FOLLOW US:


5 Alasan Chelsea Asuhan Frank Lampard Bisa Sukses di Masa Mendatang

12-11-2019 15:10

 | Aga Deta

5 Alasan Chelsea Asuhan Frank Lampard Bisa Sukses di Masa Mendatang
Frank Lampard memberikan tepuk tangan pada fans The Blues usai laga Manchester United vs Chelsea di Old Trafford, Minggu (11/08/2019). © AP Photo

Bola.net - Setelah berpisah dengan Maurizio Sarri, Chelsea menunjuk Frank Lampard sebagai manajer. Kedatangan mantan gelandang The Blues itu tentu saja disambut gembira oleh para penggemar.

Lampard sudah dianggap sebagai legenda hidup di Stamford Bridge. Karena itu, mantan pemain Manchester City itu masih punya tempat di hari para penggemar.

Kendati demikian, tidak sedikit yang meragukan kemampuan Lampard. Sebab, Lampard belum pernah menangani klub Premier League.

Seiring berjalannya waktu, Lampard ternyata mampu membuktikan kualitasnya. Chelsea di bawah asuhannya menjadi salah satu tim yang menarik di Premier League.

Chelsea sekarang menempati urutan ketiga di klasemen sementara Premier League. Selain itu, The Blues sangat difavoritkan untuk lolos ke babak 16 besar di Liga Champions.

Melihat performa Chelsea sejauh ini, bukan tidak mungkin Lampard akan memberikan kesuksesan kepada Chelsae di tahun-tahun mendatang. Berikut ini beberapa alasan yang mendukungnya seperti dilansir Sportskeeda.

1 dari 5

Masalah Striker Akhirnya Terpecahkan

Masalah Striker Akhirnya Terpecahkan
Tammy Abraham mencetak satu gol dan assist saat Chelsea menang 1-2 atas Watford, Minggu (3/11/2019) dini hari WIB. © Chelsea

Chelsea sepertinya punya masalah dengan striker sejak lama. Banyak striker kelas dunia yang datang tetapi tidak semuanya bisa bersinar. Striker top seperti Radamel Falcao dan Fernando Torres gagal menunjukkan performa yang mengesankan dalam seragam biru.

Tak hanya itu, striker hebat seperti Andriy Shevchenko, Hernan Crespo, Alvaro Morata dan Gonzalo Higuain juga mengalami nasib yang sama. Belum ada pemain yang mampu menggantikan Didier Drogba, kecuali Diego Costa.

Namun, Chelsea pada akhirnya menemukan solusinya dalam diri Tammy Abraham. Pemain didikan akademi Chelsea itu sempat menjalani masa peminjaman di beberapa klub sebelum bermain di Aston Villa di Championship musim lalu.

Pemain asal Inggris itu tampil cukup taham musim ini dan sudah mencetak 10 gol untuk klub. Lampard tidak sia-sia memberikan kesempatan besar kepada pemain berusia 22 tahun tersebut.

2 dari 5

Pemain Akademi Berkontribusi Besar

Pemain Akademi Berkontribusi Besar
Tammy Abraham dan Mason Mount © AP Photo

Beberapa musim lalu, Chelsea mendapat kritik karena memperlakukan pemain akademi mereka dengan hanya meminjamkan mereka secara abadi di jendela transfer. Mengontrak banyak pemain muda adalah alasan mengapa Chelsea dikenai hukuman larangan transfer pada awal musim sehingga tidak bisa belanja pemain selama satu musim musim.

Namun, kesediaan Frank Lampard untuk mempercayai pemain akademi dan membiarkan mereka menjadi starter lebih sering, sudah menuai hasil yang besar. Para pemain seperti Mason Mount, Tammy Abraham, Fikayo Tomori, Reece James, Callum Hudson-Odoi dan Billy Gilmour semuanya beraksi dan mencetak sebagian besar gol klub pada musim ini.

Selain itu, Lampard juga secara bertahap memperkenalkan pemain akademi lainnya dalam pertandingan kompetisi piala. Ian Maatsen, Tino Anjorin dan Marc Guehi semuanya tampil untuk klub dalam beberapa pertandingan terakhir. Dengan banyak pemain menjanjikan seperti Trevoh Chalobah, Jeremie Boga dan Ethan Ampadu yang dipinjamkan ke klub yang berbeda, masa depan tim terlihat jauh lebih cerah saat ini. Mereka bisa menjadi fondasi yang kuat untuk membantu tim meraih kesuksesan di masa depan.

3 dari 5

Gelandang Kelas Dunia

Gelandang Kelas Dunia
Pemain Chelsea, Jorginho. © AP Photo

Pertahanan yang baik adalah bagian integral dari tim, tetapi lini tengah yang baik selalu menjadi alasan mengapa tim sukses atau gagal. Barcelona memiliki Xavi dan Iniesta di masa kejayaan mereka dan Real Madrid diperkuat kombinasi Kroos-Modric. Jumlah opsi lini tengah yang berkualitas saat ini membuat Frank Lampard cukup pusing.

Di lini tengah, Chelsea memiliki Jorginho yang perlahan-lahan tumbuh menjadi detak jantung tim. Dia membuat tim berdetak dengan operannya. Sepertinya Jorginho sudah beradaptasi dengan gaya permainan Premier League dan bahkan terlihat lebih baik daripada di Napoli di bawah Maurizio Sarri.

Langkah brilian Sarri dalam menggunakan kegigihan N'Golo Kante akhirnya membuahkan hasil ketika dunia mulai memahami bahwa tingkat kerjanya yang tak ada habisnya membuatnya jauh lebih dari sekadar gelandang bertahan tradisional. Mateo Kovacic sudah membalik lembaran baru musim ini dan ia sudah mendapat kepercayaan dari Lampard.

Mason Mount sedang berada dalam kondisi terbaiknya musim ini dan digadang-gadang bakal menjadi pemain yang bisa meneruskan warisan Lampard. Ross Barkley tidak konsisten tetapi sang pemain masih bisa berguna. Billy Gilmour mengingatkan para penggemar kepada Cesc Fabregas. Selain itu masih ada Ruben Loftus-Cheek masih belum kembali dari cedera.

Seiring berjalannya waktu, lini tengah Chelsea akan menjadi lebih baik dan tidak ada alasan mengapa mereka tidak bisa menjadi kekuatan dominan dalam sepakbola dunia di tahun-tahun mendatang.

4 dari 5

Perpaduan Sempurna antara Pemain Senior dan Pemain Muda

Perpaduan Sempurna antara Pemain Senior dan Pemain Muda
Cesar Azpilicueta dan Willian © AFP

Para pemuda selalu bisa menyimpang dari trek jika tidak dibimbing dengan benar. Meskipun tim memiliki banyak pemain muda saat ini, selalu penting untuk menyalurkan kemampuan mereka dan membuat mereka berfungsi di level yang paling tinggi. Pendampingan pemain adalah aspek yang sangat penting dalam sepakbola dan tim Chelsea saat ini tidak kekurangan pemain senior.

Ada Willian, yang sudah menjadi inspirasi utama pada sebagian besar musim ini setelah kepergian Eden Hazard dan memiliki pengalaman yang luas bermain di level tertinggi. Pengalamannya akan berguna dan bisa diturunkan untuk mengasah keterampilan seseorang seperti Callum Hudson-Odoi.

Cesar Azpilicueta sudah menjadi benteng pertahanan Chelsea dan mengambil ban kapten sejak John Terry meninggalkan klub. Dia akan sangat penting dalam mewariskan semua pengetahuan itu kepada bek sayap muda seperti Reece James.

Namun, ada orang-orang di klub seperti Lampard, Ashley Cole dan Petr Cech yang pastinya bisa memberikan perhatian kepada para pemain muda dan membantu mereka menjadi pemain yang lebih baik di masa depan. Di bawah pengawasan pemain senior, mereka pasti akan menjadi superstar setelah menunjukkan penampilan yang menjanjikan.

5 dari 5

Kembalinya Kegembiraan di Chelsea

Kembalinya Kegembiraan di Chelsea
Skuad Chelsea merayakan gol Michy Batshuayi ke gawang Manchester United. © AP Photo

Hal terbaik yang terjadi pada Chelsea setelah menjuarai Premier League di bawah Antonio Conte pada 2016/17, adalah penunjukan Frank Lampard sebagai manajer. Super Frank sudah membalikkan keadaan dan membuat Chelsea mempunyai peluang bagus untuk finis di posisi empat besar pada akhir musim.

Hal yang paling penting di Chelsea adalah dorongan untuk bermain di klub. Untuk klub yang memiliki legenda seperti John Terry, Didier Drogba, Petr Cech, dan Lampard sendiri, wajar bagi penggemar meminta lebih banyak dari tim mereka. Penunjukan Lampard sebagai manajer memastikan bahwa para pemain telah melakukannya. Dia mengatakan bahwa dia akan menurunkan pemain yang tahu apa artinya mengenakan jersey biru.

Selain itu, Lampard adalah orang yang tepat untuk menanamkan mentalitas juara kepada para pemain karena sang manajer merupakan bagian dari generasi emas klub yang memenangkan banyak gelar.

Legenda klub seperti Ashley Cole, Jody Morris dan Petr Cech bisa memastikan klub berjalan ke arah yang tepat. Banyak Chelsea saat ini yang punya potensi untuk menjadi legenda klub dengan jalan mereka sendiri.

Ini adalah awal dari era baru klub dan seperti yang diyakini banyak penggemar, kelahiran Chelsea baru sudah membuat para penggemar lebih bergairah untuk mendukung tim kesayangannya.

Sumber: Sportskeeda