
Bola.net - Bola.net - Rafael Van der Vaart memulai karirnya bersama Ajax Amsterdam dan pernah bermain di sejumlah klub lainnya seperti Hamburg, Real Madrid dan Tottenham. Mantan penggawa timnas Belanda ini sekarang bermain di klub Denmark Midtylland setelah menjalani karir yang kurang sukses di Real Betis.
Dalam sepanjang karirnya, Van der Vaart pernah bermain dengan banyak pemain sepakbola berkualitas. Belum lama ini ia diminta menyusun tim yang terdiri pemain hebat yang pernah bermain bersama dirinya.
Dengan menggunakan formasi 4-3-3, inilah tim terbaik Rafael Van Der Vaart seperti dilansir Sky Sports.
Kiper

Dia memiliki segalanya. Dia bagus dengan kakinya, dia tinggi, dia pemimpin di ruang ganti. Saat latihan saya melihat gawang dan berpikir wow, di mana saya harus menembak?
Bek kanan

Ini bukan posisi terbaiknya tapi ketika saya bermain di Madrid dia ada di sana. Saat itu dia berusia 21, 22, dan saya ingat saya terkesan dengan kesombongan positifnya. Dia tahu betapa bagusnya dia. Pada saat itu dia membuat banyak kesalahan, tapi dia sangat kuat dan kapten yang bagus. Ketika melihat apa yang sudah dia menangkan, Piala Dunia, Liga Champions, dia layak mendapatkan tempat.
Bek Tengah

Saya belum pernah bertemu seseorang yang rendah hati seperti dia. Dia bukan pemain yang sangat berbakat, tapi dia sangat kuat, seperti mesin. Semua orang takut padanya. Suatu keistimewaan begitu tahu dia ada di belakang karena Zlatan Ibrahimovic pun juga sedikit takut kepadanya. Saya selalu senang berada di tim yang sama dengan dia karena dia begitu kuat dan pintar.
Bek Tengah

Saya bermain dengan dia di Ajax dan pada saat itu kami berdua pemain muda, memiliki komunikasi yang sangat baik. Dia adalah orang yang sangat baik, selalu bertanya tentang keluarga Anda. Dia memiliki kaki kiri yang fantastis. Sangat disayangkan ketika dia harus mengundurkan diri dari sepakbola.
Bek kiri

Marcelo, cara dia bermain sangat mirip seperti Roberto Carlos, tapi pada akhirnya saya memilih Maxwell karena dia mungkin adalah orang yang paling baik yang pernah Anda temui. Dia tidak banyak bicara, tapi bagaimana dia bermain, ketika Anda menatapnya sepak bola itu mudah. Dia cepat tapi juga lincah, itu menakjubkan untuk dilihat.
Gelandang Tengah

Saya bermain bersamanya di Tottenham dan pada saat itu kami memiliki salah satu tim terbaik di Eropa. Dia bermain di belakang saya dan sangat mudah bermain sepakbola karena dia adalah pemain yang tahu bagaimana bermain di antara garis. Dia selalu berusaha menemukan saya dengan kaki luarnya. Kami menjalani beberapa pertandingan hebat bersama-sama dan dia adalah salah satu gelandang favorit saya. Ketika dia pindah ke Madrid dia bertanya kepada saya keadaan di sana, dan saya katakan itu sangat sulit. Tetapi ketika Anda melihat dia sekarang saya pikir dia adalah pemain paling penting di Madrid.
Gelandang Tengah

Dia tidak selalu berada di starting XI, tapi ketika saya berpikir saya memiliki visi yang bagus dalam permainan, bisa mengumpan yang tidak bisa dilihat orang lain, bagi saya dia adalah raja dari semua itu. Dia sangat berbakat.
Gelandang Tengah
Saya harus memasukkan diri saya sendiri di No 10 ketika saya melihat tim ini.
Sayap kanan

Dia adalah orang yang sangat baik. Banyak orang membencinya ketika mereka melihat dia bermain sepakbola. Ini adalah perilaku, dia membutuhkan itu untuk menjadi pemain hebat. Saya punya hubungan yang bagus dengan dia. Dia ingin bermain dengan saya. Apa yang dia lakukan di Madrid, mencetak begitu banyak gol dan sangat penting, itu luar biasa.
Sayap kiri

Gareth Bale? Saya harus membuat fans di Belanda bahagia! Robben adalah pemain yang luar biasa, sangat rendah hati. Di Belanda, kita menyebutnya seperti petani. Sulit dipercaya apa yang bisa dia tunjukkan di usianya sekarang. Dia layak mendapatkan tempat di sayap kanan.
Striker

Saya bermain dengan begitu banyak striker hebat, Zlatan, Raul, [Ruud] van Nistelrooy, Peter Crouch sangat mengagumkan! Patrick Kluivert, bagi saya, jelas striker terbaik di Belanda. Skill, bakat alaminya, tentu saja di luar lapangan Anda bisa mengatakan dia bukan profesional terbaik, namun sebagai striker saya tahu betapa sulitnya menjaga bola untuk mencetak gol. Di tim nasional saya mencetak empat atau lima gol karena dia memiliki mata sebagai pemain No 10.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 12 Mei 2026 21:35 -
Liga Italia 12 Mei 2026 21:27 -
Liga Spanyol 12 Mei 2026 21:17 -
Tim Nasional 12 Mei 2026 21:01 -
Liga Spanyol 12 Mei 2026 20:54 -
Liga Eropa Lain 12 Mei 2026 20:45
HIGHLIGHT
- 5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas...
- Jose Mourinho ke Real Madrid Lagi? 7 Pelatih yang ...
- 10 Pelatih Terbaik yang Siap Jadi Rebutan Klub Eli...
- 7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
- Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
- 9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
- Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5712542/original/010714300_1778598729-324968.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5711020/original/061951100_1778596567-WhatsApp_Image_2026-05-12_at_21.18.37.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5710173/original/027431700_1778595275-WhatsApp_Image_2026-05-12_at_20.50.32.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5709664/original/058113300_1778594475-IMG-20260512-WA0017.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5701851/original/032885200_1778582527-IMG-20260512-WA0031.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5708996/original/091921100_1778593330-25135.jpg)
