
Bola.net - Publik sepak bola Indonesia disugihi dengan adu komentar antara Indra Sjafri vs Shin Tae-yong pada pekan ini. Lantas, jika melihat karir keduanya sebagai pelatih, siapa yang lebih baik.
Shin Tae-yong berada dalam pusaran konflik terkait posisinya sebagai pelatih timnas Indonesia. Mantan pelatih timnas Korea Selatan itu baru saja mendapat ancaman pemecatan andai tidak segera datang ke Indonesia pekan depan.
Apabila kontrak Shin Tae-yong diputus, PSSI telah mempersiapkan penggantinya. Indra Sjafri berpeluang dipilih untuk memimpin Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia dan Piala AFF 2020.
"Kalau dia tidak datang, harus kami evaluasi. Mungkin dipecat. Kami minta paling lambat dia datang pada pekan depan. Kami lihat nanti bagaimana," ujar Ketua Satuan Tugas (Satgas) Timnas Indonesia, Syarif Bastaman, ketika dihubungi Bola.com, Jumat (19/6/2020).
"Sejak rapat virtual dengan dia pada pekan lalu, dia sudah setuju untuk datang ke Indonesia. Alih-alih datang, dia malah berkoar-koar di media. Walaupun entah benar atau tidak dia berbicara seperti itu, sudah tersebar di media. Saat rapat virtual dengan Exco PSSI, dia menolak untuk datang," jelas Syarif.
Melihat rekam jejak, Indra Sjafri masih di bawah Shin Tae-yong. Pelatih asal Pesisir Selatan, Sumattra Barat, itu baru berkutat di pusaran Asia Tenggara.
Indra pernah menangani Timnas Indonesia U-16, U-19, dan U-22 sebelum diangkat menjadi Direktur Teknik PSSI. Secara perolehan gelar, eks juru taktik Bali United ini terbilang lumayan.
Bersama Timnas Indonesia U-19, pelatih berkumis tebal ini meraih Piala AFF U-19 2013. Bersama Timnas U-22, arsitek berusia 57 tahun itu membawa pulang trofi Piala AFF U-22 2019.
Selain itu, di level turnamen, Indra Sjafri pernah merengkuh dua penghargaan HKFA International Youth Football Invitation Tournament pada 2012 bersama Timnas U-17 dan dengan Timnas U-19 setahun berselang.
Dari penelusuran Bola.com, Indra Sjafri juga dinobatkan sebagai pelatih terbaik 2014 atas keberhasilannya mengantar Timnas Indonesia U-19 menjuarai Piala AFF U-19 2013. Bagaimana dengan Shin Tae-yong?
Pelatih Kaliber Piala Dunia

Sebelum menekuni dunia kepelatihan, Shin Tae-yong adalah pemain dengan limpahan gelar di Korea Selatan. Tercatat, mantan pemain berposisi gelandang serang ini enam kali merengkuh trofi K League 1 bersama Seongnam Ilhwa Chunma pada 1993, 1994, 1995, 2001, 2002, dan 2003.
Shin Tae-yong banting setir menjadi pelatih pada 2005 lalu setelah didapuk sebagai asisten pelatih klub Australia, Queensland Roar FC, klub terakhir yang dibelanya di sepak bola profesional.
Pengabdian Shin Tae-yong kepada Queensland Roar berakhir pada 2008 dan ia kembali ke Korea Selatan untuk menangani Seongnam. Bersama klub ini, ia sukses besar.
Shin Tae-yong berhasil mengantar Seongnam menjuarai Liga Champions Asia (LCA) pada 2010 dan Piala FA Korea Selatan setahun berselang.
Kebersamaan Shin Tae-yong bersama Seongnam berakhir pada 2012. Dua tahun kemudian, ia sempat menjabat sebagai caretaker Timnas Korea Selatan sebelum dipermanenkan menjadi pelatih Korea Selatan U-23.
Ia membawa Korea Selatan U-23 hingga babak perempat final Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil.
Selain bersama Korea Selatan U-23, Shin Tae-yong juga rangkap jabatan sebagai pelatih Korea Selatan U-20.
Tidak bertahan lama, Shin Tae-yong mendapatkan promosi jabatan. Ia dipilih sebagai pengganti Uli Stielike menjadi pelatih Korea Selatan senior pada 2017.
Shin Tae-yong berhasil meloloskan Korea Selatan ke Piala Dunia 2018 di Rusia. Taeguk Warriors, julukan tim itu, tersingkir di babak penyisihan.
Tapi, setidaknya Shin Tae-yong mampu membuat juara bertahan Jerman bertekuk lutut setelah Korea Selatan menang 2-0.
Tidak lagi bersama Korea Selatan, Shin Tae-yong mendapatkan tawaran untuk melatih Timnas Indonesia. Ia setuju dengan kontrak selama empat tahun dengan peran sebagai manajer pelatih.
Namun, baru seumur jagung, karier Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia terancam tamat. Hanya gara-gara wawancaranya dengan media Korea Selatan, ia dianggap tidak profesional dan melakukan pembohongan publik.
"Kami akan pakai yang ada. Harus jalan terus. Ada coach Indra Sjafri yang bisa menggantikannya. Nanti bisa kami bicarakan. Akan kami lihat, tapi dia sudah di posisi dirtek. Kalau menjadi pelatih kepala, saya tidak tahu apakah bisa merangkap jabatan atau tidak," terang Syarif.
Prestasi Indra Sjafri vs Shin Tae-yong

Indra Sjafri
Pemain: -
Pelatih:
- Juara Piala AFF U-22 2019 bersama Timnas Indonesia U-22
- Juara Piala AFF U-19 2013 bersama Timnas Indonesia U-19
- Juara HKFA International Youth Invitational Tournament 2013 bersama Timnas Indonesia U-19
- Juara HKFA International Youth Football Invitation Tournament 2012 bersama Timnas Indonesia U-17
Pribadi:
- Pelatih Terbaik 2014 versi Komite Olimpiade Indonesia
Shin Tae-yong
Pemain:
- Juara K League 1 1993, 1994, 1995, 2001, 2003, dan 2003 bersama Seongnam Ilhwa Chunma
- Juara Asian Club Championship 1995 bersama Seongnam Ilhwa Chunma
- Juara Asian Super Cup 1996 bersama Seongnam Ilhwa Chunma
- Juara Piala FA Korea Selatan 1999 bersama Seongnam Ilhwa Chunma
- Juara Korean League Cup 1992, 2002, dan 2004 bersama Seongnam Ilhwa Chunma
- Juara Piala Super Korea Selatan 2002 bersama Seongnam Ilhwa Chunma
- Juara A3 Champions Cup 2004 bersama Seongnam Ilhwa Chunma
Pribadi:
- Pemain Muda Terbaik K League 1 1992 bersama Seongnam Ilhwa Chunma
- Starting XI Terbaik K League 1992, 1993, 1994, 1995, 1996, 2000, 2001, 2002, dan 2003 bersama Seongnam Ilhwa Chunma
- Pemain Terbaik K League 1 1995 dan 2001 bersama Seongnam Ilhwa Chunma
- Pencetak Gol Terbanyak K League 1 1996 bersama Seongnam Ilhwa Chunma
- 11 Legenda Terbaik K League 2013
Pelatih:
- Liga Champions Asia (LCA) 2010 bersama Seongnam Ilhwa Chunma
- Piala FA Korea Selatan 2011 bersama Seongnam Ilhwa Chunma
- Juara Piala EAFF E-1 (Piala Asia Timur) 2017 bersama Korea Selatan
- Fase Grup Piala Dunia 2018 di Rusia
Disadur dari Bola.com (Penulis: Muhammad Adiyaksa/Editor: Benediktus Gerendo, 21 Juni 2020)
Baca Ini Juga:
- Indra Sjafri Justru Sarankan Pemain Muda tak Gabung Barcelona, Kenapa ya?
- Bagaimana Cara Chelsea Bikin Liverpool Ambyar dengan Telikung Timo Werner di Bursa Transfer
- Sindiran dan Ejekan dari Netizen untuk Harry Maguire: Dari PSBB Hingga Social Distancing
- 4 Pemain Ini Pernah Merasakan Tangan Dingin Klopp dan Guardiola, Apa Bedanya?
- 7 Alasan Kenapa Harry Kane Harus Cabut dari Tottenham, Siap ke Manchester United?
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 3 September 2026 10:52Timnas Indonesia U-20 Diminta Optimistis dan Waspadai Serangan Balik Laos
-
Tim Nasional 3 September 2026 10:47Prediksi Starting XI Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Akan Ada Sejumlah Perubahan
-
Tim Nasional 3 September 2026 10:37Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-20 vs Laos Hari Ini
-
Bola Indonesia 2 September 2026 21:165 Pemain Persija Cedera Jelang Pekan ke-1 BRI Super League 2026/2027
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 September 2026 00:53Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
-
Liga Inggris 7 September 2026 00:27Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
-
Liga Italia 6 September 2026 23:59Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
-
Liga Italia 6 September 2026 23:45Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
-
Liga Spanyol 6 September 2026 23:30Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
-
Liga Spanyol 6 September 2026 23:18Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 September 2026 21:04Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
-
indonesia 6 September 2026 21:01Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
-
indonesia 6 September 2026 17:45Link Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, 6 September 2026
-
indonesia 6 September 2026 17:30Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
-
indonesia 6 September 2026 17:28Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
-
indonesia 6 September 2026 14:30Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
SOROT
-
Liputan6 6 September 2026 17:09Imbauan Prabowo di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau
-
Liputan6 6 September 2026 14:29Anak Krakatau Erupsi, Prabowo Tekankan Keselamatan Warga
-
Liputan6 6 September 2026 12:12Cegah Abu Vulkanik, Mesin Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Dipasang Penutup
-
Liputan6 6 September 2026 11:54Masker Mulai Langka di Lampung, Warga Antre Sejam
-
Liputan6 6 September 2026 11:38Langit Lampung Gelap Akibat Abu Anak Krakatau, Warga Mulai Sesak Napas
-
Liputan6 6 September 2026 11:06Bukan Debu Biasa, Ini Alasan Bersihkan Abu Anak Krakatau Harus Disiram Dulu
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331953/original/067793800_1787589244-IMG-20260824-WA0123.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341680/original/050307700_1788673041-IMG-20260906-WA0040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341660/original/063349900_1788671418-1001635065.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341636/original/068576600_1788669892-Atap_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341624/original/012028000_1788667917-WhatsApp_Image_2026-09-06_at_08.46.41__1_.jpeg)

