
Bola.net - - Ajang sebesar Piala Dunia kerap menghasilkan momen-momen indah yang takkan mudah dilupakan begitu saja. Dimulai dari megahnya acara pembukaan dan penutupan, para bidadari yang hadir langsung ke stadion, hingga gol-gol indah kreasi para pemain.
Namun, di balik semua kemegahan itu terselip beberapa kisah menarik dan mengejutkan yang tidak bisa diprediksi oleh siapapun.
Berikut ini adalah rangkuman 10 momen paling legendaris di sepanjang sejarah Piala Dunia yang akan selalu diingat oleh para saksinya.
Pembunuhan Andres Escobar

Ditengarai adalah sebuah geng mafia yang kalah berjudi yang kemudian melampiaskan kekesalannya kepada Escobar sang pencetak gol bunuh diri.
Zidane vs Materazzi

Menghalalkan segala cara, Materazzi tanpa sungkan mencaci-maki keluarga Zidane. Zidane yang berasal dari keluarga miskin jelas tak terima keluarga yang membesarkannya dengan susah payah dihina oleh orang lain. Hilang kesabaran akibat perkataan Materazzi, Zidane tanpa pikir panjang langsung menanduk dada sang bek.
Alhasil Zidane-pun langsung diganjar kartu merah oleh wasit. Prancis yang bermain dengan 10 pemain sebenarnya mampu menahan gempuran Italia, namun mereka akhirnya harus takluk lewat babak adu penalti.
Gol Tangan Tuhan Maradona

Berharap menerima wall-pass dari Valdano, bola justru mengarah ke gelandang Inggris - Steve Hodge yang langsung membuang bola. Sayang bola sapuannya justru melambung ke belakang mengarah pada Maradona. Maradona yang lebih pendek sekitar 20cm dari kiper Inggris - Peter Shilton mengangkat tanganya dan mendorong bola ke dalam gawang.
Selepas laga, Maradona berujar "un poco con la cabeza de Maradona y otro poco con la mano de Dios" (sedikit mengenai kepala Maradona dan sedikit bantuan dari tangan Tuhan). Dari situlah asal muasal nama Gol Tangan Tuhan.
Tragedi 'The Maracanazo' atau 'Phantom of 50'

Bermain di hadapan publik sendiri, Timnas Brasil jelas lebih diunggulkan. Hal itu nampak jelas dari jalannya laga dimana Selecao tampil mendominasi. Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba, 2 menit usai istirahat babak pertama Friaca membuka keunggulan untuk Brasil.
Usai gol tersebut justru Uruguay yang balik mengontrol permainan. Hasilnya terciptalah 2 gol yang masing-masing dicetak oleh Schiaffino (66') dan Ghiggia (79'). Hingga peluit tanda berkahirnya laga ditiupkan oleh wasit, Brasil tetap tak mampu mencetak gol balasan.
Terjangan Brutal Schumacher Kepada Battiston

Michel Platini mengirimkan umpan cantik kepada Battiston di depan kotak penalti Jerman. Ia pun segera melepas tendangan ke arah kiri gawang Jerman Barat yang dikawal Schumacher. Meski bola sudah jelas melewatinya, Schumacher tetap saja merangsek maju dan dengan brutal menerjang Battiston hingga tak sadarkan diri.
Wasit sendiri tidak memberikan kartu kuning pada Schumacher atau bahkan menghukum Jerman Barat dengan pelanggaran.
Frank Rijkaard Meludahi Rudi Voller

Puncaknya adalah saat Rijkaard meludahi kepala Voller, akibat insiden tersebut RIjkaard mendapat kartu merah.
Konspirasi Final Piala Dunia 1998

Ronaldo sendiri tampil dibawah performa hingga berujung pada kekalahan 3-0 Brasil atas Prancis. Tersiar rumor bahwa pihak hotel tempat Timnas Basil menginap sengaja 'meracuni' Ronaldo agar sang bintang tidak bisa bermain.
Ronaldo sendiri dikabarkan sempat muntah dan kejang-kejang beberapa jam sebelum pertandingan digelar.
'The Miracle of Bern'

Drama baru terjadi di menit-menit akhir laga. Pada menit ke-84 Helmut Rahn mencetak gol bagi Jerman Barat yang mengubah skor menjadi 3-2. Hungaria bukannya sudah menyerah, hanya 2 menit jelang waktu normal brakhir, Ferenc Puskas berhasil menyamakan skor yang sayangnya dianulir oleh wasit karena dianggap offside.
Hungaria yang pada 32 pertandingan sebelumnya tak terkalahkan harus mengakhiri perjalanan mereka dalam sebuah laga yang sangat amat menyakitkan.
Gigitan 'Vampir'

Entah karena kesal atau frustasi, striker Uruguay Luis Suarez melakukan aksi tidak sportif dengan mengigit bahu Giorgio Chiellini. Akibat insiden tersebut Suarez harus menerima hukuman dilarang beraktifitas dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan sepak bola selama 4 bulan.
Gol Hantu Frank Lampard

Gol tersebut dinilai sangat krusial karena bisa meningkatkan moral Steven Gerrard dkk yang tengah berusaha mengejar ketertinggalan. Pada akhirnya Inggris harus takluk dengan skor 4-1.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 25 Februari 2026 17:47Dua Singa di Lini Serang Timnas Norwegia: Sorloth dan Haaland!
-
Piala Dunia 25 Februari 2026 17:17Ricuh Kartel, Presiden FIFA Jamin Meksiko Aman Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 5 Maret 2026 21:43 -
Bola Indonesia 5 Maret 2026 21:41 -
Liga Inggris 5 Maret 2026 20:59 -
Tim Nasional 5 Maret 2026 20:49 -
Tim Nasional 5 Maret 2026 20:39 -
Liga Inggris 5 Maret 2026 20:34
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang P...
- 5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi M...
- 10 Pemain dengan Gaji Tertinggi di Premier League:...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522161/original/056720100_1772721415-PHOTO-2026-03-05-20-00-13.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5511855/original/016727200_1771918937-mbg9.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522141/original/084455300_1772718923-b4a6d682-f95e-4f00-835f-bbf51f97f6dc.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522129/original/020368400_1772718484-1001361751.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522117/original/010100200_1772718040-Theresia_Jawa_Welan__orang_tua_dari_korban_kekerasan_seksual_di_NTT.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522115/original/071617300_1772717773-WhatsApp_Image_2026-03-05_at_20.29.36.jpeg)
