
Bola.net - Bola.net - Rusia menghadapi ancaman diskualifikasi dari putaran final Euro 2016 menyusul aksi tidak terpuji yang dilakukan suporter mereka. Para fans Rusia terlibat kerusuhan dengan suporter Inggris dan menyalakan flare selama pertandingan melawan Inggris dan Slovakia.
Perilaku anarkis semacam itu bukanlah sesuatu yang patut dibanggakan dan kekerasan lebih lanjut akan merugikan Rusia sendiri karena bisa dicoret dari turnamen. Mengingat Rusia sedang menghadapi potensi diskualifikasi, tidak ada salahnya jika kita melihat lima tim yang pernah didiskualifikasi dari turnamen internasional.
Chile

Brasil sedang memimpin 1-0 atas Chile di pertandingan kualifikasi Piala Dunia 1990 dan apabila skor tetap bertahan seperti itu maka Chile bisa dipastikan tidak akan berangkat ke Italia. Kemudian pada menit ke 70, sesuatu hal yang mengejutkan terjadi ketika kiper Chile Roberto Rojas ambruk terkena flare sehingga wajahnya bermandikan darah.
Sang kiper kemudian dipapah keluar untuk mendapatkan perawatan. Tim Chile pun meminta pertandingan dihentikan karena dianggap tidak aman dan klaim itu akhirnya dikabulkan. Sementara itu Brasil menghadapi ancaman diskualifikasi dan juga denda.
Setelah diadakan penyelidikan diketahui fakta yang mengejutkan. Flare yang dilemparkan fans Brasil ternyata sama sekali tidak mengenai tubuh Rojas apalagi mencederai kepalanya. Rojas sengaja melukai wajahnya dengan pisau silet yang disembunyikan di sarung tangannya agar Chile bisa lolos ke Italia dengan kemenangan WO atas Brasil.
FIFA akhirnya menghadiahkan kemenangan 2-0 untuk Brasil, sementara Chile didiskualifikasi. Bukan itu saja Chile dilarang mengikuti kualifikasi Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat. Sedangkan sang pelaku Rojas dihukum seumur hidup tidak boleh aktif di sepakbola meski pada akhirnya hukuman itu dicabut pada tahun 2001 setelah Rojas mengajukan permohonan pengampunan pada FIFA.
Meksiko

Meskipun tim senior Meksiko tidak ada hubungannya dengan kasus ini, tapi mereka harus menanggung akibatnya dengan didiskualifikasi dari Piala Dunia 1990. Keputusan itu diambil setelah FIFA menemukan pelanggaran di mana tim muda El Tri memasukkan empat pemain yang melebihi batas di Piala Dunia U-20.
Atas alasan ini, FIFA menjatuhkan hukuman kepada tim senior Meksiko tidak boleh berpartisipasi di Piala Dunia 1990. Kasus tersebut kemudian dikenal dengan skandal Cachirules.
Suriah

Memenangkan pertandingan kualifikasi Piala Dunia adalah langkah awal menuju turnamen sepakbola empat tahunan itu. Suriah semakin mendekat setelah berhasil mengalahkan Tajikistan dengan agregat 6-1 di babak fase knockout kedua. Namun langkah Suriah ternyata hanya sampai di sana saja.
Kemudian terungkap fakta bahwa Suriah sudah menurunkan George Mourad yang dianggap tidak memenuhi syarat karena sang pemain merupakan pewakilan Swedia. FIFA pun tidak main-main dengan hal itu. Tajikistan dihadiahi kemenangan 3-0 dan berhak maju ke babak berikutnya.
Cape Verde

Piala Dunia telah banyak menghadirkan budaya sepakbola dari negara yang berbeda, baik kecil maupun besar. Cape Verde hampir melakukan sesuatu yang istimewa. Mereka bisa menjadi negara terkecil yang pernah lolos ke Piala Dunia.
Namun memainkan pemain yang tidak memenuhi syarat mengakibatkan Cape Verde tereliminasi dari turnamen. Mereka sebenarnya menang 2-0 melawan Tunisia dan mengira telah mengamankan satu tempat di babak ketiga kualifikasi setelah menjadi pemuncak Grup B zona Afrika.
Namun, FIFA menganulir hasil tersebut dan menghadiahi Tunisia kemenangan 3-0 setelah mengetahui bahwa Cape Verde menurunkan Fernando Varela yang sedang terkena empat larang bertanding. Kasus tersebut mirip dengan yang dialami oleh Suriah.
Yugoslavia

Yugoslavia memang memiliki senjata untuk meraih juara di Euro 1992. Sebuah republik yang terdiri beberapa negara saat ini seperti Kroasia, Slovenia, Bosnia-Herzegovina, Republik Makedonia, Montenegro dan Serbia itu mempunyai banyak talenta sepakbola untuk mengembalikan dominasinya.
Namun semua rencana itu berantakan setelah Yugoslavia dilanda perang saudara. Dua pekan sebelum turnamen dimulai, Komisi Keamanan PBB menjatuhkan sanksi kepada Yugoslavia dan FIFA bereaksi dengan membekukan sepakbola di negara tersebut. Akibatnya Yugoslavia dicoret dari Euro 1992 dan digantikan oleh Denmark yang secara mengejutkan malah menjadi juara.
Advertisement
Berita Terkait
-
Editorial 3 April 2026 14:32 -
Editorial 3 April 2026 14:14Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
-
Editorial 2 April 2026 10:41 -
Editorial 2 April 2026 10:13
LATEST UPDATE
-
Voli 3 April 2026 22:58 -
Liga Inggris 3 April 2026 21:31 -
Bola Indonesia 3 April 2026 21:10 -
Tim Nasional 3 April 2026 20:56 -
Piala Dunia 3 April 2026 20:52 -
Tim Nasional 3 April 2026 19:56
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5545937/original/068205400_1775223417-Mark14-1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5545914/original/022255900_1775220174-Mark-5.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5536824/original/003447700_1774344317-Oppo_Find_X9_Ultra_02.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5545840/original/073829300_1775213487-IWN_3513.jpg.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/8586/original/siram-air-keras-iluts-131006c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5538656/original/061438600_1774543468-1000272855.jpg)
