5 Pemain Yang Tak Seharusnya Dijual Chelsea

5 Pemain Yang Tak Seharusnya Dijual Chelsea
Mohamed Salah. (c) LFC

Bola.net - Bola.net - Chelsea sangat sering menjual pemain berbakat mereka selama bertahun-tahun. Beberapa dari mereka bahkan berakhir di klub rival dan prestasi mereka saat ini di luar perkiraan.

Ini membuat banyak orang bertanya-tanya, bagaimana jika The Blues tidak menjual para pemain tersebut. Mereka pasti bisa membantu Antonio Conte meraih prestasi yang lebih baik pada musim ini.

Berikut ini lima pemain yang seharusnya tidak dijual Chelsea seperti dilansir Sportskeeda.

Romelu Lukaku

Romelu Lukaku

Romelu Lukaku

Lukaku tiba di Chelsea pada tahun 2011 dan ia menghabiskan tiga tahun sebagai pemain The Blues. Selama kariernya di klub, ia hanya bermain 0 kali dan gagal mencetak gol sehingga membuatnya dipinjamkan ke West Brom dan Everton.

Setelah masa peminjaman yang sukses dengan The Toffees, Everton merekrut pemain Belgia tersebut yang kemudian membuat 110 penampilan dan mencetak 53 gol dalam rentang tiga tahun.

Setelah tampil cukup produktif untuk Everton, Manchester United membelinya di bursa transfer musim panas kemarin dengan biaya sekitar 75 juta pounds. Lukaku punya atribut seorang striker hebat dan Chelsea seharusnya tidak melepaskan sang pemain.

Kevin de Bruyne

Kevin de Bruyne

Kevin de Bruyne

Kevin de Bruyne mencatatkan jumlah assist terbanyak pada musim ini. Memimpin daftar dengan 15 assist dan Willian adalah pemain Chelsea paling dekat dengannya dengan tujuh assist musim ini.

De Bruyne bergabung dengan Chelsea pada Januari 2012 dan dikontrak selama lima setengah tahun. Dia menghabiskan satu tahun dengan status pinjaman ke Werder Bremen, dan ketika Jose Mourinho bergabung dengan Chelsea, sang manajer sempat menjanjikannya tempat di tim. Sayangnya, keadaan tidak berjalan dengan baik untuk De Bruyne dan dia dijual ke Wolfsburg pada tahun 2014.

Merupakan pemain yang konsisten, De Bruyne juga dikenal tekniknya yang kuat dan akurasi umpan jarak jauhnya. Dibandingkan dengan rekan senegaranya, Eden Hazard, De Bruyne mampu tampil secara reguler. Chelsea sangat menderita karena menurunnya performa Hazard belakangan ini. The Blues seharusnya tidak menjual De Bruyne karena dia bisa menjadi gelandang andalan mereka selama bertahun-tahun.

Arjen Robben

Arjen Robben

Arjen Robben

Gelandang veteran Bayern Munchen ini adalah salah satu pemain terbaik di dunia. Pada usia 34 tahun, dia masih mampu bermain di level tertinggi untuk juara Bundesliga.

Dari 2004-2007, Robben bermain untuk Chelsea dan membantu klubnya menjadi juara Premier League. Namun, Robben sepertinya tidak menikmati waktunya bersama tim Inggris. Pada 2007 setelah pindah ke Real Madrid, Robben menyebutkan bahwa dia merasa kurang mendapat dukungan dari Mourinho, yang menjadi manajer Chelsea pada saat itu.

Pemain sayap asal Belanda tersebut menjadi semakin baik meski usianya sudah bertambah dan sayangnya Chelsea harus melepasnya.

Mohamed Salah

Mohamed Salah

Mohamed Salah

Salah memimpin daftar pencetak gol terbanyak Premier League musim ini dan terdepan untuk memenangkan penghargaan Sepatu Emas. Dengan 31 gol di Premier League, dia unggul jauh dari Eden Hazard yang merupakan pencetak gol terbanyak Chelsea musim ini. Hazard mencetak 12 gol dan berada di urutan kesembilan.

Pemain berusia 25 tahun tersebut menghabiskan dua tahun di Chelsea dari 2014 hingga 2016 di mana dia hanya membuat 13 penampilan dan mencetak dua gol. Saat itu, tidak banyak yang menyadari potensinya. Pada 2015, Salah bergabung dengan AS Roma dengan status pinjaman sebelum menjadikannya statusnya menjadi permanen. Di Serie A, Salah cukup tajam di depan gawang.

Setelah bergabung dengan Liverpool, Salah mencetak gol hampir di setiap pertandingan dan merupakan pencetak gol yang diinginkan setiap tim. Peran Salah di Liverpool sangat penting dan salah satu kesalahan terbesar Chelsea adalah melepas pemain Mesir tersebut.

Juan Mata

Juan Mata

Juan Mata
Mata bergabung dengan Chelsea pada 2011. Dia menghabiskan tiga tahun di Stamford Bridge tetapi gagal mendapatkan tempat di starting line-up pada musim terakhirnya bersama Chelsea di bawah asuhan Jose Mourinho.

Minimnya kesempatan bermain memaksa Mata pindah dari klub London dan dia kini menjadi pemain reguler bagi Manchester United.

Pada usia 29 tahun, Mata terus memainkan sepakbola yang indah untuk timnya. Ia punya visi yang luar biasa dan berkontibusi dalam serangan Setan Merah.

Terkadang, pemain Chelsea tidak punya kreativitas dan imajinasi untuk membangun serangan. Kehadiran Mata menjadikan serangan tim lebih bervariasi dan sangat disesalkan Chelsea menjualnya ke klub rival.