
Bola.net - - Sejauh ini, tim-tim Premier League sudah menerima 1204 kartu kuning dan 44 kartu merah di pertandingan domestik. Mendekati berakhirnya musim, menarik melihat tim mana yang memiliki catatan disiplin terburuk dengan melihat pada ranking fair play versi Federasi Sepakbola Inggris (FA).
FA memberikan 4 poin untuk tim yang mendapatkan kartu kuning. Sedangkan diusir keluar karena mendapat dua kartu kuning atau diusir karena menghalangi peluang mencetak gol mendapat 10 poin. Kartu merah langsung karena tindakan kekerasan atau meludah dikenai 12 poin. Siapa yang menyandang predikat tim EPL dengan disiplin terburuk, cari tahu dengan mengklik tombol di bawah ini.
*statistik update hingga tanggal 26 April 2013.
Aston Villa

348 Poin (82 kartu kuning/2 kartu merah)
Tim dengan disiplin paling buruk sejauh ini jatuh pada Aston Villa dengan 348 poin. 2 Kartu merah tidaklah banyak melihat ada tim lain yang mengoleksi 3 kartu merah, tetapi koleksi 82 kartu kuning jelas prestasi tersendiri, menjadi yang terbanyak di Premier League.
Stoke City

316 Poin (74 kartu kuning/3 kartu merah)
Stoke dikenal sebagai tim yang mengandalkan kekuatan fisik. Bertandang ke markas Stoke, tim tamu harus menyiapkan mental ekstra untuk menghadapi takling pemain tuan rumah. Tetapi mereka bukan tim dengan disiplin paling buruk musim ini.
Newcastle United

306 Poin (68 kartu kuning/3 kartu merah)
Newcastle masuk dalam tiga besar dalam daftar kali ini, terutama dengan James Perch yang sudah mendapat 9 kali masuk dalam buku wasit musim ini.
Manchester City

302 Poin (70 kartu kuning/3 kartu merah)
Musim lalu Manchester City keluar sebagai juara, tapi musim ini temperamen tim asuhan Roberto Mancini ini lebih memanas dari perburuan gelar Premier League. City sudah mengoleksi 70 kartu kuning dan 3 kartu merah di sepanjang musim.
Wigan

296 Poin (69 kartu kuning/3 kartu merah)
Dikenal sebagai tim yang tak segan-segan kepada lawannya, Wigan sudah mendapat 69 kartu kuning dan 3 kartu merah musim ini yang menempatkan mereka di urutan ke-5.
Chelsea

292 Poin (65 kartu kuning/3 kartu merah)
Chelsea mungkin menyesali kartu merah konyol yang didapatkan Eden Hazard saat bersengketa dengan ball boy di laga semifinal Capital One Cup. Tetapi di pentas Premier League sendiri, Chelsea sudah mengoleksi 65 kartu kuning dan 3 kartu merah.
West Ham

280 Poin (70 kartu kuning/1 kartu merah)
4 Poin lebih banyak dari West Brom adalah West Ham yang mendapat kartu merah paling sedikit dalam daftar 10 besar. Namun 70 kartu kuning yang mereka terima akhirnya membuat poin mereka menjadi 280.
West Brom

276 Poin (60 kartu kuning/3 kartu merah)
Sejauh ini West Brom sudah mendapat 3 kartu merah di musim ini. yang paling aneh tentu ketika Youssouf Mulumbu diusir keluar gara-gara menendang bola ke arah pemain West Ham, Gary O'Neill.
Everton

272 Poin (63 kartu kuning/3 kartu merah)
Steven Pienaar sudah mengoleksi dua kartu merah musim ini dan yang ketiga kalinya bagi Everton. Pienaar juga sudah mendapat kartu kuning musim ini, tetapi masih kalah dengan Marouane Fellaini yang mendapat 11 kartu kuning.
QPR

258 Poin (56 kartu kuning/3 kartu merah)
Masuk dalam daftar 10 besar adalah QPR, yang berjuang untuk dapat mentas dari zona degradasi musim ini.
Swansea

250 Poin (57 kartu kuning/2 kartu merah)
Di bawah asuhan Michael Laudrup, Swansea mendapatkan trofi besar mereka untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. Bersamaan dengan itu, mereka juga mengoleksi 57 kartu kuning dan 2 kartu merah di Premier League.
Arsenal

248 Poin (49 kartu kuning/5 kartu merah)
Cukup mengejutkan Arsenal 'hanya' berada di posisi ke-12, mengingat banyaknya kartu merah yang mereka terima musim ini.
Liverpool

246 Poin (56 kartu kuning/2 kartu merah)
Meski Luis Suarez sempat membuat heboh ketika tertangkap kamera menggigit tangan Ivanovic, namun Liverpool bukanlah tim dengan disiplin terburuk di Premier League musim ini. The Reds mendapat 56 kartu kuning musim ini dan dua kartu merah, salah satunya ketika Jonjo Shelvey diusir keluar saat menghadapi Manchester United.
Sunderland

244 Poin (58 kartu kuning/1 kartu merah)
Hanya berselisih 6 poin dari Norwich, tim berikutnya adalah Sunderland dengan 58 kartu kuning dan 1 kartu merah.
Norwich

238 Poin (57 kartu kuning/1 kartu merah)
Secara matematis, Norwich masih bisa terdegradasi musim ini, tetapi setidaknya mereka bukan tim dengan catatan disiplin paling buruk.
Fulham

228 Poin (48 kartu kuning/3 kartu merah)
Tepat berada di atas Manchester United, ada klub asal London Barat, Fulham.
Manchester United

216 Poin (57 kartu kuning/0 kartu merah)
Juara EPL musim ini, Manchester United belum mencatatkan kartu merah selama bermain di liga domestik. Tetapi lain halnya di pentas Eropa, coba tanyakan saja kepada Luis Nani.
Tottenham Hotspur

220 Poin (52 kartu kuning/1 kartu merah)
Performa apik Spurs di pentas Premier League dibarengi dengan catatan disiplin mereka yang tidak terlalu buruk. Spurs mendapat 220 poin dari 52 kartu kuning dan 1 karu merah.
Reading

216 Poin (51 kartu kuning/1 kartu merah)
Kembalinya Reading ke pentas Premier League sepertinya tidak bertahan lama, musim ini The Royals menghadapi ancaman degradasi. Namun Reading mendapat peringkat lebih baik dalam rangking fair play FA dengan mengumpulkan 216 poin dari 51 kartu kuning dan 1 karu merah.
Southampton

168 Poin (42 kartu kuning/ 0 kartu merah)
Di urutan 20, ada Southampton yang memastikan diri tetap berada di Premier League musim depan setelah mendapat promosi musim lalu. The Saint menjadi tim paling bersih di EPL dengan mengoleksi 42 kartu kuning tanpa kartu merah musim ini.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 4 April 2026 20:00Bayern Munchen Ikhlaskan Bintang Mereka Gabung Manchester United?
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 5 April 2026 01:26 -
Liga Spanyol 5 April 2026 01:11 -
Liga Spanyol 5 April 2026 01:03 -
Liga Spanyol 5 April 2026 00:54 -
Liga Inggris 5 April 2026 00:46 -
Liga Inggris 5 April 2026 00:37
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546481/original/093900200_1775308550-Persebaya_vs_Persita.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5500251/original/094132900_1770847449-000_974E3FU.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546473/original/070798600_1775308121-unnamed__55_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546439/original/023859300_1775300639-unnamed__54_.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5546425/original/053839400_1775297732-Potret_penggawa_pada_45_menit_pertama.______PSMPERSIS_-__LaskarSambernyawa.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546395/original/009180300_1775294144-Breath_of_Fire_IV_Steam_vs_GOG__Mana_yang_Lebih_Layak_Dibeli_.jpg)
