
Bola.net - - Pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso menyesalkan kartu merah yang diterima oleh pemainnya, Syahroni dalam duel kontra PSIS Semarang, Jumat (05/10) malam.
Syahroni diganjar kartu merah usai melanggar gelandang PSIS, Ibrahim Conteh pada menit ke-86. Sehingga Persela dipaksa bermain dengan sepuluh orang jelang menit akhir pertandingan.
Menurut Aji, tidak seharusnya Syahroni melakukan pelanggaran karena posisi pemain lawan yang sangat jauh dari daerah pertahanannya. Walaupun ia sedikit meragukan keputusan wasit.
"Sebenarnya Syahroni baru sekali melakukan pelanggaran tapi kartu merah, cukup disayangkan, mungkin wasit punya pendapat lain," kata Aji Santoso usai pertandingan.
"Tapi saya juga menyesalkan seharusnya tidak perlu Syahroni melakukan pelanggaran seperti itu karena satu posisinya dia tidak membahayakan gawang kita," imbuhnya.
Selain itu lanjut Aji, dengan kartu merah yang diterima oleh Syahroni, Persela dirugikan karena harus bermain dengan sepuluh orang. Beruntung, gawang Persela masih aman hingga akhir laga.
"Tapi kalau menurut kami seharusnya kartu kuning dulu, tapi tetap kita apresiasi apa yang menjadi keputusan wasit," pungkasnya.
Jangan Lewatkan!
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 20 Januari 2026 12:30Alfeandra Dewangga Siap Bawa Persib Cetak Sejarah Juara 3 Kali Berturut-turut
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 20 Januari 2026 15:07 -
Bolatainment 20 Januari 2026 15:07 -
Liga Champions 20 Januari 2026 15:03 -
Liga Champions 20 Januari 2026 15:00 -
Liga Champions 20 Januari 2026 14:49 -
Tim Nasional 20 Januari 2026 14:49
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478255/original/097859800_1768896634-Rekaman_CCTV_geng_motor_di_Makassar_serang_warga.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4969894/original/027214300_1729001411-20241015-Calon_Wamen-ANG_27.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478246/original/071746400_1768896353-Kecelakaan_di_jalur_lintas_Sumatera.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477487/original/061062800_1768828020-Pramono_Anggaran.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5401360/original/036528900_1762165227-Gunung_Kerinci.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478144/original/057142400_1768893018-Menteri_Hukum_Supratman_Andi_Agtas.png)
