aturan dan saya tidak mengerti. Ada kontak yang jelas. Ia membuat keputusan dan Anda tidak bisa membatalkannya setelah menontonnya 13 kali,” seru Arteta.

"Ketika Anda telah berjuang begitu keras selama sembilan bulan untuk berada di posisi ini. Maksud saya, itu adalah gol lain yang berubah sepenuhnya selama pertandingan. Dan itu tidak boleh terjadi. Maaf. Kami telah mempertaruhkan begitu banyak. Begitu, begitu, begitu banyak. Ini tidak boleh terjadi."