7 Calon Pengganti Antonio Conte di Chelsea

7 Calon Pengganti Antonio Conte di Chelsea
Antonio Conte (c) AFP

Bola.net - Bola.net - Chelsea sepertinya akan menyambut manajer baru di Stamford Bridge pada musim depan. Sebab, Antonio Conte kemungkinan besar akan meninggalkan London pada musim panas.

Conte mampu mempersembahkan gelar Premier League pada musim pertamanya bekerja di Inggris. Namun, posisinya kini sedang berada dalam tekanan menyusul hasil buruk The Blues sepanjang tahun 2018.

Chelsea saat ini berada di peringkat kelima di klasemen Premier League dan terancam tidak lolos ke Liga Champions pada musim depan. Oleh karena itu, tidak heran jika Roman Abramovich kembali melakukan pergantian manajer pada musim panas.

Berikut ini tujuh kandidat manajer yang bisa datang ke Stamford Bridge pada musim panas seperti dilansir FTB90.

Guus Hiddink

Guus Hiddink

Guus Hiddink

Guus Hiddink punya hubungan yang erat dengan Roman Abramovich.

Hiddink juga sangat disukai oleh fans Chelsea setelah memenangkan FA Cup pada periode pertamanya di tahun 2009 dan menstabilkan The Blues ke peringkat 10 setelah Jose Mourinho dipecat.

Pria berusia 71 itu akan disambut dengan tangan terbuka sebagai manajer di Stamford Bridge tapi mungkin bukan untuk jangka panjang.

Laurent Blanc

Laurent Blanc

Laurent Blanc

Mantan bek Manchester United dan mantan manajer PSG tidak punya klub sejak meninggalkan Parc des Princes. Ia memenangkan gelar Ligue 1 selama tiga musim, serta treble domestik di sana.

Mengingat Liga Prancis hanya didominasi dua klub, Premier League yang sangat kompetitif mungkin akan sangat menantang untuk Blanc. Ia telah terbukti bisa memenangkan trofi dengan Parisiens dan punya kemampuan menangani skuat penuh bintang.

Blanc beberapa pekan belakangan ini dikaitkan dengan Chelsea dan dia tentu bisa menyajikan gaya sepakbola menyerang yang diinginkan Roman Abramovich.

Carlo Ancelotti

Carlo Ancelotti

Carlo Ancelotti

Kembalinya pria Italia ini akan sangat disambut di Chelsea. Sebab publik Stamford Bridge sangat kecewa dengan kepergiannya pada 2011.

Ancelotti memimpin Chelsea meraih gelar liga dan piala domestik pada musim pertamanya di klub. Tapi ia dipecat pada musim berikutnya setelah finis di posisi runner up dari Manchester United.

Ancelotti merupakan salah satu kandidat yang sangat berpengalaman setelah menangani The Blues, Juventus, AC Milan, Real Madrid, PSG, dan terakhir Bayern Munchen. Namun, laporan terbaru mengkaitkan Ancelotti dengan pekerjaan tim nasional Italia.

Brendan Rodgers

Brendan Rodgers

Brendan Rodgers

Brendan Rodgers meninggalkan Liverpool pada 2015, dan bergabung dengan Celtic pada Juli 2016.

Rodgers sudah memecahkan banyak rekor selama waktunya di Glasgow. Ia memenangkan treble domestik pada musim lalu, menjalani seluruh musim dengan tidak terkalahkan dengan rekor poin 106.

Rodgers sebelumnya pernah bekerja di Stamford Bridge. Ia bertugas sebagai manajer tim muda dan tim cadangan di bawah Jose Mourinho sebelum meninggalkan klub pada tahun 2008.

Mungkin banyak yang akan menentang Rodgers karena ia pernah memimpin Liverpool sebelum. Meskipun begitu, ia pernah mencatatkan sejumlah kesuksesan di Premier League, dengan membawa Liverpool nyaris memenangkan liga pada musim 2013/14.

Massimiliano Allegri

Massimiliano Allegri

Massimiliano Allegri

Chelsea sangat cocok dengan manajer asal Italia. Gianluca Vialli, Carlo Ancelotti, Roberto di Matteo dan Antonio Conte semuanya menikmati kesuksesan di Stamford Bridge.

Manajer Juventus Allegri adalah pilihan terbaik saat ini. Pria berusia 50 tahun tersebut sudah mencapai dua final Liga Champions dan tiga gelar ganda sejak bergabung dengan Si Nyonya Tua pada tahun 2014.

Bianconeri belum lama ini nyaris mengalahkan jaura bertahan Real Madrid di perempatfinal Liga Champions. Mereka tersingkir hanya karena penalti telat Cristiano Ronaldo.

Chelsea membutuhkan banyak usaha untuk membujuk Allegri pergi dari Juventus, tetapi dia bisa menjadi solusi yang diinginkan Roman Abramovich.

Luis Enrique

Luis Enrique

Luis Enrique

Luis Enrique merupakan salah satu manajer papan atas yang tersedia di musim panas. Minat dari klub lain (termasuk Arsenal) mungkin adalah satu-satunya yang bisa menghalangi Chelsea untuk menggaet Enrique.

Manajer Spanyol itu mengambil cuti panjang setelah meninggalkan Barcelona pada musim panas lalu. Ia memimpin tim Catalan meraih treble pada tahun 2015 dan mencatatkan salah satu comeback terbaik di Liga Champions saat mengalahkan PSG pada musim lalu.

Abramovich selalu tertarik menanamkan sepakbola yang atraktif di Stamford Bridge dan menunjuk lulusan akademi La Masia tersebut mungkin adalah keputusan yang tepat.

Maurizio Sarri

Maurizio Sarri

Maurizio Sarri

Pelatih Napoli ini akan menjadi kandidat ideal untuk membawa sepakbola yang fluid dan menyerang ke Stamford Bridge.

Sarri mengambil rute tidak biasa di dunia kepelatihan. Ia meninggalkan pekerjaannya sebagai pegawai bank pada usia 40 tahun untuk menjadi pelatih sepakbola. Ia melalui beberapa kasta di liga Italia sebelum menggantikan mantan bos Chelsea Rafael Benitez di San Paolo pada tahun 2015.

Meski kehilangan Gonzalo Higuain untuk menyaingi Juventus di tahun 2016, Sarri sukses menggeser pemain sayap Dries Mertens menjadi striker setelah pemain Belgia itu mencetak 28 gol pada musim lalu.

Musim ini Napoli masih menjadi pesaing utama Juventus dalam perebutan gelar Serie A. Meski terpeleset di paruh kedua musim ini, Sarri mampu meraih kemenangan 0-1 atas Juventus di Allianz Stadium untuk menjaga peluang meraih Scudetto hidup. Mereka sekarang hanya terpaut satu poin dari Juventus dan punya empat pertandingan tersisa untuk mengejar ketinggalan dan memenangkan Scudetto pertama mereka sejak 1990.