FOLLOW US:


Wawancara Eksklusif Alessandro Del Piero: Ketika Kata Hati Mengalahkan Egoisme Semu

17-03-2019 06:00

 | Alessandro Del Piero

Wawancara Eksklusif Alessandro Del Piero: Ketika Kata Hati Mengalahkan Egoisme Semu
Jurnalis Bolanet, Serafin Unus Pasi (Kanan) mewawancarai Alessandro Del Piero pada perhelatan UEFA Champions League Trophy Tour Presented by Heineken. © Agus Hidayat for Bolanet

Bola.net - Di era 90an, Italia merupakan penghasil penyerang papan atas Dunia. Sejumlah penyerang asal Italia menjadi ikon sepakbola di masa itu, salah satunya adalah sosok Alessandro Del Piero.

Pesepakbola kelahiran Conegliano, Italia itu dikenal publik sebagai salah satu penyerang paling bertalenta di masanya. Ia memiliki kemampuan teknik di atas rata-rata dan juga mampu bermain di sejumlah posisi di sektor serangan Juventus.

Selain kemampuannya yang di atas rata-rata ia dikenal memiliki kesetiaan yang luar biasa bagi Juventus. Ia membawa Si Nyonya Tua memenangkan enam gelar Serie A dan satu gelar Liga Champions selama 19 tahun karirnya di Turin sebelum meninggalkan Juventus di tahun 2012 untuk bergabung dengan Sidney FC di tahun 2012 silam.

Bolanet mendapatkan kesempatan untuk mewawancarai Del Piero ini secara eksklusif ketika ia memeriahkan perhelatan UEFA Champions League Trophy Tour Presented by Heineken edisi Bali. Simak petikan bincang-bincang seru kami bersama Del Piero di bawah ini.

Halo Alex. Pertanyaan pertama kami, Anda memulai karir profesional anda di Padova, yang pada saat itu bermain di Serie B. Pada saat itu pernahkah anda membayangkan bisa bermain di klub sebesar Juventus dan bermain di kompetisi Liga Champions?

Ya, saya bermain di Padova sejak usia 13-18 tahun. Saya mulai bermain di Kota kelahiran saya, kota yang hanya memiliki 5000 penduduk, di situlah saya memulai segalanya. Pada saat itu menjadi pesepakbola adalah impian bukan hanya saya tetapi seluruh anak di Italia, tetapi kita tidak pernah tahu apakah itu bisa menjadi kenyataan.

Ketika di Padova saya menyadari sesuatu, di mana segalanya berubah menjadi lebih profesional dan karir saya semakin mendekati karir profesional karena saya bermain di Padova di Serie B. Setelah itu mulai ada ketertarikan dari Milan dan Juve, lalu saya bergabung dengan Juve. Pada saat itu saya masih berusia 16 tahun dan ketertarikan dari Juve benar-benar kuat, sehingga pada saat itu mimpi saya sudah mulai mendekati kenyataan dan itu akhirnya terjadi.

Baca kutipan wawancara Del Piero selengkapnya di bawah ini.