
Direktur Legal PSSI, Aristo Pangaribuan, bahkan mempertanyakan pemberi wewenang Tim Transisi dalam mengambil tindakan tegas.
Sebab dituturkan Aristo, dana yang dikelola KONI Daerah sudah disahkan oleh Eksekutif (Gubernur) dengan Komisi E DPRD masing-masing Provinsi, yang diperuntukkan bagi kegiatan keolahragaan dan pekan olahraga.
Sebaliknya, unsur tindak pidana korupsi terjadi apabila dalam pengelolaan dan penggunaan anggaran tersebut menyimpang dan memenuhi unsur tipikor. Bukan karena tidak koordinasi dan disupervisi Tim Transisi, lalu otomatis akan ditindak oleh KPK, Kepolisian, dan Kejaksaan.
"Saya kira rakyat sudah tidak bisa dibodohi dan ditakuti dengan model-model teror amatir seperti itu," tukasnya.
Apalagi, KONI Pusat melalui surat nomor 327/ORG/VIII/15, tertanggal 26 Agustus 2015, tentang Pelaksanaan Babak Kualifikasi PON dengan jelas menugaskan kepada PSSI untuk bertindak sebagai pelaksana dan penyelenggara babak kualifikasi cabang olahraga sepak bola dalam rangka PON XIX/2016.
"Karena itu kami sampaikan kepada Asosiasi Provinsi PSSI untuk tetap jalan seperti sediakala," tegas Aristo.
Terkait isi surat yang bernada teror dan ancaman pidana dengan melibatkan KPK, Kepolisian dan Kejaksaan, PSSI dalam minggu ini akan menghadap langsung ke ketiga instansi tersebut untuk mempertanyakan isi surat tersebut terkait disebutkannya institusi penegak hukum dalam surat Tim Transisi.
"Komite Eksekutif PSSI akan ke KPK, Bareskrim Polri dan Jampidsus Kejagung," tutup Aristo.[initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Tampil pada 4 Kompetisi Musim 2026/2027, Pelatih Igor Tolic Mulai Susun Program Pramusim
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Jadwal Persib vs Manila Digger di Play-off ACL Two 2026/27: Bobotoh Dilarang Nonton di Stadion
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7858391/original/037437500_1780682716-def4b704-7d56-4bfc-b6ae-001232c7bb58.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
